Rabu, 18 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Senin, 02 Sep 2019, 11:00:09 WIB, 2 View Tim Redaksi, Kategori : News
Kebotakan Rambut, Ini Penyebab dan Solusi Penanganannya - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Pria sering mengalami masalah kebotakan pada rambut. Segala kesibukan dan beban pekerjaan yang ditanggung kaum Adam membuat risiko kebotakan semakin meningkat. Data menyebutkan kebotakan pada pria kini lebih bergeser ke usia 20 tahunan.

Penyebab kebotakan pada pria dan wanita memang beragam. Mulai dari stres, faktor genetik, pola hidup buruk, sering begadang, infeksi kulit kepala, jamur, dan ketombe.



“Gaya rambut yang sering diikat ke belakang bisa mempercepat kebotakan. Banyak pria alami kebotakan karena folikel rambut sangat sensitif pada hormon androgen pada pria. Sehingga mulai menyebabkan rambut menipis di depan kepala. Lalu diikuti rambut jarang-jarang. Pola-polanya dimulai dari belakang, garis rambut memundur. Bisa ke tengah kepala,” kata Dokter Spesialis Bedah Plastik dari RSKB Bina Estetika dr. Marie Valentine SpBP, kepada gudangberitaviral.com, Senin (2/9).

Salah satu masalah penampilan yang banyak dikeluhkan laki-laki dan perempuan adalah rambut rontok. Ini karena kondisi tersebut identik dengan faktor degeneratif atau penuaan. Meski sesungguhnya kerontokan rambut yang mempengaruhi kulit kepala atau anggota tubuh lainnya dapat disebabkan adanya faktor keturunan, perubahan hormonal, kondisi kesehatan tertentu hingga penggunaan obat-obatan yang selanjutnya mencetuskan kerontokan rambut.

Data menunjukan masalah kerontokan rambut ini lebih sering terjadi pada pria dibandingkan wanita. Kerontokan rambut pada pria terjadi separuh dari populasi pria usia diatas 50 tahun, yang disebabkan ketidakseimbangan hormon dehidrotestoteron (DHT) atau reseptor DHT yang berlebih di folikel rambut.

Hal ini selanjutnya menjadikan folikel rambut mengecil dan membuat rambut rontok dibagian depan atau dikenal sebagai hairline dan semakin meluas ke bagian tengah belakang. Pola hidup dan pola makan serta stress yang tinggi diduga menjadi faktor pemicu kebotakan lebih dini.

Penggunaan obat tertentu juga memicu terjadinya kerontokan rambut, seperti obat antidepressant, obat-obatan untuk penderita artritis sendi, obat-obat penderita jantung, hingga obat anti hipertensi. Demikian halnya pada individu yang sedang menjalankan prosedur radio terapi.

“Kebotakan mengacu pada kerontokan rambut secara berlebih di kulit kepala. Usia merupakan faktor yang paling berperan penting pada kondisi ini. Ada yang mencoba menutupi kebotakan dengan topi, namun ada juga yang memilih prosedur perawatan kulit kepala mulai dari penggunaan obat-obatan, laser terapi, hingga transplantasi rambut,” paparnya.

 

Terapi Rambut Rontok

 

Setiap harinya lebih kurang 100 helai rambut kita mengalami kerontokan, namun di hari yang sama rambut baru tumbuh, ini masih dalam batas normal. Sebelum seorang dokter melakukan terapi terkait rambut rontok, pemeriksaan fisik serta mendapatkan informasi terkait kondisi kesehatan pasien sangat diperlukan, bahkan tidak menutup kemungkinan dilakukan beberapa pemeriksaan penunjang di antaranya;

1. Pemeriksaan Darah
Untuk mengetahui kondisi kesehatan lain yang dapat menyebabkan kerontokan rambut.

2. Pull Test
Dokter akan menarik rambut pasien untuk melihat seberapa parah kerontokan yang terjadi.

3. Scalp Biopsy
Dokter mengambil sampel rambut dari kulit kepala pasien untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium dan melihat kemungkinan adanya infeksi pada kulit kepala.

 

Transplantasi Rambut

 

Transplantasi rambut atau restoration surgery adalah salah satu metode menangani kebotakan. Tindakan ini dilakukan dengan cara mengambil folikel hingga sebagian kecil kulit kepala yang masih ditumbuhi rambut, kemudian ditransplantasikan ke bagian kulit kepala yang mengalami kerontokan.

Untuk mendapatkan hasil optimal, prosedur bisa dilakukan lebih dari satu kali, atau diikuti dengan pemerian obat-obatan tertentu paska transplantasi rambut dilakukan. Badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat (FDA) juga sudah menyetujui penggunaan laser sebagai terapi untuk mengatasi rambut rontok.

Opsi lain yang juga dapat dilakukan adalah terapi stem cell, platelet rich plasma (PRP) sebagai terapi penunjang yang penting untuk rambut rontok.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Nina Zatulini Serbasensitif Selama Hamil - Gudang Berita Viral Nina Zatulini Serbasensitif Selama Hamil
Rabu, 18 Sep 2019, 08:00:11 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Janganlah Ragu Beriman kepada Yang Gaib  - Gudang Berita Viral Janganlah Ragu Beriman kepada Yang Gaib
Rabu, 18 Sep 2019, 08:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali
 AS Sebut China Bersedia Hentikan Ekspor Ilegal?  - Gudang Berita Viral AS Sebut China Bersedia Hentikan Ekspor Ilegal?
Rabu, 18 Sep 2019, 08:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print