Kamis, 19 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Jumat, 06 Sep 2019, 15:00:07 WIB, 1 View Tim Redaksi, Kategori : News
Melihat Ritual Bakar Batu Untuk Selesaikan Masalah Papua - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Kerusuhan yang terjadi di Papua dan Papua Barat tidak bisa diselesaikan dengan operasi militer. Masyarakat memiliki cara tersendiri untuk meredam kericuhan ini. Yaitu dengan menggelar upacara adat bakar batu. Acara adat ini diharapkan bisa menyelesaikan permasalahan di bumi cendrawasih.

Seperti diberitakan Cendrawasih Pos (Jawa Pos Group), tokoh adat Papua wilayah Lapago menolak pemberlakukan operasi militer di Papua dalam menyikapi persoalan yang terjadi belakangan ini di Papua sebagai buntut aksi demo yang menyebabkan pengerusakan di beberapa daerah di Papua dan Papua Barat. Hal itu disampaikan karena melihat banyaknya aparat yang dikirim ke Papua pasca aksi-aski demo menolak rasisme beberapa waktu lalu di berbagai kota/kabupaten di Papua.



” Karena itu saya sendiri yang tinggal di Kabupaten Jayapura mengambil keputusan bersama dengan Kapolres, Bupati, Pangdam, kami sendiri minta perdamaian, kami tidak mau daerah ini menjadi daerah operasi militer karena Papua adalah Tanah Damai,” kata Agus Rawa Kogoya, tokoh adat dari wilayah Adat Lapago dalam sambutannya pada saat ritual bakar batu di Sentani, Kamis (5/9).

Mewakili para pendemo, dia menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas aksi anarkis saat demo (29/8) lalu, jika ada warganya yang ikutterlibat anarkis. Meski begitu ia meminta kepada pemerintah baik gubernur, Pangdam, Danrem, Bupati, Walikota, agar bisa membebaskan para pelaku demonstrasi anarkis yang kini masih ditahan pihak kepolisian Polda Papua. “Anak-anak kami waktu demo lempar kantor telkomsel, bakar kantor MRP dan KPU di Gubernur sana, kami sebagai perwakilan adat Lapago atas ke lima wilayah adat minta maaf sebesar-besarnya kepada pihak-pihak dan korban,” bebernya.

Sementara itu, Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, mengatakan, ritual bakar batu merupakan simbol perdamaian guna merajut kembali semangat persaudaraan di Papua khususnya di Kabuoaten Jayapura. Lanjut dia, sehubungan dengan terganggunya situasi kamtibmas di Papua belakangan ini, iapun kembali mengajak kepada seluruh maayarakat di Kabupaten Jayapura agar tetap hidup dalam kedamaian.

“Tiga tahun lalu seluruh tokoh masyarakat dari seluruh Tokoh Bangsa dan etnis, telah mencanangkan Kabupaten Jayapura sebagai zona integritas kerukunan antar umat beragama” imbuhnya.

“Semua sepakat jaga kabupaten ini aman dalam satu persaudaraan, satu kekeluargaan dan bersyukur sampai dengan saat ini semua dapat merawat kabupaten Jayapura dalam satu kekeluargaan,”tambahnya.

Perlu diinformasikan, ritual bakar batu ini diselenggarakan oleh TNI dan Polri bersama masyarakat Kabupaten Jayapura. Acara itu diselenggarakan untuk mengikat kembali semangaat persaudaraan dan kekeluaragaan yang sempat memanas pasca aksi demo anarkis yang dilakukan ribuan masyarakat Papua beberapa waktu lalu. TNI Polri berharap, melalui ritual adat bakar batu itu, situasi keamanan di Papua kembali membaik, sehingga masyarakat bisa kembali beraktifitas normal sebagaimana biasanya.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



So Sweet, 4 Zodiak Ini Suka Manjakan Pasangan dengan Pelukan Mesra - Gudang Berita Viral So Sweet, 4 Zodiak Ini Suka Manjakan Pasangan dengan Pelukan Mesra
Kamis, 19 Sep 2019, 11:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali
Kapolri: Stabilitas Keamanan Jadi Modal Keberhasilan Ekonomi ASEAN - Gudang Berita Viral Kapolri: Stabilitas Keamanan Jadi Modal Keberhasilan Ekonomi ASEAN
Kamis, 19 Sep 2019, 11:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali
Anthony Ginting: Saya Nggak Mau Mikir Kalau Saya Juara Bertahan - Gudang Berita Viral Anthony Ginting: Saya Nggak Mau Mikir Kalau Saya Juara Bertahan
Kamis, 19 Sep 2019, 11:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print