Rabu, 16 Oktober 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Kamis, 26 Sep 2019, 00:00:02 WIB, 4 View Tim Redaksi, Kategori : News
 Nama Tommy Winata Disebut Dalam Sidang Bowo  - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com, Jakarta - Nama pemilik Grup Artha Graha Tommy Winata disebut-sebut dalam sidang terdakwa Bowo Sidik Pangarso, Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar.

Adalah saksi Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Inas Nasrullah Zubir yang menyebut nama Tommy dalam perkara Bowo.

Di muka persidangan, Inas mengklaim bahwa pihaknya pernah mengkritisi regulasi Kementerian Perdagangan soal impor gula rafinasi. Namun, kata Inas, waktu itu belum ada mengenai lelang gula rafinasi.



"Tapi Permendagnya sudah terbit, kemudian kami kritisi," kata Inas dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu, (25/9/2019).

Jaksa lanjut mengkonfirmasi soal permintaan penundaan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Kemendag terkait pembahasan impor gula rafinasi tersebut.

Tapi menurut Inas, yang diminta ditunda itu pelaksanaan dari peraturan menteri perdagangan soal impor gula rafinasi tersebut, bukan Permendag-nya.

"Kami minta Kementerian Perdagangan untuk mengganti pemenangnya. Lebih baik kita tunjuk salah satu BUMN, kan ada PT Pos, dan juga juga bisa ke Bulog," kata Inas.

Mendengar pernyataan "pemenang", jaksa lalu mencecar lagi. Yang dimaksud Inas "Permendag" atau "Pemenang". Sebab awalnya Inas mengaku belum ada lelang mengenai itu.

"Iya, kita mintanya kalau enggak Bulog, PT Pos, karena ini BUMN. Karena PT yang ditunjuk Kemendag lewat Bapeti itu ternyata belum punya pengalaman. Cuma mencuat di dalam, mengemuka di dalam rapat itu bahwa PT tersebut, diduga belakangnya adalah TW, karena yang laksanakan perusahaan tersebut dalah TW. Tomy Winata," kata Inas.

Di samping itu, Inas juga mengungkapkan pernah diajak Bowo Sidik untuk meminta jatah kuota impor gula rafinasi.

"Iya Pak Bowo mengatakan mereka dapat jatah, mungkin kepada penyidik yang dimaksud jatah gula rafinasi. Jatah gula rafinasi anggota dewan meminta entah dikasih atau tidak saya tak yakin Mendag kasih, karena ada persyaratan di sana impor gula perusahaan tersebut harus punya pabrik gula, jika tidak pabrik gula tidak diberi," kata Inas.

Bowo lalu mewacanakan menggunakan perusahaan pabrik gula PT Ghendis Manis yang disebut sebagian sahamnya milik Prabowo Subianto.

"Jadi gimana kalau kita bisnis gula saja'. Karena begini, memang waktu itu mengemuka ada perusahaan pabrik Ghendis Manis, pabrik gula Ghendis Manis itu di mana 70 persen saham Bulog dan 30 persen Prabowo Subianto," kata Inas seraya menirukan perkataan Bowo Sidik.

Waktu itu, Prabowo Subianto dirumorkan ingin melepas sahamnya untuk persiapan Pilpres 2019.

"Saham Prabowo ingin dilepas itu kita tahu angka 30-40 miliar rupiah. Kalau ini (punya), bisa ambil kuota impor, bisa menghidupi pabrik gula Ghendis Manis," kata Inas.

Diketahui, Bowo adalah terdakwa kasus penerima suap dari pejabat PT Humpuss Transportasi Kimia, pejabat PT Ardila
Insan Sejahtera (AIS) dan gratifikasi.

Bowo juga disebut terima gratifikasi dengan total 700.000 Dolar Singapura atau setara Rp 7,1Miliar dan uang tunai Rp 600 juta secara bertahap.‎ Uang itu didapat Bowo dari sejumlah pihak yang bertentangan dengan jabatannya. [adc]




Sumber: inilah.com

Tag: News



 Pameran di Swiss, Kopi Indonesia Banjir Peminat  - Gudang Berita Viral Pameran di Swiss, Kopi Indonesia Banjir Peminat
Rabu, 16 Okt 2019, 05:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Kalah dari Vietnam, Indonesia Harus Introspeksi  - Gudang Berita Viral Kalah dari Vietnam, Indonesia Harus Introspeksi
Rabu, 16 Okt 2019, 05:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali
 JK Akan Liburan 1 Bulan Usai Tak Jadi RI 2  - Gudang Berita Viral JK Akan Liburan 1 Bulan Usai Tak Jadi RI 2
Rabu, 16 Okt 2019, 05:00:02 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print