Senin, 14 Oktober 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Minggu, 29 Sep 2019, 09:00:37 WIB, 4 View Tim Redaksi, Kategori : News
Kerusuhan Wamena: 400 Perantau Minang Ditampung di Tenda Pengungsian - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Kondisi di Wamena pasca kerusuhan mulai membaik. Para pendatang memilih untuk pulang kampung. Sebagian masih bertahan di pengungsian sementara.

Ketua DPW Ikatan Keluarga Minang (IKM) Papua Zulhendri saat dihubungi Padang Ekspres (Jawa Pos Group) menyebut, pasca kerusuhan warga Minang berada di tenda pengungsian. Mereka tersebar di Sentani dan Wamena. Di Sentani terdapat 170 orang masyarakat Sumbar yang berada di tenda pengungsian.



“Hingga saat ini masih ada sekitar kurang lebih 400 sampai 450 masyarakat kita (perantau Minang) di Wamena. Namun tadi sekitar 40 orang sudah pulang ke Sumbar dengan berangkat sendiri-sendiri,” ungkapnya. Para pengungsi itu berada di Makodim dan Mapolres Wamena.

Hari ini, Minggu (29/9), para perantau yang berada di Wamena akan ditemui oleh Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit.

Zulhendri menambahhkan, kondisi di Papua dan Wamena secara khusus sudah berangsur kondusif. Masyarakat Sumbar juga dalam keadaan aman di tempat pengungsian sementara.

Kini pengurus IKM Papua tengah mendata para perantau Minang yang memilih tetap tinggal di Papua dan ingin dipulangkan ke Sumbar. “Mudah-mudahan dengan kedatangan Wagub Sumbar ke Papua bisa sedikit menghibur masyarakat kita di sini. Dan juga kami berharap agar semua ini bisa selasai dengan aman dan damai,” harapnya.

Sementara itu, Wagub Sumbar Nasrul Abit sudah berada di Papua sejak Sabtu (28/9). Kehadirannya untuk melihat langsung kondisi para perantau Minang yang menjadi korban kerusuhan Wamena. Kemarin dia bertemu para perantau di Sentani.

“Kami menuju ke tenda pengungsian warga Sumbar untuk menemui saudara kita di sana,” kata Nasrul Abit saat dihubungi Padang Ekspres.

“Kami pun sudah bertemu dengan Wakapolda dan Danrem untuk memastikan kondisi Wamena dan Papua secara umum dan kondisi masyarakat Sumbar di sana. Alhamdulillah kata Wakapolda dan Danrem, kondisi Papua saat ini sudah berangsur kondusif dan terkendali. Semua warga Sumbar sudah berada di tempat pengungsian baik di Sentani maupun Wamena,” sambungnya.

Nasrul Abit menyempatkan membezuk salah satu warga Sumbar yang menjadi korban dari kerusuhan di salah satu Rumah Sakit di Sentani. “Alhamdulillah, beliau sudah semakin membaik. Tentunya kita berdoa agar kembali sehat dan normal,” harap Nasrul Abit.

Nasrul menyampaikan, setelah bertemu dengan warga Sumbar di tenda pengungsian di Sentani, terdapat dua permintaan dari masyarakat di sana. Pertama, masyarakat yang ingin tetap tinggal di Papua untuk melanjutkan kehidupan. Namun keseluruhan mereka tidak mempunyai modal lagi untuk berwirausaha.

“Semua modal mereka habis, tapi mereka ingin tetap tinggal di Papua untuk kembali berjuang. Kalau tetap pulang ke Sumbar, mereka pun bingung mau mengerjakan apa,” tukasnya.

Selain itu ada juga warga Sumbar yang ingin dipulangkan segera ke kampung halaman. Untuk itu, ia meminta jajaran Pemprov Sumbar dan IKM Papua untuk mendata perantau yang ingin tetap pulang ke Sumbar.

“Ya bagi masyarakat kita yang mau pulang, InsyaAllah akan kami fasilitasi. Mereka saat ini diminta untuk mendata diri dan keluarga mereka, dan mempersiapkan segala keperluan untuk pulang ke Sumbar,” ucapnya.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



 Prakiraan Cuaca Ibu kota Awal Pekan Ini  - Gudang Berita Viral Prakiraan Cuaca Ibu kota Awal Pekan Ini
Senin, 14 Okt 2019, 05:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Pemerintah Ajak Petani Garap Hilirisasi Kakao  - Gudang Berita Viral Pemerintah Ajak Petani Garap Hilirisasi Kakao
Senin, 14 Okt 2019, 05:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Kementan Pacu Pengendalian Blas Pakai Agens Hayati  - Gudang Berita Viral Kementan Pacu Pengendalian Blas Pakai Agens Hayati
Senin, 14 Okt 2019, 05:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print