Rabu, 18 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Selasa, 03 Sep 2019, 17:00:13 WIB, 2 View Tim Redaksi, Kategori : News
Mau Jalan Yos Sudarso Lancar, Atur Jadwal Pulang Kerja - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Rekayasa lalu lintas (lalin) penutupan Jalan Yos Sudarso hari kedua berlangsung kemarin (2/9). Berbeda dengan hari pertama yang lancar, rekayasa lalin hari kedua mulai berdampak. Terutama saat sore menjelang jam pulang kerja.

Rekayasa lalin pada Senin pagi hingga siang tidak menimbulkan kemacetan yang berarti. Bahkan, di zona diberlakukannya rekayasa lalu lintas, arus kendaraan bisa dibilang lancar. Misalnya, di Jalan Simpang Dukuh ke arah Genteng Kali arus lalu lintas begitu lancar.



Namun, kondisi saat sore berbeda. Maklum saja, ketika pulang kerja, jumlah kendaraan bertambah. Pantauan Jawa Pos pukul 17.02, arus kendaraan mulai merambat di beberapa titik Salah satunya Jalan Stasiun Gubeng menuju Jalan Sumatera. Penyempitan jalan membuat arus kendaraan melambat. Kemacetan di Jalan Stasiun Gubeng itu merambat sampai Jalan Kusuma Bangsa. Pukul 17.10, Jawa Pos sempat melewati Jalan Sumatera menuju Jalan Sulawesi. Dibutuhkan waktu sekitar sepuluh menit untuk bisa sampai di jalan tersebut.

Kemacetan juga terjadi di Jalan Karimun Jawa. Di lokasi itu kendaraan terkunci. Sebab, durasi menyalanya lampu hijau di traffic light (TL) menuju Jalan Sono Kembang cukup singkat. Kemacetan di jalan tersebut juga disebabkan adanya putar balik di depan RS Siloam. Di lokasi itu, Jawa Pos harus menunggu tiga kali lampu merah untuk bisa lolos melaju ke Jalan Kayoon.

Kepadatan juga terjadi di Jalan Sono Kembang. Baik yang menuju ke arah Panglima Sudirman maupun ke Jalan Karimun Jawa. Ekor kemacetan di Jalan Sono Kembang itu sampai di Jalan Panglima Sudirman.

Di Jalan Yos Sudarso, kemacetan terjadi di sisi timur Jalan Gubernur Suryo dan sisi barat Jalan Pemuda. Itu terjadi karena ada crossing kendaraan di sisi Panglima Sudirman. Titik simpul pertemuan arus lalin dari Pemuda maupun Gubernur Suryo. Ekor kendaraan sampai di depan Taman Apsari.

Di sisi Jalan Pemuda, ekor kendaraan sampai simpang arah menuju Plaza Boulevard. Di wilayah Genteng Kali, kepadatan lalu lintas juga tampak. Khususnya yang menuju Jalan Ngemplak. Untungnya, di lokasi tersebut dishub tidak mengaktifkan TL. Dengan demikian, kendaraan bisa merambat ke arah Ngemplak.

Secara umum, kemacetan saat sore itu terjadi karena arus lalin dari utara menuju selatan menumpuk di beberapa jalur sempit. Misalnya, di Jalan Stasiun Gubeng yang akses menuju Jalan Pemuda ditutup. Arus lalu lintas akhirnya menumpuk di Jalan Biliton.

Sebaliknya, Jalan Panglima Sudirman yang saban sore selalu padat kemarin malah lancar. Itu disebabkan arus lalin tertahan di sekitar Jalan Gubernur Suryo dan Pemuda. Kepala Seksi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishub Beta Ramadhani mengatakan, arus lalin pada pagi lancar selama penutupan Jalan Yos Sudarso. Kepadatan lalin baru terasa ketika sore jam pulang kerja.

Dia mencontohkan Jalan Biliton. Sebelumnya, jalan tersebut setiap sore memang padat. ”Nah, selama penutupan ini, jumlah kendaraan yang melintas di lokasi tersebut bertambah,” terangnya.

Ada beberapa analisis mengenai perbedaan kelancaran arus lalin pada sore dan pagi kemarin. Saat pagi, arus kendaraan cenderung lancar karena jam kerja dan aktivitas berbeda. Ada yang mulai berangkat pukul 06.00, ada yang pukul 06.30. ”Yang lebih siang juga ada,” tuturnya.

Kondisi tersebut berbeda ketika sore. Waktu pulang beraktivitas cenderung bersamaan. Kondisi itu membuat volume jalan meningkat. Untuk itu, Beta menyarankan pengendara untuk bisa mengatur jadwal pulang sehingga tidak terjebak kemacetan.

Dia juga mengimbau para pengendara tidak khawatir untuk melewati Jalan Panglima Sudirman. Sebab, di jalur tersebut arus kendaraan cukup lancar saat sore. Terkait dengan kondisi kepadatan di beberapa titik itu, dishub akan melakukan evaluasi. Kemarin tim sudah disebar di lapangan untuk pemantauan.

Sementara itu, Kanit Dikyasa Lantas Polrestabes Surabaya AKP Tirto menyatakan, padatnya lalin terjadi di Jalan Biliton dan Karimun Jawa. Penyebabnya, pengendara dari arah Jalan Stasiun Gubeng lurus terus ke Jalan Sulawesi. Padahal, agar tidak terjebak kemacetan, pengendara bisa lewat Jalan Kalimatan. Kemudian memutar ke Jalan Sumatera menuju Jalan Pemuda.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Nina Zatulini Serbasensitif Selama Hamil - Gudang Berita Viral Nina Zatulini Serbasensitif Selama Hamil
Rabu, 18 Sep 2019, 08:00:11 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Janganlah Ragu Beriman kepada Yang Gaib  - Gudang Berita Viral Janganlah Ragu Beriman kepada Yang Gaib
Rabu, 18 Sep 2019, 08:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali
 AS Sebut China Bersedia Hentikan Ekspor Ilegal?  - Gudang Berita Viral AS Sebut China Bersedia Hentikan Ekspor Ilegal?
Rabu, 18 Sep 2019, 08:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print