Jumat, 23 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Senin, 05 Agu 2019, 17:00:07 WIB, 1 View Tim Redaksi, Kategori : News
Kementerian ESDM Sebut Kompensasi dari PLN Bisa Sampai Rp 1 Triliun - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN) bertanggung jawab atas insiden padamnya listrik (blackout) di sebagian wilayah Jawa. Kementerian ESDM meminta pihak PLN untuk tak sekedar menyampaikan permohonan maaf ke masyarakat.

Kementerian ESDM juga meminta PLN untuk memberikan ganti rugi atau kompensasi kepada konsumen yang mengalami kerugian atas gangguan listrik tersebut.



“Kami mendorong teman-teman PLN untuk menunjukkan rasa tanggung jawabnya, tidak cukup minta maaf. Kalau kurang melayaninya, harus dong menerima sanksi dalam bentuk (kewajiban pemberian) kompensasi,” kata Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Rida Mulyana saat berjumpa dengan awak media di Gedung ESDM, Jakarta, Senin (5/8).

Rida menyatakan, setidaknya PLN harus menganggarkan Rp 1 triliun untuk membayar kompensasi kepada konsumen. Angka tersebut berdasarkan perkiraan banyaknya jumlah pelanggan yang terkena dampak di sebagian wilayah Jawa.

“Kompensasi plus minus Rp 1 triliun. Itu dihitung dari jumlah berapa pelanggannya (yang terdampak pemadaman),” terangnya.

Sebagai informasi, pemberian kompensasi telah diatur dalam Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 27 Tahun 2017 dan Undang-undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan. Pasal 29 Ayat (1) huruf b UU Ketenagalistrikan menyebut, konsumen harus mendapat tenaga listrik secara terus-menerus dengan mutu dan keandalan yang baik.

Sedangkan pada huruf e disebutkan, konsumen bisa mendapat ganti rugi apabila terjadi pemadaman yang diakibatkan kesalahan dan/atau kelalaian oleh pemegang izin usaha. Menurut Rida, kompensasi dapat diberikan kepada pelaku usaha maupun masyarakat umum, baik pelanggan prabayar maupun pascabayar.

“Kalau prabayar nanti akan menambah saat isi ulang. Misalnya beli pulsa Rp 50 ribu akan mendapat Rp 80 ribu,” pungkas Rida.

Seperti diberitakan sebelumnya, PLN telah berkomitmen untuk menebar ganti rugi atau kompensasi kepada pelanggan atas insiden blackout di sebagian wilayah Jawa pada Minggu (4/8) kemarin. Kompensasi yang diberikan sesuai deklarasi Tingkat Mutu Pelayanan (TMP) dengan indikator lama gangguan.

Dari situ, diperkirakan kompensasi akan diberikan sebesar 35 persen dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen golongan tarif adjustment, dan sebesar 20 persen dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen pada golongan tarif yang tidak dikenakan penyesuaian tarif tenaga listrik (non-adjustment). Penerapan ini diberlakukan untuk rekening bulan berikutnya.

Plt Direktur Utama (Dirut) PLN Sripeni Inten Chayani mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan pengumpulan data pelanggan mana saja yang akan mendapatkan kompensasi. Termasuk data pelaku usaha yang menanggung kerugian akibat blackout PLN.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



 Kamil Ingin Pasar Cisarua Jadi Primadona  - Gudang Berita Viral Kamil Ingin Pasar Cisarua Jadi Primadona
Jumat, 23 Agu 2019, 03:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Madrid Pinjamkan Madrid Pinjamkan 'Messi Jepang' ke Mallorca
Jumat, 23 Agu 2019, 03:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Chamberlain Perpanjang Kontrak di Liverpool  - Gudang Berita Viral Chamberlain Perpanjang Kontrak di Liverpool
Jumat, 23 Agu 2019, 03:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print