Senin, 19 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Rabu, 07 Agu 2019, 14:00:02 WIB, 1 View Tim Redaksi, Kategori : News
 KPK Garap Karyawan Waskita Karya Dan Adhi Karya  - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rabu (7/8/2019) hari ini.

Mereka yang diperiksa adalah karyawan PT Waskita Karya Danny Nugraha, karyawan PT Adhi Karya Miftachul Asror, dan Amrin Hidayat serta karyawan PT Wijaya Karya Mulyana.

"Mereka akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka DJ (mantan Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Setjen Kementerian Dalam Negeri, Dudy Jocom)" kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi.



Lembaga antirasuah terus mendalami peran dua korporasi PT Adhi Karya dan PT Waskita Karya selaku penggarap proyek pembangunan gedung IPDN. Kuat dugaan kedua korporasi ini ikut terlibat dalam skandal pembangunan IPDN tersebut.

Bahkan untuk memperkuat dugaan itu, penyidik pun menggeledah kantor PT Adhi Karya dan PT Waskita Karya di Jakarta. Sejumlah dokumen dan bukti elektronik disita tim dari kedua lokasi tersebut.

Teranyar, penyidik menyita sejumlah dokumen dari staf Keuangan dan Sumber Daya Manusia PT Waskita Karya, Setiadi Pratama dan staf PT Kakanta, Andi Sastrawan yang menjadi pelaksana lapangan proyek IPDN Gowa. Dokumen itu diduga berkaitan dengan kasus tersebut.

Dudy Jocom ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan empat kampus IPDN di Sulawesi Selatan dan kampus IPDN di Sulawesi Utara. KPK juga menetapkan dua tersangka lain yakni Kepala Divisi Gedung atau Kepala Divisi I PT Waskita Karya, Adi Wibowo dan Kepala Divisi Konstruksi VI PT Adhi Karya, Dono Purwoko.

Dalam kasus ini, Dudy Jocom melalui kenalannya diduga menghubungi beberapa kontraktor untuk menginformasikan adanya proyek IPDN. Selanjutnya, para pihak itu menggelar pertemuan di sebuah kafe di Jakarta.

Dari pertemuan itu, disepakati adanya pembagian proyek. Proyek IPDN di Sulawesi Selatan digarap Waskita Karya sementara PT Adhi Karya menggarap proyek IPDN di Sulawesi Utara. Dudy Jocom Cs diduga meminta fee 7% dari setiap proyek itu.

Negara diduga mengalami kerugian sekitar Rp21 miliar akibat kasus ini. Nilai kerugian itu berdasarkan kekurangan pekerjaan pada kedua proyek tersebut, untuk proyek IPDN di Sulawesi Selatan negara merugi Rp11,18 Miliar, dan Rp9,378 miliar untuk proyek kampus IPDN di Sulawesi Utara. [rok]




Sumber: inilah.com

Tag: News



Kepala Suku di Papua Turun Tangan Atasi Kerusuhan Manokwari - Gudang Berita Viral Kepala Suku di Papua Turun Tangan Atasi Kerusuhan Manokwari
Senin, 19 Agu 2019, 15:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
Sejak 2018-2019, Polres Jakbar Bongkar 4 Pabrik Rumahan Narkoba - Gudang Berita Viral Sejak 2018-2019, Polres Jakbar Bongkar 4 Pabrik Rumahan Narkoba
Senin, 19 Agu 2019, 15:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
Preview Wolverhampton vs Man United: Waspadai Penyerang Cepat Wolves! - Gudang Berita Viral Preview Wolverhampton vs Man United: Waspadai Penyerang Cepat Wolves!
Senin, 19 Agu 2019, 15:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print