Senin, 23 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Kamis, 05 Sep 2019, 23:00:07 WIB, 2 View Tim Redaksi, Kategori : News
Mobil Klasik Ogah Punah di Era Elektrifikasi, Begini Siasatnya - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Masa depan alat transportasi diprediksi akan lebih banyak menggunakan energi ramah lingkungan seperti tenaga listrik ketimbang menggunakan mesin combustion. Era tersebut kini perlahan mulai hadir dan masuk ke Indonesia dengan ditandatanganinya Peraturan Presiden terkait kendaraan listrik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Kendaraan listrik dalam hal ini mobil, utamanya yang keluaran terbaru sudah banyak yang hadir menggunakan mesin listrik. Perlahan, mobil dengan energi combustion akan tergantikan dengan mobil bertenaga listrik. Mobil-mobil klasik lansiran tahun lawas pun demikian.



Soal mobil klasik dan elektrifikasi, penggemar menyebut bahwa mobil klasik ogah punah. Disampaikan oleh Rudi Susanto, pemerhati kendaraan klasik yang hadir di booth Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) di Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2019 bahwa mobil klasik memiliki siasat lain dalam menghadapi era elektrifikasi bagi kendaraan klasik.

Disebutnya, mobil klasik tetap bisa terjaga dan dinikmati dengan mengganti mesinnya menggunakan mesin listrik. Rudi di booth PPMKI di IEMS 2019 membawa mobil VW Beetle atau VW Kodok lansiran tahun 1976. Menariknya lagi, VW Kodok tersebut hadir dengan jeroan mesin listrik.

“Ini kami lakukan demi menjaga mobil klasik agar tetap hidup. Kita tidak tahu apakah di tahun-tahun mendatang masih ada bensin atau tidak, kita harus bersiap diri,” ujarnya saat ditemui gudangberitaviral.com.

Mesin listrik disuntikkan ke mobil VW Beetle lansiran tahun 1976. (Rian Alfianto/gudangberitaviral.com)

Rudi melanjutkan, opsi mengganti mesin listrik pada mobil klasik bisa dilakukan untuk membuat mobil klasik itu sendiri tetap bisa digunakan sembari mengikuti perkembangan zaman. “Bisa diganti (dengan mesin listrik), intinya kita mendukung langkah pemerintah, kita juga mendukung industri otomotif dan komponen nasional di era elektrifikasi ini. Dari sana kita juga bisa membuat mobil klasik kita tetap hidup,” lanjutnya.

Ditanya soal dampak era elektrifikasi dan tren modifikasi mobil ke depan, Rudi tak menampik bahwa bisa saja ke depan mobil-mobil klasik seluruhnya diganti dengan mesin listrik mengikuti perkembangan teknologi. Sebagaimana diketahui, mobil-mobil klasik yang ada saat ini pun kebanyakan sudah menggunakan part subtitusi atau penggabungan dengan part lain, misalnya mengganti mesin dengan mesin yang umurnya lebih muda.

Istilah penggantian mesin sendiri dikenal dengan swap engine. Swap engine biasanya dilakukan untuk mengakali usia pakai kendaraan agar tetap jalan, kebutuhan performa balap, dan koleksi kendaraan klasik. “Bisa saja (swap mesin listrik). Yang jelas kita ingin menyelamatkan mobil-mobil ini,” tandasnya.

Sebagai informasi, PPMKI merupakan wadah bagi pencinta mobil klasik di Indonesia dengan tahun lansiran 1970-an ke bawah. Kini, organisasi yang juga turut merawat kendaraan peninggalan sejarah itu juga mulai membuka diri bagi kendaraan lawas tahun 1980 hingga 1990-an. Hal tersebut tak lain adalah untuk menjaga eksistensi kendaraan klasik yang menjadi bagian dari sejarah Indonesia.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



KPHWN Buat Petisi, Minta DPR Kaji Ulang Revisi KUHP - Gudang Berita Viral KPHWN Buat Petisi, Minta DPR Kaji Ulang Revisi KUHP
Senin, 23 Sep 2019, 23:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali
Gelar OTT, KPK Ringkus Jajaran Direksi BUMN Bidang Perikanan - Gudang Berita Viral Gelar OTT, KPK Ringkus Jajaran Direksi BUMN Bidang Perikanan
Senin, 23 Sep 2019, 23:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Gabung PSG Icardi Ingin Hapus Kutukan di Inter  - Gudang Berita Viral Gabung PSG Icardi Ingin Hapus Kutukan di Inter
Senin, 23 Sep 2019, 23:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print