Senin, 16 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Kamis, 05 Sep 2019, 01:00:06 WIB, 4 View Tim Redaksi, Kategori : News
Misbakhun Warning Jokowi Soal Janji Sri Mulyani - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Gerakan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati yang menjanjikan penurunan tarif pajak melalui rancangan undang-undang (RUU) baru di sektor perpajakan menjadi sorotan Komisi XI DPR. Pasalnya, mantan direktur pelaksana Bank Dunia tersebut diduga tengah berupaya agar kembali masuk pada kabinet Presiden Jokowi untuk periode 2019-2024.

Dugaan itu salah satunya diungkapkan oleh Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun. Politikus Golkar itu meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencermati manuver Menteri Sri Mulyani Indrawati.



Misbakhun mengatakan, selama beberapa hari ini ruang publik diramaikan dengan pernyataan menkeu soal rencana pemerintah memangkas pajak penghasilan (PPh) korporasi dari 25 persen menjadi 20 persen, merevisi pajak pertambahan nilai (PPN), mengubah PPH pribadi dari rezim world wide menjadi teritorial domestik, serta menghapuskan pajak dividen.

Menurut Misbakhun, hal-hal yang disampaikan Menkeu tersebut patut dipertanyakan karena sebenarnya sudah menjadi ide besar Presiden Jokowi dalam melakukan reformasi perpajakan.

“Itu semua seharusnya sudah masuk dalam Nawacita pertama. Lalu yang jadi pertanyaan saya, kenapa program-program tersebut baru mau dilaksanakan menkeu pada periode kedua kepemimpinan Pak Jokowi?” ujar Misbakhun di Jakarta, Rabu (4/9).

Mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan itu menambahkan, seharusnya Sri Mulyani sejak awal menjabat sebagai Menkeu bisa memahami pemikiran dan ide Presiden Jokowi dalam mereformasi perpajakan. Alih-alih mengusulkan RUU untuk mereformasi perpajakan, kata Misbakhun, justru Sri Mulyani memasukkan RUU Bea Meterai ke DPR.

“Sampai saat ini di DPR yang ada adalah RUU Ketentuan Umum Perpajakan, itu pun belum dibahas bersama pemerintah. Bu Sri Mulyani malah memasukkan RUU Bea Meterai dan sedang dibahas di Komisi XI DPR,” sebut Misbakhun.

Misbakhun merasa perlu mengklarifikasi soal itu. Sebab, faktanya belum ada surat dari pemerintah ke DPR mengenai hal-hal terkait relaksasi pajak sebagaiman yang disampaikan Menkeu.

“Jangan sampai kesannya Pak Jokowi belum menjalankan ide dan gagasannya pada periode pertama. Pak Jokowi sudah sejak periode pertama menurunkan tarif pajak, tetapi ada menjadi kegagalan menteri keuangan memahami keinginan presiden untuk menurunkan tarif pajak,” kata Misbakhun.

Karena itu Misbakhun mengaku dirinya makin heran dan bertanya-tanya lantaran ide penurunan tarif PPH yang menjadi gagasan Presiden Jokowi pada periode pertama kepresidenannya baru mau dilaksanakan Menkeu pada pemerintahan 2019-2024. Wakil rakyat asal Pasuruan itu menduga Sri Mulyani masih ingin menjabat Menkeu pada pemerintahan mendatang.

“Saya pikir Bu Sri Mulyani sudah tidak perform pada periode pertama pemerintahan Pak Jokowi. Bapak Presiden harus hati-hati, karena selama ini yang menjadi ide-idenya tidak dilaksanakan dengan baik oleh menteri keuangan,” pungkasnya.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Vivo V17 Pro Dipastikan Masuk Indonesia, Begini Wujudnya - Gudang Berita Viral Vivo V17 Pro Dipastikan Masuk Indonesia, Begini Wujudnya
Senin, 16 Sep 2019, 12:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali
Cukai Rokok Naik 23 Persen Bisa Tekan Angka Remaja Perokok - Gudang Berita Viral Cukai Rokok Naik 23 Persen Bisa Tekan Angka Remaja Perokok
Senin, 16 Sep 2019, 12:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali
Asam Urat & Ginjal Bermasalah, Coba Minum Rebusan Air Daun Urat Merah - Gudang Berita Viral Asam Urat & Ginjal Bermasalah, Coba Minum Rebusan Air Daun Urat Merah
Senin, 16 Sep 2019, 12:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print