Selasa, 19 November 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Kamis, 31 Okt 2019, 19:00:12 WIB, 12 View Tim Redaksi, Kategori : News
Kerja Sama Pemkot-Kitakyushu, Biakkan Kunang-Kunang di Mangrove - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Pengembangan kawasan konservasi pantai timur Surabaya (pamurbaya) tidak hanya fokus pada keanekaragaman hayati. Pemkot akan bekerja sama dengan Pemkot Kitakyushu untuk pengembangbiakan satwa berupa kunang-kunang. Satwa tersebut bakal menjadi indikator kualitas udara di kebun raya.

Beberapa rencana disiapkan untuk pengembangan area kebun raya mangrove tahun depan. Di antaranya, pengembangan fisik kawasan. Jenis flora dan fauna juga ditambah. Sejumlah pihak digandeng untuk pelaksanaan proyek tersebut. Salah satunya Kitakyushu. Kota di Prefektur Fukuoka itu merupakan sister city Surabaya sejak 2012. Kerja samanya meliputi banyak bidang. Mulai pendidikan, kebudayaan, hingga lingkungan.



Kini, hubungan kerja sama makin meningkat. Salah satunya pengembangan kunang-kunang di Surabaya. Terutama di wilayah pengembangan kebun raya mangrove. Mulai Wonorejo, Medokan Sawah, hingga Gunung Anyar. ’’Nanti, ada penelitian untuk mengembangbiakkan serangga itu,’’ ujar Kabid Ekonomi Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Ivan Wijaya.

Tahun lalu, peneliti Jepang datang ke Ekowisata Mangrove Wonorejo. Mereka meninjau kondisi lingkungan sekitar. Termasuk potensi pengembangan tanaman yang akan hidup di sepanjang aliran sungai tersebut.

Kunang-kunang dipilih lantaran tempat hidupnya yang tidak sembarangan. Serangga yang mengeluarkan cahaya dalam kondisi gelap itu hidup di habitat yang memiliki kualitas baik. Jadi, tidak bisa hidup di sembarang tempat.

Jika di suatu tempat ditemukan kunang-kunang, lokasi tersebut bisa dipastikan memiliki air yang baik dan udara yang bersih. Hal itulah yang berusaha dikejar Pemkot Surabaya. Bahkan, di Kitakyushu, kunang-kunang menjadi agenda wisata. Yakni, acara pelepasliaran serangga tersebut.

Ivan menyebutkan, kerja sama juga dilakukan terhadap budi daya jenis tanaman di sana. Yakni, cara mengembangbiakkan tanaman yang benar agar lebih maksimal. ’’Jenis tanamannya meliputi yang galur maupun yang murni,’’ katanya.

Kitakyushu juga akan membantu penyuluhan di lingkungan tersebut. Terutama ke warga di dekat kawasan pengembangan. Fokus utamanya soal cara menjaga lingkungan di sana.

Kerja sama juga dilakukan bersama Yayasan Kebun Raya Indonesia (YKRI). Lembaga tersebut bakal membantu penambahan varietas baru di sana dengan nilai total Rp 2,5 miliar. ’’Rencananya, bantuan itu dalam bentuk bibit,’’ jelasnya.

Tanaman dan bibit tersebut akan melengkapi 22 spesies koleksi yang saat ini existing. Di seluruh Indonesia, ada 37 jenis. Dengan begitu, Kebun Raya Mangrove di Surabaya bakal memiliki koleksi terlengkap.

Jembatan Gantung Tinggal Finishing

Penambahan fasilitas penunjang untuk wisatawan di kebun raya mangrove juga direalisasikan. Salah satu yang segera rampung adalah jembatan gantung penghubung dua kawasan konservasi tersebut. Saat ini pengerjaan masuk tahap finishing.

Jembatan tersebut menghubungkan dua sisi kebun raya di Gunung Anyar dengan Medokan Sawah. Desain yang dipilih sengaja jembatan gantung. Tujuannya, pengunjung bisa menikmati sensasi yang berbeda saat berdiri di jembatan tali itu.

Aktivitas nelayan yang tiap hari berlalu-lalang di kali itu menjadi alasan jembatan dibangun dengan tali baja. Dengan demikian, tidak perlu tiang di tengah jembatan. Tiang atau penyangga cukup di kiri dan kanan badan sungai.

Dinas pekerjaan umum bina marga dan pematusan (DPUBMP) menyebut akses selebar 1 meter tersebut mampu menahan beban hingga 20 orang. Namun demi keamanan, jumlahnya dibatasi hanya enam orang sekali jalan.

Meski belum dibuka penuh, beberapa pengunjung penasaran. Salah satunya Afida Aisyah yang datang bersama kedua temannya. ”Sempat mau ke sana, tapi dilarang sama bapak tukangnya,” jelasnya.

Memang petugas sering kewalahan saat banyak pengunjung yang datang. Apalagi sore ketika para pekerja sudah pulang. ”Banyak yang coba ke sana, padahal sudah dipalang,” ujar Ani, salah seorang petugas.

Dia mengatakan, saat ini beberapa fasilitas di sana sudah bisa digunakan pengunjung. Misalnya, jogging track yang telah rampung. Hanya, masih ada penambahan kelengkapan berupa pagar pengaman. ”Pengunjung paling ramai saat akhir pekan. Sudah banyak yang tahu lokasi ini,” jelasnya.




Sumber: jawapos.com

Tag: viral, berita viral, hot news, news, gudang berita viral, jawapos, tribunnews, kompas, Kerja Sama Pemkot-Kitakyushu, Biakkan Kunang-Kunang di Mangrove

Tag: News



Wisnu Murti, Mahasiswa UWK Peraih Puluhan Piala Off-Road - Gudang Berita Viral Wisnu Murti, Mahasiswa UWK Peraih Puluhan Piala Off-Road
Selasa, 19 Nov 2019, 20:00:12 WIB, Dibaca : 1 Kali
Setelah Dualisme Panjang, Akhirnya PPP Islah - Gudang Berita Viral Setelah Dualisme Panjang, Akhirnya PPP Islah
Selasa, 19 Nov 2019, 20:00:12 WIB, Dibaca : 0 Kali
Jaringan Pedofil Mangsa 546 Pemuda Afghanistan - Gudang Berita Viral Jaringan Pedofil Mangsa 546 Pemuda Afghanistan
Selasa, 19 Nov 2019, 20:00:12 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print