Kamis, 17 Oktober 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Sabtu, 28 Sep 2019, 20:00:06 WIB, 4 View Tim Redaksi, Kategori : News
Mengunjungi Museum Fashion for Good di Belanda - Gudang Berita Viral

Kalau Anda sedang pelesir ke Belanda, mampirlah ke Fashion for Good. Museum pertama di dunia yang didedikasikan untuk inovasi sustainable fashion.



MUSEUM ini berada di area Rokin, pusat kota Amsterdam. Saya mengunjungi museum tersebut pada 20 September lalu dan mendengarkan paparan dari perwakilan tim manajemen, Brittany Burns, dalam rangkaian field trip program MBA di TIAS School for Business and Society.

Fashion for Good adalah wadah bagi penggiat dan penikmat sustainable fashion yang didirikan C&A (perusahaan ritel fashion yang lahir di Belanda) dan partner-partnernya yang berkomitmen menciptakan gerakan good fashion for all.

Isi museum itu menggambarkan sejarah mode yang berkelanjutan, pameran mode masa kini dan yang akan menjadi tren di masa depan. Sustainable fashion dimaknai secara holistik dari pemilihan bahan baku yang dapat diperbarui dan pewarnaan kain dengan menggunakan material alami.

GANTI TIAP BULAN: Area pamer ini memajang produk-produk fashion secara berkala. (Dwiardi Vergiawan for Jawa Pos)

Selanjutnya, proses manufaktur dilakukan pekerja yang dibayar dengan upah layak dan tanpa limbah yang bisa mencemari lingkungan. Terakhir, konsumen diedukasi supaya dengan sadar menjual kembali pakaian bekas kepada produsen untuk kemudian didaur ulang menjadi bahan baku produk baru.

Di area showcase, ada beberapa brand ternama yang jadi partner Fashion for Good. Mereka turut berpartisipasi dengan memamerkan produk mode berkelanjutan. Mulai Adidas, Calvin Klein, Tommy Hilfiger, Target, hingga Fjallraven Kanken. Pada setiap produk yang dipamerkan, terdapat keterangan mengenai detail produksi dan pemasaran yang mengadopsi konsep sustainable fashion. Koleksi mode dari brand partner diganti setiap bulan untuk tetap mengikuti tren mode mainstream yang sedang terjadi di masyarakat.

Yang lebih menarik, Fashion for Good mengadakan serangkaian program akselerasi untuk inovator industri fashion di seluruh dunia. Lebih dari 60 start-up terpilih dari ribuan pendaftar dalam dua tahun terakhir. Di antaranya, Algalife yang memproduksi alga sebagai pewarna alami bio-based dan Worn Again yang memproduksi teknologi kimia untuk memisahkan polyester dan cellulose dari pakaian bekas sehingga bisa dijadikan bahan baku untuk produk baru.

TREN MASA DEPAN: Museum ini juga memamerkan gaya fashion masa mendatang. Misalnya, tiga desain outfit digital animal print dengan detail yang tak biasa. (Dwiardi Vergiawan for Jawa Pos)

Inovator yang berhasil membuktikan bahwa usahanya layak berkembang kemudian mendapat pembinaan dari para ahli, akses menggunakan co-working space di kantor Fashion for Good Amsterdam, serta dipromosikan ke jejaring global industri mode untuk kesempatan investasi atau pendanaan lain.

Konsep berkelanjutan seperti itu memang tidak asing bagi masyarakat di negara maju seperti Belanda. Kesadaran warga untuk melakukan aktivitas ramah lingkungan didorong pemahaman bahwa sebagian besar tanah yang mereka tinggali berada di bawah permukaan laut. Isu perubahan iklim lebih santer dikampanyekan di negara tersebut.

END-OF-USE: Penjelasan soal produk yang memenuhi konsep mode berkelanjutan. Jadi, produk-produk fashion itu tetap bisa digunakan atau diperbarui sehingga tidak menyisakan limbah. (Dwiardi Vergiawan for Jawa Pos)

Mengunjungi Fashion for Good memberi saya waktu untuk berkontemplasi atas pilihan-pilihan dalam hidup. Seberapa besar langkah yang sudah diambil untuk menyelamatkan bumi? Sudahkah kita tahu bahwa untuk membuat satu kaus dibutuhkan 2.700 liter air bersih? Walaupun tidak hidup di negara maju, bisakah kita berpikir lebih maju? Sepulang dari museum, saya jadi punya keinginan untuk perlahan beralih mengonsumsi produk yang sustainable dalam kehidupan.

Oleh: Dwiardi Vergiawan, Mahasiswa TIAS School for Business and Society, Belanda


Hai travelers, punya pengalaman berlibur seru dan ekstrem? Melakukan solo traveling dengan uang pas-pasan atau memilih rute yang tidak biasa tentu menjadi pengalaman menantang dan tidak terlupakan. Setiap orang pasti punya kisah yang berbeda. Ceritakanlah pengalaman tersebut melalui e-mail traveling@jawapos.co.id dalam tulisan. Maksimal 500 kata. Sertakan pula tip liburan ala Anda. Lampirkan foto paling keren dan seru saat berlibur (minimal 500 KB). Jangan lupa lampirkan scan kartu identitas dan nomor telepon dalam e-mail tersebut. Cowok atau cewek boleh ikut menulis. So, tunggu apa lagi? Share yours! (*)




Sumber: jawapos.com

Tag: News



 Pertumbuhan Ekonomi, Lapangan Banteng Optimis 5,1%  - Gudang Berita Viral Pertumbuhan Ekonomi, Lapangan Banteng Optimis 5,1%
Kamis, 17 Okt 2019, 04:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Kekalahan yang Menyakitkan untuk Persija  - Gudang Berita Viral Kekalahan yang Menyakitkan untuk Persija
Kamis, 17 Okt 2019, 04:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Alasan Man United Urungkan Niat Rekrut Neymar  - Gudang Berita Viral Alasan Man United Urungkan Niat Rekrut Neymar
Kamis, 17 Okt 2019, 04:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print