Kamis, 22 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Kamis, 08 Agu 2019, 21:00:01 WIB, 2 View Tim Redaksi, Kategori : News
 MAKN Gelar Musyawarah Agung I Jaga Persatuan  - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com, Jakarta - Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) menggelar Musyawarah Agung I di Bali untuk menjaga, merawat dan melestarikan warisan luhur nilai-nilai budaya dan menjaga persatuan bangsa.

"Kami meyakini, melalui tiga peran yaitu Budaya, Pariwisata dan Potensi Ekonomi, dilakukan melalui mapping atau pemetaan potensi kekuatan kerajaan atau keraton se-Nusantara. Indonesia dengan keberadan kerajaan atau keraton akan mampu mewujudkan Indonesia yang mandiri," ungkap Kanjeng Pangeran (KP) Eddy Wirabhumi, dari Keraton Kasunanan Surakarta dalam keterangannya, Kamis (8/8/2019).



Keunggulan yang dimiliki Indonesia, menurut KP Eddy, adalah kerajaan dan keraton se-Nusantara yang memiliki teknologi adiluhung para raja sejak masa lalu yang tidak dimiliki bangsa lain. Sementara untuk menghadapi era milenial, perlu dilakukan kegiatan yang mendekatkan dengan teknologi digital, start up (potensi ekonomi bisnis yang dijalankan dan dikembangkan kaum muda) tanpa mengabaikan kearifan lokal.

Lebih lanjut, dalam pembangunan pariwisata, KP Eddy menegaskan pentingnya pengembangan literasi berwawasan budaya, revitalisasi peran kota dan sejarahnya, nilai budaya dan tradisi, kearifan lokal, serta pembangunan sumber daya manusia dan kesejahteraan. Kemudian, pelestarian sejarah dan budaya agar tetap dipertahankan sebagai budaya Indonesia sesuai pesan Presiden Jokowi, bahwa kebudayaan itu penting dan menjadi jati diri bangsa. Dalam hal ini, keraton se-Indonesia menjadi salah satu indentitas bangsa Indonesia yang harus dipertahankan.

"Perlu adanya revitalisasi kerajaan dan keraton dengan dua target revitalisasi fisik dan non fisik. Revitalissai fisik berupa bagunan keraton dan benda cagar budaya. Sementara non fisik berupa kesenian, adat tradisi dan kearifan lokal budaya setempat," paparnya.

Sementara itu, Dra R Ay Yani WSS Kuswododjojo, Penganggeng Kasunanan Sumenep menjelaskan, Musyawarah Agung I Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) diikuti oleh seluruh Raja, Pangeran, Putri dari seluruh Kerajaan dan Keraton se-Nusantara selama 5 - 7 Agustus 2019. Wanita yang bisa disapa Bunda Yani ini menjelaskan MAKN akan merumuskan lima syarat utama untuk menghindari potensi kemunculan raja atau ratu yang mengaku-aku tanpa ada jejak dan sejarah kerajaannya.

Kelima syarat tersebut adalah memiliki istana atau keraton atau puri, lalu ada raja yang ditabalkan atau dinobatkan, ada dan memiliki sisillah turun temurun, punya lambang pusaka atau ada situs kerajaan atau keratonnya dan kelima ada masyarakat adatnya. Menurutnya, lima syarat penting tadi akan menjadi dasar kuat sebuah kerajaan atau keraton yang mendukung Persatuan Kesatuan dan Kesatuan NKRI semakin kokoh.

"Kami mengajak milenial untuk peduli pada budaya bangsa khususnya pada kerajaan dan keraton Indonesia. Saat ini sudah mulai berkembang melalui bidang digital, entrepreneur atau kewirausahaan yang semuanya merekatkan kepedulian pelestarian dan pengembangan budaya Indonesia yang berkaitan dengan Kerajaan atau Keraton se-Nusantara," katanya.

Sementara itu, Raja Denpasar IX, Ida Tjokorda Jambe Pemecutan SH mengatakan, masa depan Indonesia adalah kebudayaan. Masalh teknologi, menurutnya itu adalah penunjang.

"Jangan melupakan kebudayaan kita. Masa depan Indonesia adalah kebudayaan, tidak ada yang lain. Masalah kemajuan teknologi, itu hanya pendukung," katanya.

Tjokorda Pemecutan menambahkan, keraton atau kerajaan merupakan akar budaya yang memiliki aset penting di dalamnya seperti tentang tradisi, pakaian, kuliner, hikayat cerita dan sejarah seribu raja, jalur rempah yang semua ini bisa digaungkan dengan kondisi kekinian atau zaman sekarang yang melibatkan kalangan millenial atau anak muda yang dekat dengan bidang teknologi digital.

"Nantinya program atau kegiatan ini akan menggunakan teknologi digital seperti YouTube, media sosial dan hal-hal atau kebiasaan yang dilakukan anak zaman sekarang," imbuhnya. [ton]




Sumber: inilah.com

Tag: News



Ditahan KPK, Jaksa Kejari Surakarta Satriawan Diam Seribu Bahasa - Gudang Berita Viral Ditahan KPK, Jaksa Kejari Surakarta Satriawan Diam Seribu Bahasa
Kamis, 22 Agu 2019, 05:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
Ladies, Coba 10 Gaya Rambut Agar Tampil Cantik ke Kampus atau Sekolah - Gudang Berita Viral Ladies, Coba 10 Gaya Rambut Agar Tampil Cantik ke Kampus atau Sekolah
Kamis, 22 Agu 2019, 05:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
Berkendara Motor Ngebut dengan Kepala di Bawah, Pria Ini Ukir Rekor - Gudang Berita Viral Berkendara Motor Ngebut dengan Kepala di Bawah, Pria Ini Ukir Rekor
Kamis, 22 Agu 2019, 05:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print