Minggu, 22 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Senin, 02 Sep 2019, 19:00:06 WIB, 2 View Tim Redaksi, Kategori : News
Kesempatan Terakhir Leo Untuk Menjadi Juara Dunia Junior - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com-Tahun ini merupakan kesempatan terakhir bagi Leo Rolly Carnando untuk bersaing di level junior. Dia berulang tahun ke-18 pada 29 Juli lalu. Kejuaraan dunia junior akhir bulan ini bisa jadi turnamen penutup baginya sebelum benar-benar naik ke level senior.

—-



PADA Kejuaraan Dunia Junior 2019 yang digelar di Kazan, Rusia, mulai 30 September, Leo Rolly Carnando bakal kembali terjun di dua sektor. Yakni di ganda putra bersama Daniel Marthin. Juga ganda campuran dengan Indah Cahya Sari Jamil. Mereka diharapkan bisa membawa Merah Putih ke puncak tertinggi, seperti di kejuaraan Asia sebulan lalu. Saat Leo bersama Daniel serta Indah merebut gelar.

Khususnya, Leo/Indah yang berstatus sebagai juara bertahan pada kejuaraan dunia nanti. Saat ini pelatih pratama ganda putra Thomas Indratjaja sedang mempersiapkan agar fisik Leo bisa maksimal di Kazan. Selain menjaga stamina agar kuat bermain di dua sektor, Leo menurut Thomas, masih punya beberapa catatan kecil.

Akurasi pukulan, power, dan fokus masih perlu diasah.

”Akurasi dan cara berpikir yang lebih utama,” kata Thomas ketika ditemui Jawa Pos di pelatnas Cipayung pekan lalu. ”Kadang faktor non-teknis ini bisa sangat menganggu. Entah itu dari media sosial atau ego sendiri. Harus dijaga. Jangan sampai merasa lebih, karena sudah menangan. Overconfident itu bisa merugikan kalau dia lengah,” paparnya.

Di mata Thomas, atlet binaan PB Djarum itu punya potensi yang bagus. Itulah kenapa Leo ditarik untuk berlatih di pelatnas PP PBSI, Cipayung, Jakarta, sejak awal 2018. Bakatnya itu memungkinkan Leo untuk bermain rangkap. Secara fisik memang melelahkan. Tapi Leo punya tekad dan komitmen yang luar biasa dengan kesempatan yang sudah diberikan itu.

Namun, bukan berarti kondisi itu akan dilanjutkan di level senior. Leo bakal difokuskan untuk bermain di sektor ganda putra saja bersama Daniel. Thomas melihat, peluang Leo untuk bersinar di level senior tetap ada. ”Untuk urusan skill, dia tipe yang gampang menyesuaikan. Yang penting harus tetap kerja keras dan fokus. Dia harus konsisten untuk meningkatkan semuanya,” tegas pelatih dari PB Tangkas itu.

Agustus lalu, Leo/Daniel coba diterjunkan di Akita Masters. Pada turnamen berlevel super 100 di Jepang itu, hasilnya lumayan. Leo/Daniel bisa sampai babak perempat final. Mereka kandas di tangan ganda putra senior Tiongkok Huang Kaixiang/Liu Cheng dalam rubber game seru yang berakhir 22-20, 13-21, 18-21.

”Masih kalah jam terbang. Itu perlu proses. Secara teknis mereka bisa mengimbangi dan hampir menang,” kata Thomas.

Leo sendiri santai menyongsong naik jenjang ke level senior. Kekhawatiran apakah mampu mempertahankan prestasi jelas pernah terbesit dalam benaknya. Tetapi dia tidak ingin menjadikan itu sebagai beban berat.

”Tiap hari latihan kok, kenapa harus khawatir,” tandas Leo. ”Kepikiran mungkin iya, tapi kami kan latihan terus. Nggak tahu juga ke depan bakal gimana, jadi nggak mau muluk-muluk dulu. Jalani saja agar lebih percaya diri,” ucap Leo.

Layaknya pemain lain, Leo pasti punya keinginan untuk tampil di ajang multievent bergengsi. Seperti SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade. Juga turnamen-turnamen BWF Tour level tinggi seperti All England dan Indonesia Open. Namun, dia sadar bahwa itu perlu proses panjang. Apalagi, ganda putra Indonesia sangat ”padat”.

Banyak pasangan yang peringkatnya jauh di atas mereka.

Di luar tiga pasangan yang ada di jajaran 6 besar dunia (Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, M Ahsan/Hendra Setiawan, dan Fajar Alfian/M. Rian Ardianto), setidaknya ada lima pasangan potensial yang harus mereka ”langkahi”. Antara lain Wahyu Nayaka/Ade Yusuf Santoso (27), Berry Angriawan/Hardianto (32), dan Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi (49).

Leo/Daniel harus bekerja keras mengerek peringkat mereka. Untuk itu, para pelatih sudah menyiapkan program. Termasuk menerjunkan mereka ke turnamen-turnamen super 100 dan 300. Sayang, Thomas maupun Herry Iman Pierngadi belum bersedia memberi tahu turnamen apa saja yang dirancang buat mereka.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Bambang Paningron dan Asia Tri - Gudang Berita Viral Bambang Paningron dan Asia Tri
Minggu, 22 Sep 2019, 19:00:08 WIB, Dibaca : 0 Kali
Osaka Akhirnya Berhasil Juara di Osaka - Gudang Berita Viral Osaka Akhirnya Berhasil Juara di Osaka
Minggu, 22 Sep 2019, 19:00:08 WIB, Dibaca : 0 Kali
Senator Sulsel Sarankan Jokowi Angkat Pendiri Unhan Jadi Menhan - Gudang Berita Viral Senator Sulsel Sarankan Jokowi Angkat Pendiri Unhan Jadi Menhan
Minggu, 22 Sep 2019, 19:00:08 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print