Rabu, 21 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Sabtu, 03 Agu 2019, 22:00:07 WIB, 1 View Tim Redaksi, Kategori : News
Kementan Bangun Grand Design Hortikultura 2020-2024 Berbasis Korporasi - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Kementerian Pertanian mentargetkan Indonesia bisa menjadi lumbung pangan dunia pada 2045. Untuk mencapai itu telah disiapkan strategi tahap awal dengan menyiapkan Grand Design arah pembangunan Holtikultura 2020-2024 guna memastikan target-target yang dicanangkan bisa berjalan on the track.

“Kami ingin pengembangan hortikultura bisa ditata agar mampu menjawab tantangan dan peluang mengisi pasar ekspor dunia. Tentunya diperlukan grand design yang lebih progresif untuk mengoptimalkan potensi hortikultura Indonesia. Salah satunya melalui pengembangan kawasan hortikultura berbasis korporasi,” ujar Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, Prihasto Setyanto, di sela kegiatan melepas ekspor bawang merah ke Thailand dan Singapura di Kompleks Pergudangan Marunda Tarumajaya Bekasi, Rabu (2/8).



Prihasto menjelaskan, ide awal penyusunan grand design ini adalah dari kegiatan Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera atau BEKERJA yang digagas Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Rakyat miskin diberi paket bantuan 50 ekor ayam, benih sayuran dan benih buah-buahan agar pendapatan mereka meningkat pada jangka pendek, menengah dan panjang” tutur pria yang akrab dipanggil Anton itu.

Menurut Dirjen Hortikultura yang baru dilantik tanggal 29 Juli lalu itu, rata-rata luas kepemilikan lahan pertanian di Indonesia masih sangat kecil, hanya sekitar 0,3 hektare per kapita sehingga dinilai tidak mencapai skala ekonomi yang layak.

“Namun jika setiap 0,3 hektare lahan ini dihimpun dan digabung kedalam satu kelompok masyarakat atau model korporasi, akan menjadi luas dan berdampak ekonomi yang signifikan. Itulah industri pertanian berbasis korporasi yang dimaksud oleh Presiden Jokowi,” terang pria yang akrab dipanggil Anton tersebut.

Ke depan, lanjutnya, konsep pengembangan kawasan hortikultura akan mengadopsi pola korporasi tersebut. Polanya bukan lagi kecil-kecil seperti yang terjadi saat ini. Apabila di satu kabupaten kondisi lahannya cocok, agroklimatnya sesuai, diberi bantuan satu jenis komoditas buah dengan luasan 500 sampai 1000 hektare tergantung skala ekonominya. Dengan begitu kelak kabupaten tersebut bisa menjadi sentra buah nasional.

Ilustrasi produk tanaman holtikultura yang tumbuh bagus di iklim tropis seperti di Indonesia. (Dok.Humas Kementan)

“Kalau terus bertahan kecil-kecil dan tidak mencapai skala ekonomi, akan berat kita menghadapi persaingan pasar global. Konsep kawasan ini, saya yakin mampu melejitkan ekspor hortikultura di masa yang akan datang,” tukas Anton optimis.

Tentu program ini perlu sinergitas antar Direktorat lingkup Ditjen Hortikultura. Contohnya untuk program pengembangan kawasan manggis berdaya saing, Direktorat Buah menentukan kabupaten mana yang lahan dan agroklimatnya sesuai. Direktorat Perbenihan fokus menyediakan benih unggul bermutu. Direktorat Perlindungan mendukung dari aspek pengendalian OPT (Organisme Pengganggu Tanaman-red), serta Direktorat pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura terus memperluas pemasaran dan ekspornya.

“Nah, apabila semua pihak mengeroyok, pasti komoditas hortikultura Indonesia akan berkembang di satu kawasan, dan dengan sendirinya pasti korporasi pertanian akan terbentuk” pungkas Anton.

Dihubungi terpisah, Guru Besar pada Pusat Kajian Holtikultura Tropika IPB, Prof. Sobir, mendukung upaya Kementerian Pertanian menata desain pengembangan hortikultura.

“Tantangan hortikultura ke depan semakin kompleks. Pemerintah pusat, daerah serta stakeholder terkait harus bersama-sama membenahi kembali kawasan hortikultura, baik buah-buahan, sayuran, florikultura maupun tanaman obat agar mampu menjawab tantangan kompetisi global. Pendekatan korporasi menurut saya oke dilakukan, selama diikuti konsistensi kebijakan dan pengawalannya di lapangan. Tanggalkan ego wilayah atau ego-ego sektoral ketika mengelola dan mengembangkan hortikultura nasional,” paparnya.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Situasi Sudah Kondusif, Titik Vital Papua Barat Masih Dijaga Ketat - Gudang Berita Viral Situasi Sudah Kondusif, Titik Vital Papua Barat Masih Dijaga Ketat
Rabu, 21 Agu 2019, 16:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali
Ujian Tulis Berbasis Komputer Maju, Siswa Bisa Stres - Gudang Berita Viral Ujian Tulis Berbasis Komputer Maju, Siswa Bisa Stres
Rabu, 21 Agu 2019, 16:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali
Tambah Cash Flow, BUMN Bakal Jual Sepuluh Ruas Tol Tahun Ini - Gudang Berita Viral Tambah Cash Flow, BUMN Bakal Jual Sepuluh Ruas Tol Tahun Ini
Rabu, 21 Agu 2019, 16:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print