Senin, 14 Oktober 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Selasa, 01 Okt 2019, 03:00:05 WIB, 5 View Tim Redaksi, Kategori : Bisnis
 Muqowam: Pelaksanaan UU Desa Masih Sarat Masalah  - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com, Jakarta - Saat ini, pelaksanaan UU tentang Desa masih berdiri sendiri, sehingga mengakibatkan situasi penuh ketidakpastian di masyarakat.

"Pelaksanaan Undang-Undang Desa masih jauh dari harapan dan kondisi yang terjadi saat ini masih jauh dari tujuan pembentukan Undang-undang Desa," ucap Wakil Ketua DPD, Akhmad Muqowam saat meluncurkan buku bertajuk Membangun atau Merusak Desa, di Gedung Nusantara III, Jakata, Senin (30/9/2019).

Menurut Senator asal Jawa Tengah ini, pusat  perhatian buku “Membangun atau Merusak Desa”  membahas UU Desa, yakni sebelum, selama dan sesudah UU desa disahkan. “Ini sebagai rentang waktu panjang, dimana saya menjadi bagian penting di dalamnya,” ucapnya.



Hadir dalam peluncuran buku tersebut antara lain Pimpinan DPD RI, Oesman Sapta, Nono Sampono, dan Darmayanti Lubis. Ketua DPD RI, Oesman Sapta saat menyampaikan sambutan peluncuran buku, berharap agar buku ini dapat menjadi salah satu perspektif atau menjadi sudut pandang yang bermanfaat bagi berbagai pemangku kebijakan, baik di tingkat pusat maupun daerah.

“Saya menyadari betul, sebagai Anggota DPD RI tentu Muqowam mempunyai kerisauan luar biasa atas implementasi UU Desa, yang menurutnya cenderung melenceng dari UU Desa yang dulu beliau ikut lahirkan. Itu adalah bagian dari pertanggungjawaban moral politik Muqowam sebagai yang wakil rakyat," tambahnya.

Pada kesempatan sama, Ahmad Erani Yustika, Staf Khusus Presiden bBidang Ekonomi, menyebutkan, Nawacita Presiden Joko Widodo adalah membangun Indonesia dari pinggiran sehingga kewenangan pembangunan diberikan pada desa untuk memutuskan apa yang menjadi kebutuhan desa.

Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri, Nata Irawan mengatakan buku yang diluncurkan Muqowam terdapat kontradiksi dan paradoks, dengan mempertentangkan membangun desa ataupun merusak desa. Penulis melihat pelaksanaannya berbeda dengan maksud UU itu dibentuk.

Berbagai regulasi banyak menimbulkan pertanyaan di provinsi dan kota. “Tidak sampai 50% perangkat desa memahami kewenangan desa. Targetnya semua bupati dan walikota harus membuat peraturan kewenangan desa, tapi sampai saat ini belum bisa tercapai,”, terang Nata. [tar]
    
    
   




Sumber: inilah.com

Tag: News



Akhirnya, Setelah 27 Tahun, Ganda Putra Indonesia Juara Dunia Junior - Gudang Berita Viral Akhirnya, Setelah 27 Tahun, Ganda Putra Indonesia Juara Dunia Junior
Senin, 14 Okt 2019, 13:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
Album Debutnya Puncaki Top Billboard 200, SuperM Ucapkan Terima Kasih - Gudang Berita Viral Album Debutnya Puncaki Top Billboard 200, SuperM Ucapkan Terima Kasih
Senin, 14 Okt 2019, 13:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
Berguru kepada Sejarah - Gudang Berita Viral Berguru kepada Sejarah
Senin, 14 Okt 2019, 13:00:06 WIB, Dibaca : 1 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print