Selasa, 17 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Rabu, 11 Sep 2019, 15:00:06 WIB, 1 View Tim Redaksi, Kategori : News
Kegigihan Mengantar Mereka Mendekat ke Impian Besar - Gudang Berita Viral

Ada yang tiap hari harus berbagi lapangan dengan 13 pemain lain. Ada yang sakit saat Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis dihelat di kota sendiri. Ada pula yang baru lolos setelah mencoba tiga kali.

RAGIL PUTRI IRMALIA, Purwokerto, Jawa Pos



KEKAGETAN tergambar jelas di wajah Hasna Yusria Qanita. Seperti tidak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar.

Dari atas panggung, namanya yang pertama disebut Manajer PB Djarum Fung Permadi sebagai peraih Super Tiket tambahan.

Tapi, kekagetan itu hanya sesaat. Berganti kebungahan tak terkira. Upik (bocah putri) 10 tahun tersebut mengucap syukur sembari menutupkan kedua tangan ke wajah, sebelum kemudian bergegas ke panggung.

”Doa dia dan doa kami sebagai orang tua terkabul,” kata Sriyanto, ayah Hasna, yang mendampingi sang buah hati selama mengikuti Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis 2019 di GOR Satria, Purwokerto, Jawa Tengah.

Super Tiket tambahan diberikan kepada mereka yang kalah dalam audisi, tapi dipilih tim pemandu bakat. Dalam audisi di Purwokerto yang berakhir kemarin (10/9), dibagikan 15 Super Tiket tambahan. Grand final akan diadakan pada 17–19 November di GOR Djarum, Kudus, Jawa Tengah.

Super Tiket tambahan itu jadi pengobat duka Hasna saat kalah dalam semifinal U-11 putri. Lewat pertarungan ketat dalam tiga game, bocah asal Ngawi, Jawa Timur, tersebut takluk 15-21, 21-13, 21-23 oleh Bunga Kirana Larasati asal Wonosobo, Jawa Tengah. ”Dia terpukul sekali saat kalah,” kata Sriyanto.

Apalagi, Hasna tahu, seperti sudah diumumkan pihak Djarum Foundation, tahun ini terakhir audisi digelar. Karena itu, harapan terakhirnya adalah bisa meyakinkan tim pemandu bakat untuk memberikan Super Tiket tambahan. Dan harapan itu terkabul. ”Tidak sia-sia kami datang jauh-jauh dari Ngawi ke sini,” kata Sriyanto.

Dari Ngawi, mereka naik kereta api Logawa, menempuh waktu selama enam jam untuk sampai ke Purwokerto. Datang pada Sabtu (7/9) malam, ternyata proses daftar ulang sudah tutup. Sebelumnya Sriyanto memang sudah mendaftarkan anaknya lewat online. ”Tapi, kan tetap ada daftar ulangnya,” ucap pria 43 tahun itu. Ternyata daftar ulang masih bisa dilakukan. ”Baru sesudahnya kami cari penginapan malam itu juga,” ujar Sriyanto.

Selain di Purwokerto, audisi tahun ini sebenarnya juga dihelat di Bandung, Surabaya, Solo, dan Kudus. Total ada 1.607 peserta yang dibagi ke dalam tiga kategori: U-11, U-13, dan U-15 putra dan putri.

Lalu, mengapa Sriyanto tak mendaftarkan sang putri untuk ikut audisi yang di Surabaya, ibu kota Jawa Timur, yang lebih dekat secara jarak? ”Saingannya lebih berat. Pemainnya dari klub-klub yang lebih bagus. Apalagi, peserta dari luar Jawa, seperti dari Bali dan Kalimantan, pasti larinya juga ke Surabaya yang lebih dekat,” terang ayah dua anak itu.

Ada banyak ragam cerita kegigihan lain dari mereka yang berhasil lolos dari audisi di Purwokerto. Perjuangan dan pengorbanan yang harus diambil demi mewujudkan cita-cita jadi pebulu tangkis hebat.

”Saya ingin seperti Susy Susanti,” kata Hasna menyebut idolanya, perebut emas tunggal putri Olimpiade 1992 yang di audisi kali ini jadi salah satu anggota tim pencari bakat.

Seperti Hasna, Elvira Putri Dwi Aprillian juga harus rela menempuh perjalanan jauh ke Purwokerto demi mimpi besarnya di bulu tangkis. Padahal, dia berasal dari Kabupaten Bandung, tetangga Kota Bandung, salah satu lokasi audisi kali ini.

Ketika audisi di Bandung dihelat pada 28–30 Juli lalu, dia sakit. Karena itu, peserta kategori U-11 putri tersebut mengejar audisi yang di Purwokerto dengan didampingi kedua orang tuanya, Enjang Barnas dan Imas Rosita. ”Lega sekali, ikut pertama kali bisa lolos. Tapi, kalau misalnya tadi nggak lolos, tetap mau mengejar audisi di kota lain karena saya ingin bisa masuk ke PB Djarum,” ungkap pengagum Gregoria Mariska Tunjung yang kemarin menundukkan Wanda Swi Syafitri 21-12, 21-14 di semifinal itu.

Kalau Elvira langsung lolos di keikutsertaan pertama, Afizzah Rahmahani baru meraihnya di partisipasi ketiga. Dalam audisi 2017 dan 2018, upik asal Purbalingga, Jawa Tengah, tersebut selalu terhenti di tahap skrining.

”Alhamdulillah, nggak menyangka bisa lolos,” kata Afizzah, pengagum Kevin Sanjaya Sukamuljo, yang juga merebut Super Tiket tambahan.

Tapi, dia sadar, di Kudus kelak tantangannya bakal jauh lebih berat. Dan itu berarti dia harus semakin giat berlatih di klubnya, PB Jupiter, Banjarnegara, yang berjarak hampir 30 kilometer dari tempat tinggalnya.

Antusiasme yang ditunjukkan bakat-bakat belia seperti Hasna, Elvira, dan Afizzah itu yang sangat dikagumi Susy Susanti. Kebetulan, di audisi kali ini Susy mendapat tugas khusus memantau sektor putri. ”Saya lihat tadi ada beberapa potensi. Yang seperti itu perlu dukungan untuk pembinaan yang tepat agar bisa menjadi juara-juara baru,” kata kepala bidang pembinaan dan prestasi PBSI tersebut.

Hasna yang sudah terpantau potensinya, misalnya, sehari-hari berlatih di klub kecil di Ngawi, PB MNC. Hanya ada satu lapangan di sana. Yang digunakan 13 anak. ”Latihannya gantian, harus antre. Latihan sore hampir setiap hari, dari jam 3 sampai jam 7,” ungkap Hasna.

Audisi ini memang bukan yang pertama bagi Hasna. Sudah empat kali dia ikut. Tahun lalu dia juga lolos dengan Super Tiket tambahan saat audisi di Surabaya. Selangkah lagi ke tahap karantina, Hasna gugur. Kini kesempatan untuk unjuk gigi di Kudus datang lagi. ”Semoga kali ini tidak gagal lagi,” harapnya.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Ayo ke Bali! Fenomena Tanpa Bayangan Bakal Terjadi Oktober Depan - Gudang Berita Viral Ayo ke Bali! Fenomena Tanpa Bayangan Bakal Terjadi Oktober Depan
Selasa, 17 Sep 2019, 10:00:11 WIB, Dibaca : 0 Kali
Polri Bongkar Pabrik Rumahan Mi Mengandung Formalin dan Boraks - Gudang Berita Viral Polri Bongkar Pabrik Rumahan Mi Mengandung Formalin dan Boraks
Selasa, 17 Sep 2019, 10:00:11 WIB, Dibaca : 0 Kali
Petualangan Raja Gendam Berakhir di Pasar Sanglah Denpasar - Gudang Berita Viral Petualangan Raja Gendam Berakhir di Pasar Sanglah Denpasar
Selasa, 17 Sep 2019, 10:00:11 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print