Senin, 19 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Rabu, 31 Jul 2019, 10:00:10 WIB, 3 View Tim Redaksi, Kategori : News
Kemendagri Tak Polisikan Hendrawan, Namun Akan Diberi Penghargaan - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Kementerian Dalam Negeri menegaskan, pihaknya tidak melaporkan pemilik akun @hendralm, yakni Hendra Hendrawan (23), karena membuat viral isu jual beli data kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) dan kartu keluarga (KK). Namun pemilik akun tersebut bisa diberi penghargaan.

“Kalau nanti Hendra berjasa, kita beri penghargaan sebagai bentuk peran serta masyarakat. Kami lihat dulu ya. Kan kita ini ingin memberikan reward dan punishment,” kata Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri Zudan Arif Fakhrulloh saat dikonfirmasi, Rabu (31/7).



“Yang berjasa kita beri reward, yang bandel, nakal, kita jewer. Polisilah nanti yang memberikan proses-prosesnya, sampai nanti berujung di pengadilan,” sambungnya.

Zudan menuturkan, pihaknya tidak melaporkan Hendra Hendrawan selaku pemilik akun yang menyebarkan isu jual-beli data kependudukan itu, melainkan melaporkan peristiwa jual-beli data kependudukan itu ke Direktorat Tindak Pidana Cyber Bareskrim Polri. Menurutnya, polisi akan mengembangkan kasus itu. Bila tak bersalah, pemilik akun @hendralm tak perlu merasa resah.

“Kami pertama melihat masyarakat harus berperan serta aktif dalam memberantas tindak kejahatan. Kalau memang dia tidak ada niat melawan hukum, ya, tenang saja lah tidak usah khawatir,” ucap Zudan.

Zudan pun menyampaikan, peran aktif dalam memberantas tindak kejahatan penyalahgunaan data pribadi bisa berupa melapor ke polisi atau Dukcapil. Zudan tak melarang isu itu diangkat di media sosial.

“Mau ke medsos boleh, tapi dibuat dengan misalnya, ini ada berita seperti ini, benar atau tidak? Dukcapil dan polisi akan lebih efektif,” ungkap Zudan.

Namun pemerintah tak menghendaki kegaduhan. Sebab, kegaduhan bisa merugikan iklim bisnis di Indonesia. Soal penyalahgunaan data pribadi, isu itu bisa menimbulkan ketidakpercayaan pelaku bisnis terhadap kondusivitas Indonesia.

“Kalau ada hal-hal yang mencurigakan di medsos segera lapor ke polisi atau Dukcapil setempat, supaya kita bisa segera melakukan deteksi dini dan tindakan lebih awal, sehingga tidak berkembang menjadi kegaduhan dan menyebabkan distrust terhadap pemerintah dan terhadap bisnis di Indonesia,” pungkasnya.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Rohingya Entitas yang Tak Pernah Ada - Gudang Berita Viral Rohingya Entitas yang Tak Pernah Ada
Senin, 19 Agu 2019, 00:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
Demokrat Khawatir Jika Kursi Menkominfo Dikuasai Menteri dari Parpol - Gudang Berita Viral Demokrat Khawatir Jika Kursi Menkominfo Dikuasai Menteri dari Parpol
Senin, 19 Agu 2019, 00:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Tjahjo Kumolo Pamit  - Gudang Berita Viral Tjahjo Kumolo Pamit
Senin, 19 Agu 2019, 00:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print