Senin, 19 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Kamis, 01 Agu 2019, 22:00:02 WIB, 5 View Tim Redaksi, Kategori : News
 KPK Cecar Taufik Hidayat Soal Dana Hibah KONI  - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com, Jakarta - Mantan pebulutangkis nasional Taufik Hidayat menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Kamis (1/8/2019).

Taufik dimintai keterangan terkait penyelidikan baru yang merupakan pengembangan dari kasus dugaan suap dana hibah pemerintah kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kempora).



Usai dimintai keterangan, Taufik mengaku dicecar tim penyelidik KPK mengenai tugas pokok dan fungsinya selaku Wakil Ketua Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) dan Staf Khusus Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi. Taufik diketahui menjabat Wakil Ketua Satlak Prima periode 2016-2017 dan selanjutnya menjabat Staf Khusus Menpora Imam Nahrawi hingga tahun 2018.

"Cuma itu saja. Saya sebagai stafsus, saya sebagai Wasatlak Prima saya sebagai apa, kerjaanya apa di situ," kata Taufik di Gedung KPK Jakarta.

Mantan Juara Dunia Tunggal Putra ini mengaku dicecar tim penyelidik KPK dengan sembilan pertanyaan. Selain soal Tupoksi, Taufik juga mengaku dicecar soal hubungannya dengan Imam Nahrawi dan Miftahul Ulum yang merupakan asisten pribadi Imam.

"Ya ditanya kenal, ya kenal," katanya.

Meski demikian, Taufik mengaku tak tahu menahu mengenai aliran dana yang diduga diterima Imam selama menjabat Menpora. Termasuk mengenai adanya aliran dana kepada Imam dari Satlak Prima."Saya nggak ngurusin itu jadi saya nggak tahu," katanya.

Sementara itu Juru Bicara KPK  Febri Diansyah menjelaskan Taufik dimintai keterangan terkait penyelidikan dari pengembangan kasus suap di Kempora.

Taufik dimintai keterangan dalam kapasitasnya sebagai mantan Wakil Ketua Satlak Prima dan staf khusus Menpora.

"Taufik Hidayat dimintakan keterangan dalam Penyelidikan sebagai Wakil Ketua Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) dan Staf Khusus di Kempora," katanya.

Diketahui, KPK sedang menyelidiki anggaran dan program Kempora sejak 2014 hingga 2018 atau selama era Menteri Imam Nahrawi. Dalam persidangan perkara suap dana hibah KONI dari Kempora dengan terdakwa Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Mulyana terungkap Imam pernah meminta uang sebesar Rp 1 Miliar sebagai honor dari kegiatan Satlak Prima.

Mulyana menuturkan, Imam menanyakan hal tersebut di sebuah lapangan bulutangkis."Saya ingat betul di awal tahun 2018, di lapangan bulutangkis menanyakan kepada saya, saya (Menpora) dapat honor nggak yah di (Satlak) Prima," kata Mulyana menirukan ucapan Imam kepadanya.

Mendengar permintaan Imam, Mulyana
akhirnya berinisiatif menemui PPK Kempora Chandra dan Supriyono dengan niatan memenuhi keinginan Menpora itu.

"Kemudian kami berdiskusi bertiga. Karena beliau sebagai menteri, beri saja 400 juta. Terus pak Chandra bilang jangan, Rp 1 M saja," ujar Mulyana.

Mulyana mengatakan, karena dirinya hanya mampu memberikan uang Rp 400 juta dan sisanya malah ditagih langsung oleh Asisten Pribadi Imam, Miftahul Ulum.

"(Ulum) nanya ke saya mana sisa Rp 600 juta, dan itu setiap waktu bertanya," kata Mulyana.

Namun, pernyataan Mulyana itu dibantah oleh Imam dan Ulum. Keduanya membantah dan tidak mengakui apa yang diungkpkan oleh pejabat Kemenpora yang saat ini menjadi terdakwa suap dana hibah KONI ini.

"Saya tidak pernah menerima," kata Ulum.

"Dengan permintaan Satlak Prima itu saya tidak pernah meminta itu. Kareba posisi saya bukan di Satlak Prima, jadi saya membantah bahwa pernah meminta honor saat Satlak Prima itu," kata Imam membantah.




Sumber: inilah.com

Tag: News



Agustusan dan Multikulturalisme - Gudang Berita Viral Agustusan dan Multikulturalisme
Senin, 19 Agu 2019, 19:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
Demonstran Hongkong Sembunyikan Identitas karena Tak Ingin Dipecat - Gudang Berita Viral Demonstran Hongkong Sembunyikan Identitas karena Tak Ingin Dipecat
Senin, 19 Agu 2019, 19:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
Kembali Jadi Host, Tukul Arwana Siap Di-bully di ‘Ini Baru Empat Mata’ - Gudang Berita Viral Kembali Jadi Host, Tukul Arwana Siap Di-bully di ‘Ini Baru Empat Mata’
Senin, 19 Agu 2019, 19:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print