Jumat, 18 Oktober 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Senin, 30 Sep 2019, 21:00:08 WIB, 4 View Tim Redaksi, Kategori : News
Komunitas Semanggi Alas yang Rutin Cabut Paku di Pepohonan Surabaya - Gudang Berita Viral

Komunitas Semanggi Alas rutin mengadakan aksi cabut paku dan kawat di pohon. Selama ini, pohon-pohon rindang di Surabaya memang kerap digunakan seenaknya untuk memasang iklan dengan memakai paku dan kawat sebagai penguat.

Galih Adi Prasetyo, Surabaya



CATUT, linggis, dan palu jadi senjata utama komunitas Sekumpulan Manusia Penggiat Alam Bebas (Semanggi Alas) saat beraksi. Saban dua bulan mereka rutin mengadakan kegiatan yang tak biasa. Mencabut paku dan kawat yang menancap di pohon.

Memang sederhana atau bahkan tidak pernah menjadi perhatian serius masyarakat. Namun, apa yang mereka lakukan punya dampak luar biasa. Pohon tidak gampang mati dan tumbuh dengan normal.

Memang pohon jadi salah satu media pemasangan baliho paling instan. Gampang dan tidak ribet. Lokasinya strategis, hampir di semua jalan ada. Sayangnya, banyak yang salah kaprah. Apalagi mau tanggung jawab membereskan sisa kawat dan paku yang sudah terpasang. ”Karena itu, kami menginisiasi gerakan cabut paku,” ujar Ketua Semanggi Alas Eriya Hario S.

Menurut dia, selama ini belum ada kegiatan serupa yang dilakukan masyarakat. Seakan-akan masyarakat lupa bahwa hal yang tampak sepele itu berbahaya. ”Karena itu, pada November 2018, kami sepakat menggelar kegiatan ini. Hal ini didasari juga dengan Perda 19/2014 tentang Perlindungan Pohon,” katanya.

Dalam pasal 3 bab II tentang penyelenggara perlindungan pohon dijelaskan tentang siapa saja yang berperan menjaga pohon. Di sana tertulis masyarakat juga bisa ikut serta. Hal itulah yang menjadi dasar komunitas yang didirikan pada 4 Maret 2017 tersebut.

Dalam setiap aksi, lebih dahulu dilakukan survei. Spot mana yang banyak pohon dan ditancapi paku atau kawat. Setelah ketemu, baru aksi dilakukan. ”Kami gencarkan promosi lewat media sosial dan bawa pamflet untuk edukasi masyarakat juga,” jelasnya.

Misalnya, pada Minggu (15/9) mereka mengadakan aksi di sepanjang Jalan Ngagel Jaya Selatan.

Bersama Satpol PP Surabaya, mereka menyisir setiap pohon untuk mencabut paku. ”Siapa pun boleh ikut serta,” paparnya.

Paku yang dikumpulkan beragam. Mulai yang kecil sepanjang jari kelingking hingga sepanjang jari manis. ”Sekali cabut biasanya dapat 3–5 kilogram. Kadang dibawa satpol sebagai laporan atau kami kumpulkan dulu,” katanya.

Miris memang, paku atau kawat yang merusak kulit luar pohon bisa menjadi jalan masuknya jamur. Akhirnya, kekuatan pohon berkurang dan rawan roboh. Atau jika paku menancap hingga kedalaman tertentu, pohon bisa mati secara perlahan.

Di Perda 19/2014 pasal 13 juga sudah dijelaskan bahwa kegiatan merusak pohon sangat dilarang. Memaku, menempelkan iklan seperti poster dan sejenisnya di pohon dilarang. Termasuk membakar, membuang limbah berbahaya, dan beracun di sekitar pohon tidak boleh. Atau kegiatan yang dengan sengaja mengakibatkan pohon mati atau rusak.

Selain cabut paku, ada berbagai kegiatan yang digelar komunitas tersebut. Misalnya, renovasi taman hidup Gunung Argopuro. ”Saat itu, kami bergabung dengan komunitas dari Probolinggo,” katanya. Mereka juga ikut bersih pantai di Lamongan saat World Cleanup Day.

Hingga sekarang komunitas itu memiliki 17 anggota. Bukan hanya dari Surabaya. Banyak juga yang dari luar daerah seperti Sidoarjo, Rembang, Boyolali, hingga Lampung. Memang tujuan komunitas tersebut ingin mengumpulkan siapa pun yang peduli pada alam. ”Yang pasti, mereka berdomisili di Surabaya,” ujarnya.

Eriya mengatakan, ke depan kegiatan itu terus digalakkan. Termasuk membuat agenda cabut paku serentak se-Surabaya. ”Intinya, kami ingin mengajak masyarakat agar lebih peduli. Pohonlah yang memberikan oksigen untuk kita bisa hidup,” paparnya.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Fabio Quartararo Bisa Kunci Gelar Rookie Terbaik di GP Jepang - Gudang Berita Viral Fabio Quartararo Bisa Kunci Gelar Rookie Terbaik di GP Jepang
Jumat, 18 Okt 2019, 18:00:09 WIB, Dibaca : 0 Kali
Warga Gaza dan Suriah Butuh Bantuan untuk Hadapi Musim Dingin - Gudang Berita Viral Warga Gaza dan Suriah Butuh Bantuan untuk Hadapi Musim Dingin
Jumat, 18 Okt 2019, 18:00:09 WIB, Dibaca : 0 Kali
Harga Leeds dan Newcastle Kemahalan, Investor Baru Batal Datang - Gudang Berita Viral Harga Leeds dan Newcastle Kemahalan, Investor Baru Batal Datang
Jumat, 18 Okt 2019, 18:00:09 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print