Senin, 19 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Senin, 05 Agu 2019, 19:00:10 WIB, 5 View Tim Redaksi, Kategori : News
Kursi Ketua MPR Tergantung Restu PDIP - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Perebutan kursi ketua MPR terus memanas di kalangan parpol yang lolos ke Senayan. Terutama bagi parpol yang mendapat suara lima besar di Pemilu 2019. Di perkirakan kursi ketua MPR ini bakal ditentukan dari “restu” PDIP sebagai partai pemenang Pemilu 2019.

Pengamat Politik Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta Andriadi Achmad mengatakan, semua parpol di parlemen bakal mengincar posisi ketua MPR. Sebetunya tiket untuk meraih kursi tertinggi lembaga tersebut perlu mendapatkan restu dari PDIP. Sebab, PDIP merupakan parpol pemenang Pemilu 2019 dan memimpin Koalisi Indonesia Kerja (KIK) Jilid 2 dalam mendukung Jokowi – Ma’ruf.



“Saya berasumsi bahwa kunci untuk posisi Ketua MPR ada di genggaman PDIP. Oleh karena itu, parpol yang mendapat restu PDIP akan memperoleh jatah kursi MPR Periode 2019-2024,” kata Andriadi Achmad kepada gudangberitaviral.com, Senin (5/8).

Dalam UU MD3 (MPR, DPR, DPRD, dan DPD), posisi pimpinan DPR diurutkan berdasar jumlah perolehan kursi. Maka, sudah tentu yang akan duduk dikursi Ketua DPR adalah PDIP serta 4 (empat) Wakil Ketua dari Gerindra, Golkar, Nasdem, dan PKB.

Berbeda dengan pemilihan pimpinan MPR yaitu berdasarkan paket yang terdiri atas empat unsur fraksi DPR dan satu unsur DPD.

“Dalam UU MD3 Pasal 427C untuk kursi pimpinan MPR hasil Pemilu 2019 terdiri atas 1 (satu) orang ketua dan 4 (empat) orang wakil ketua yang dipilih dari dan oleh anggota MPR,” imbuhnya.

Direktur Eksekutif Nusantara Institute PolCom SRC (Political Communication Studies and Research Center) itu, bahwa untuk mengurangi ketegangan dan perpecahan internal KIK, besar kemungkinan PDIP akan memberikan restu untuk kursi ketua MPR ke Gerindra. Pemberian itu sebagai kompensasi atas rekonsiliasi dan membaiknya hubungan antara PDIP-Gerindra yang sejak 2014 lalu renggang. Semua itu karena menjadi rival di Pilpres 2014 dan 2019.

“Lebih aman PDIP menyerahkan tiket Ketua MPR ke partai Gerindra. Setidaknya sebagai hadiah atas tercapainya rekonsiliasi,” ujar Andriadi.

Selain itu, Andriadi Achmad menilai perebutan kursi Ketua MPR terkait dengan maraknya wacana amandemen UUD 1945. Oleh karena itu, semua parpol merasa berkepentingan dengan agenda amanademen tersebut.

Adapun bagian wacana amandemen UUD 1945 meliputi mengembalikan peran vital MPR sebagai lembaga tertinggi negara dan perubahan tata cara pemilihan presiden – wakil presiden oleh MPR, menerapkan kembali GBHN (Garis-Garis Besar Haluan Negara) sebagai acuan dan panduan arah pembangunan pemerintah baik Jangka pendek-menengah maupun jangka panjang, menguatkan posisi dan fungsi DPD RI sebagai bilik kedua di parlemen.

“Perebutan kursi Ketua MPR menjadi ajang menarik bagi parpol terkait adanya wacana amandemen UUD 1945 yaitu mengembalikan MPR RI sebagai lembaga tertinggi negara, menerapkan kembali GBHN, serta penguatan peran dan fungsi DPD,” kata dia.

Pendapat itu sepertinya diamini Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon. Dia mengatakan wajar apabila Partai Gerindra mendapat posisi ketua MPR. Sebab Gerindra adalah partai pemenang kedua di Pemilu 2019.

“Partai secara popular vote kedua terbesar. Kita menginginkan berada di dalam posisi pimpinan MPR. Saya kira sangat pantas,” ujar Fadli Zon di Gedung DPR, Jakarta, Senin (5/8).

Meski demikian Fadli tidak mempermasalahkan jika kursi ketua MPR tidak diberikan ke partai berlambang burung garuda tersebut. Menurutnya posisi wakil ketua MPR saja sudah cukup. Tidak mesti ketua.

Wakil Ketua DPR itu menambahkan, saat ini komunikasi antarpartai pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin untuk posisi pimpinan MPR terus berjalan. Semoga dalam waktu dekat komposisi di MPR bisa diselesaikan. “Komunikasi politik sudah berjalan, sudah semakin cair. Ya tentu bisa saja terjadi komunikasi-komunikasi yang menghasilkan posisi-posisi baru di dalam paket itu nantinya,” pungkasnya.

Nuansa perebutan itu juga terlihat dari Partai Golkar maupun PKB. Bahkan Golkar terkesan lebih agresif. Mereka berani mengklaim bahwa internal koalisi pendukung pemerintah telah sepakat memberikan jatah kursi itu kepada Golkar.

Ace Hasan Syadzily, ketua DPP Partai Golkar, mengatakan bahwa kesepakatan itu pernah dibahas bersama di kantor DPP Partai Nasdem pada 22 Juli. Disebutkan, keinginan tersebut sudah disampaikan kepada Jokowi.

Ace sangat optimistis paket pimpinan MPR yang baru nanti bisa dipilih lewat musyawarah mufakat, bukan voting. Dia berharap Partai Golkar yang menjadi ketua MPR. ”Kami akan terus menyampaikan keinginan Golkar kepada partai koalisi,” ucapnya kemarin.

PKB pun tidak kalah berupaya mendapatkan kursi ketua MPR. Pihak partai tersebut bersikukuh ingin mendapatkan jatah kursi itu. Padahal, pertemuan di kantor DPP Partai Nasdem yang diklaim Golkar menyepakati jatah kursi ketua MPR untuk partai beringin itu juga dihadiri Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Justru PKB tetap menyodorkan nama Muhaimin untuk menduduki jabatan tersebut.

PKB memang tidak sevulgar Golkar dalam mengejar kursi itu. Wasekjen PKB Daniel Johan menyatakan, musyawarah mufakat harus dikedepankan dalam memilih para tokoh yang akan memimpin MPR. Partainya akan terus membangun komunikasi positif dengan partai lain, khususnya dengan koalisi Jokowi. ”Semuanya akan bisa diputuskan dengan baik melalui musyawarah mufakat,” tutur dia.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Tampil di Panggung Mode New York, 11 Desainer Bawa Napas Tradisional - Gudang Berita Viral Tampil di Panggung Mode New York, 11 Desainer Bawa Napas Tradisional
Senin, 19 Agu 2019, 09:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali
PLN Buka Informasi Perkiraan Kompensasi Blackout, Kamu Dapat Berapa? - Gudang Berita Viral PLN Buka Informasi Perkiraan Kompensasi Blackout, Kamu Dapat Berapa?
Senin, 19 Agu 2019, 09:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali
Bangkit Pascagempa, Desa Sigar Manfaatkan Dana Desa - Gudang Berita Viral Bangkit Pascagempa, Desa Sigar Manfaatkan Dana Desa
Senin, 19 Agu 2019, 09:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print