Senin, 19 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Rabu, 07 Agu 2019, 14:00:07 WIB, 3 View Tim Redaksi, Kategori : News
Kita Kehilangan Patok Pemersatu Ukhuwah - Gudang Berita Viral

MENINGGAL di Makkah pada hari Selasa adalah doa beliau sejak lama. Karena ayah beliau meninggal di hari Selasa. Kakek dan buyut beliau pun meninggal di hari Selasa.

Mbah Maimoen adalah ulama yang all-round. Beliau ahli fikih, ahli hadis, ahli tafsir, dan ahli hikmah. Bisa menjelaskan rahasia-rahasia ibadah dalam Islam. Apa khasiatnya puasa, salat, haji.



Sangat dalam, bijak, dan luas hatinya. Di samping ilmu, juga kaya kebijaksanaan. Tutur katanya efektif; nasihatnya diikuti orang; sikapnya berwibawa; tindakannya tepat.

Saya rasa belum ada muridnya yang mampu mengikuti kebijakan dan kearifan beliau. Saya sendiri sering menerima pelajaran yang sangat berharga. Selain alim dan allamah (sangat alim), saya percaya beliau termasuk waliyyul autad, yang menjadi pasak di muka bumi.

Dengan kepergian beliau, kita benar-benar merasa guncang, kehilangan keseimbangan. Kehilangan patok yang selama ini memperkuat ukhuwah persatuan kita semua. Namun, kita semua patut bersyukur. Beliau saat ini berada di tempat orang-orang saleh yang dekat dengan Tuhan.

Beliau tawaduk luar biasa. Saya kalau sowan ke ndalem-nya di Sarang, makan harus bersama. Duduk harus satu kursi sama beliau di kursi yang agak panjang itu. Kalau saya mau pulang, diantar sampai ke mobil. Padahal, usia kami terpaut jauh. Beliau hampir 91 (tahun). Saya masih 66. Soal ilmu, saya nggak ada apa-apanya. Soal kearifan apalagi.

Ke saya yang lebih muda beliau menaruh hormat. Ngasih nasihat secara langsung nggak pernah. Apalagi menegur. Kalau ke organisasi, pesannya paling-paling jaga NU, jaga orisinalitas ahlussunnah wal jamaah, jangan liberal, jangan juga tekstual. Beliau tidak pernah mau menerima amplop. Orang-orang yang mau tabaruk biasanya ngasih amplop tidak langsung ke beliau. Karena kalau langsung pasti ditolak.

Selain itu, beliau orang yang diterima semua partai politik. Meskipun beliau orang PPP, yang di PKB tidak pernah sedikit pun berkurang hormatnya kepada beliau. Tokoh-tokoh parpol Islam semua menghormati beliau. Saat pilpres lalu, beliau termasuk yang mendinginkan suasana.

Sumbangan beliau sangat jelas bagi bangsa ini. Pesantren Sarang itu alumninya ribuan. Pinter-pinter semua. Sekelas Mbah Hasyim Muzadi, Musthofa Aqil, Ibnu Ubaidillah. Tidak ada ulama NU yang tidak kenal beliau.

Hari ini kita patut bersedih. Allah mencabut ilmu tidak langsung, tapi melalui wafatnya para ulama. Tugas kita melanjutkan perjuangan beliau dan memegang teguh semua wejangan, hikmah, dan mauidhoh dari Mbah Moen. Dengan tempat istimewa di Ma’la, saya juga sangat yakin beliau punya tempat yang istimewa di sisi-Nya.

*) Disarikan dari wawancara wartawan Jawa Pos Taufiqurrahman




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Rohingya Entitas yang Tak Pernah Ada - Gudang Berita Viral Rohingya Entitas yang Tak Pernah Ada
Senin, 19 Agu 2019, 00:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
Demokrat Khawatir Jika Kursi Menkominfo Dikuasai Menteri dari Parpol - Gudang Berita Viral Demokrat Khawatir Jika Kursi Menkominfo Dikuasai Menteri dari Parpol
Senin, 19 Agu 2019, 00:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Tjahjo Kumolo Pamit  - Gudang Berita Viral Tjahjo Kumolo Pamit
Senin, 19 Agu 2019, 00:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print