Kamis, 17 Oktober 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Kamis, 03 Okt 2019, 19:00:08 WIB, 8 View Tim Redaksi, Kategori : News
Mata Kanan Veby Buta, Asosiasi Jurnalis Hongkong Ungkap Keprihatinan - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Asosiasi Jurnalis Hongkong (HKJA) menyesalkan tindakan kepolisian yang mengakibatkan jurnalis asal Indonesia, Veby Mega Indah, tertembak peluru karet saat meliput demonstrasi pada Minggu (29/9) lalu. Veby merupakan jurnalis Suara, media berbahasa Indonesia di Hongkong.

Kabar terakhir, Veby akan mengalami kebutaan pada mata kanannya. Hal itu diungkapkan oleh pengacaranya, Michael Vidler. Dia mengatakan, pupil mata kanan Veby robek karena hantaman dahsyat.



“Dokter yang merawat Veby memberitahukan bahwa cedera akibat tembakan peluru karet oleh polisi akan mengakibatkan kebutaan permanen di mata kanannya. Pupil matanya pecah akibat benturan keras. Seberapa parah kerusakan akan diketahui setelah operasi dilakukan,” ucap Vidler seperti dilansir Hongkongfp.com.

Kabar itu membuat Asosiasi Jurnalis Hongkong mengaku sangat prihatin. Mereka menyesalkan tindakan aparat kepolisian yang terlalu represif dalam menangani demonstrasi sehingga membuat wartawan mengalami luka dan kabar buruknya sampai mangalami kebutaan.

“Kami sangat prihatin dan menyesalkan tindakan polisi. Berdasar laporan, cedera itu disebabkan oleh peluru karet dan wartawan yang menjadi korban tidak berada di dekat lokasi bentrok polisi dan demonstran. Selain itu, dia juga bisa dilihat dengan jelas seorang wartawan karena mengenakan rompi pers yang mudah dikenali. Dia juga memiliki tanda pengenal pers,” sebut pernyataan Asosiasi Jurnalis Hongkong seperti dilansir Hongkongfp.com.

“Polisi memiliki tugas untuk membantu pers dan memfasilitasi laporan untuk jurnalis. Jelas bahwa polisi tidak boleh menyebabkan mengakibatkan jurnalis mengalami cedera,” imbuh pernyataan HKJA.

HKJA sendiri bakal melakukan penyelidikan terkait insiden yang menimpa Veby. Mereka pun berharap kepolisian Hongkong bertanggung jawab dan memberikan klarifikasi.

“Sekali lagi kami menyesalkan ancaman kekerasan terhadap jurnalis yang meliput peristiwa-peristiwa di Hongkong. Kami menyerukan kepada polisi dan pengunjuk rasa agar memberikan ruang bagi para jurnalis dapat melakukan pekerjaan tanpa risiko cedera atau ancaman kekerasan,” pungkas HKJA.

Sementara itu, The Straits Times mengabarkan bahwa kondisi Veby stabil. Saat ini, Veby dirawat di Rumah Sakit Pamela Youde Nethersole Eastern.

Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dalam siaran pers yang dilansir laman resminya, menyampaikan beberapa hal. Di antaranya adalah KJRI Hongkong telah beberapa kali menjenguk dan memberikan bantuan kekonsuleran kepada Veby. Selain itu, KJRI Hongkong telah berkoordinasi dengan perusahaan tempat Veby bekerja mengenai perlindungan hak-hak ketenagakerjaan yang bersangkutan​. KJRI juga telah memfasilitasi komunikasi Veby dengan keluarga di Indonesia.

Kemenlu RI dan KJRI Hongkong juga mengimbau masyarakat Indonesia di Hongkong agar tetap waspada, menjauhi tempat berkumpulnya massa, tidak ikut serta pada kegiatan politik setempat dan selalu memantau informasi yang disampaikan melalui website KJRI Hongkong dan aplikasi Safe Travel Kemenlu RI.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



 Inilah Pemicu Kenaikan Harga Emas Berjangka  - Gudang Berita Viral Inilah Pemicu Kenaikan Harga Emas Berjangka
Kamis, 17 Okt 2019, 07:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Harga Minyak Mentah Bisa Naik 1%  - Gudang Berita Viral Harga Minyak Mentah Bisa Naik 1%
Kamis, 17 Okt 2019, 07:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Bos IWAPI Digadang-gadang Masuk Kabinet Jokowi  - Gudang Berita Viral Bos IWAPI Digadang-gadang Masuk Kabinet Jokowi
Kamis, 17 Okt 2019, 07:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print