Senin, 19 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Jumat, 02 Agu 2019, 18:00:08 WIB, 3 View Tim Redaksi, Kategori : News
Macet di Greges–Osowilangun ibarat Sego-Jangan, Entah Kapan Tuntasnya - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Hingga kemarin, perbaikan di Jalan Greges–Osowilangun belum sepenuhnya tuntas. Setidaknya masih ada titik jalan yang belum bisa dilalui kendaraan. Panjangnya sekitar 2 meter. Permukaan jalan ambles dan digenangi air.

Dari pantauan Jawa Pos, kemarin sejumlah pekerja mengaspal jalan itu. Pengaspalan tersebut bertujuan mencegah melebarnya kerusakan. ’’Dari hasil rapat, belum bisa diketahui kapan perbaikan itu tuntas. Masih ada tim BBPJN yang akan memantau lokasi,’’ kata Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Ayip Rizal.



Menurut dia, tim BBPJN direncanakan turun lagi ke lokasi kerusakan. Mereka akan mencari tahu penyebab kerusakan yang sesungguhnya Termasuk memetakan perbaikan seluruh jalan. Perbaikan Jalan Greges–Osowilangun yang tak kunjung tuntas tersebut juga berdampak pada pengguna jalan. Para pengendara malah bertanya-tanya bila melintasi Jalan Osowilangun dengan lancar. ’’Macete Osowilangun iku koyok sego mbek jangan, bendino tak pangan,’’ ucap Puji Setiawan, salah seorang sopir truk di PT Sarana Berkat Anugrah.

Karena itu, kemacetan di Jalan Greges–Osowilangun membuat para sopir trailer berpacu dengan waktu. Apalagi mereka yang mengirim barang dengan tujuan luar pulau. Sebab, jika barang telat sampai pelabuhan, perusahaan akan didenda. Tak main-main, dendanya terhitung mahal. Maklum, terlambatnya kontainer yang mereka angkut membuat kapal harus menunda jadwal keberangkatan.

Banyak cara agar perusahaan tidak merugi. Salah satunya, para sopir harus berangkat lebih awal. Yakni, enam jam lebih awal dari keberangkatan kapal. ’’Kalau gak gitu ya telat,’’ ucap Puji, sopir kontainer yang kerap melewati Osowilangun.

Padahal, jarak tempat Puji dengan Pelabuhan Tanjung Perak tidak jauh. Yaitu, hanya sekitar 12 kilometer. Jika perjalanan lancar, hanya dibutuhkan 30 menit. Namun, saat lagi macet, waktu perjalanan bisa sampai empat jam.

Hal tersebut juga dirasakan Samijan, sopir kontainer dari PT Sumber Makmur Bangkit. Dia mengungkapkan, dari Kalianak ke Osowingun yang jaraknya hanya 3 kilometer, seringkali dirinya menempuh hingga tiga jam. ’’Piye maneh,’’ jelas pria asal Madiun itu.

Dampak kemacetan di jalan nasional jelas dirasakan para sopir truk trailer yang biasa melewati kawasan tersebut. Antara lain, Basuki. Sejak Jalan Greges ambles, dia mengaku hanya mampu mengirim barang dari kawasan Osowilangun menuju Pelabuhan Tanjung Perak sekali dalam sehari.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Rohingya Entitas yang Tak Pernah Ada - Gudang Berita Viral Rohingya Entitas yang Tak Pernah Ada
Senin, 19 Agu 2019, 00:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
Demokrat Khawatir Jika Kursi Menkominfo Dikuasai Menteri dari Parpol - Gudang Berita Viral Demokrat Khawatir Jika Kursi Menkominfo Dikuasai Menteri dari Parpol
Senin, 19 Agu 2019, 00:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Tjahjo Kumolo Pamit  - Gudang Berita Viral Tjahjo Kumolo Pamit
Senin, 19 Agu 2019, 00:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print