Minggu, 18 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Senin, 12 Agu 2019, 19:00:08 WIB, 2 View Tim Redaksi, Kategori : News
KPAI Sebut Wali Kota Tangsel Bertanggung Jawab Atas Kematian Aurel - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany sebagai pihak yang paling bertanggungjawab kepada publik dalam kematian anggota Paskibra Tangerang Selatan, Aurellia Qurata Aini. Pernyataan ini dikeluarkan setelah KPAI melakukan pengawasan selama 10 hari terhadap kasus ini.

“Menurut Permenpora Nomor 65 Tahun 2015 tentang pelaksanaan penyelenggaraan kegiatan Pasukan pengibar Bendera Pusaka, maka pihak yang bertanggungjawab atas kematian AQ adalah Pemerintah Tangerang Selatan dalam hal ini Wali Kota,” ujar Komisioner KPAI, Jasra Putra dalam konferensi pers di kantor KPAI, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (12/8).



Jasra menuturkan, kesimpulan ini diambil setelah dia bertemu dengan Walikota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan. Disitu didapati fakta bahwa mereka tidak memiliki Standart Operating Procedure (SOP) yang mengatur kegiatan latihan Paskibraka. “Dispora mengakui belum mempunyai fasilitas terkonsentrasi untuk pembinaan Paskibra, bahkan penempatannya di hotel. Padahal mereka punya asrama di tonic dan lain-lain yang harusnya bekerjasama dengan TNI dan Polri,” tambahnya.

Pernyataan Wali Kota Tangerang Selatan yang harus bertanggungjawab kepada publik dalam kasus ini diperkuat dengan perbicangan KPAI dengan keluarga korban. Jasra mengatakan, keluarga mengatakan Aurel merupakan anak yang pintar, ceria dan sehat. Serta tidak ada penyakit yang diderita sebelum meninggal.

Informasi yang diterima keluarga dari korban, banyak latihan yang diberikan para senior kepada anggota Paskibraka secara berlebihan. Seperti push up dengan tangan mengepal. Padahal secara aturan tidak boleh dilakukan oleh perempuan. Kemudian memakan jeruk beserta kulitnya, lari setiap hari dengan membawa beban 3 kilogram dan 3 liter air, memberikan tugas mencatat ulang 22 hari selama latihan.

“Serta melakukan review informasi dalam buku diary merah putih yang dirobek senior, tindakan menampar,” imbuh Jasra.

Atas dasar itu, KPAI meminta Pemkot Tangerang Selatan melakukan perbaikan dan evaluasi total terhadap kegiatan Paskibraka. Sehingga tidak ada kembali anak yang bernasib seperti Aurel.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie enggan menanggapi jika pihaknya yang dianggap harus bertanggungjawab kepada publik atas kematian Aurel. Dia hanya mengatakan telah menjalankan rekomendasi KPAI untuk melakukan evaluasi sistem pelatihan Paskibraka.

“KPAI sudah ketemu kita. Mereka merekomendasikan melakukan evaluasi sistem Paskibra, dan itu sudah kita lakukan sesuai permintaan KPAI,” kata Benyamin kepada gudangberitaviral.com.

Lebih lanjut, Benyamin menyampaikan, sampai saat ini evaluasi masih terus berjalan. Belum ada keputusan akhir. Pasalnya evaluasi harus dilakukan bertahap, sehingga butuh waktu. “Yang pasti sekarang sistem pelatihan, TNI yang berkualifikasi melatih memang sudah kedepan dia mengambil alih pelatihan kan anak-anak sekarang sudah masuk karantina,” pungkasnya.

gudangberitaviral.com pun telah menghubungi Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany. Namun, Airin tidak mengangkat telepon yang dilayangkan gudangberitaviral.com. Hingga berita ini diturunkan, gudangberitaviral.com, masih menunggu konfirmasi dari Airin.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Hari Ini Hongkongers Duduki Victoria Park - Gudang Berita Viral Hari Ini Hongkongers Duduki Victoria Park
Minggu, 18 Agu 2019, 11:00:23 WIB, Dibaca : 0 Kali
Respons KPK Atas Pesan Jokowi Terkait Pemberantasan Korupsi - Gudang Berita Viral Respons KPK Atas Pesan Jokowi Terkait Pemberantasan Korupsi
Minggu, 18 Agu 2019, 11:00:23 WIB, Dibaca : 0 Kali
Heboh Akar Bajakah, Kenali Ragam Pengobatan Alternatif untuk Kanker - Gudang Berita Viral Heboh Akar Bajakah, Kenali Ragam Pengobatan Alternatif untuk Kanker
Minggu, 18 Agu 2019, 11:00:23 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print