Rabu, 20 November 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Kamis, 31 Okt 2019, 10:00:09 WIB, 9 View Tim Redaksi, Kategori : News
KPK Akan Awasi Anggaran Gendut Lem Aibon dan Ballpoint Pemprov DKI - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan turut memonitor adanya anggaran Rp 82 miliar untuk Lem Aibon dan ballpoint senilai Rp 124 miliar yang masuk dalam Rencana Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KU-PPAS) DKI 2020.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, DPRD DKI Jakarta harus menjalankan fungsi pengawasan, fungsi anggaran, dan fungsi legislasinya secara seimbang. Sehingga bisa menjadi mitra kritis Pemprov DKI.



“Pengawasan dari DPRD menjadi sangat penting agar DPRD bisa menjadi katakanlah mitra yang krtitis menjalankan fungsi pengawasannya,” kata Febri di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (30/10) malam.

Menurut Febri, pengawasan ketat dari DPRD dapat meminimalisir kemungkinan lolosnya anggaran-anggaran yang nilainya tak masuk akal.

“Kecuali ada negosiasi yang terjadi antara pemerintah daerah dan DPRD seperti yang pernah terjadi di beberapa daerah di Indonesia,” ujarnya.

Di sisi lain, lembaga antirasuah siap membantu mencegah kemungkinan tindak pidana korupsi dalam hal penganggaran. Namun, Febri, tak menyebut secara gamblang upaya pencegahan apa yang akan dilakukan.

“Kalau penindakan kami tidak mungkin menyampaikan secara terbuka. Di semua daerah yang kami datangi, semua daerah terkait pencegahan. Kalau ada kebutuhan-kebutuhan pencegahan lebih lanjut, KPK sangat terbuka,” jelas Febri.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku mengetahui terkait anggaran lem aibon yang mencapai Rp 82,8 miliar. Namun, dia menyebut tak ingin mempublikasikannya ke media sosial.

Anies menyebut, telah melakukan peninjauan internal anggaran bersama satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait dua minggu lalu. Menurutnya, sistem e-budgeting ini mengalami permasalahan, karena meski dimasukkan secara online, namun perhitungan anggaran masih dilakukan manual.

“Ini ada problem system yaitu sistem digital. Sistemnya digital tapi tidak smart. Smart system dia bisa melakukan pengecekan, dia bisa melakukan verifikasi, dia bisa menguji. Nah, ini sistemnya digital tapi sistemnya masih mengandalkan manual,” pungkas Anies.




Sumber: jawapos.com

Tag: viral, berita viral, hot news, news, gudang berita viral, jawapos, tribunnews, kompas, KPK Akan Awasi Anggaran Gendut Lem Aibon dan Ballpoint Pemprov DKI

Tag: News



ACT Pasok 55 Ton Beras ke Pesantren Prasejahtera di Seluruh Indonesia - Gudang Berita Viral ACT Pasok 55 Ton Beras ke Pesantren Prasejahtera di Seluruh Indonesia
Rabu, 20 Nov 2019, 09:00:09 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Wanita jangan Lembut dengan Lelaki Bukan Mahram  - Gudang Berita Viral Wanita jangan Lembut dengan Lelaki Bukan Mahram
Rabu, 20 Nov 2019, 09:00:08 WIB, Dibaca : 1 Kali
 2 Desember, Apple Gelar Acara Khusus di New York  - Gudang Berita Viral 2 Desember, Apple Gelar Acara Khusus di New York
Rabu, 20 Nov 2019, 09:00:08 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print