Selasa, 12 November 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Rabu, 30 Okt 2019, 23:00:02 WIB, 6 View Tim Redaksi, Kategori : News
 Kasus Proyek WK, KPK Jadwal Ulang Periksa Saksi  - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com, Jakarta - Wakil Kepala Divisi II PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Fakih tidak memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (30/10/2019).

Fakih sedianya diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi pekerjaan fiktif dalam 14 proyek yang digarap PT Waskita Karya untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka mantan Kepala Divisi II PT Waskita Karya, Fathor Rachman.

"Pemeriksaan akan dijadwalkan ulang Jumat (1/10/2019)," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (30/10/2019).



Fakih merupakan saksi penting dalam sengkarut kasus dugaan korupsi pekerjaan fiktif di 14 proyek yang digarap PT Waskita Karya. Setidaknya, KPK telah mencegah Fakih bersama empat orang lainnya bepergian ke luar negeri.

Empat orang lainnya yang dicegah KPK ke luar negeri, yakni Fathor Rachman dan mantan Kabag Keuangan dan Risiko Divisi II PT Waskita Karya Yuly Ariandi Siregar yang juga menyandang status tersangka serta dua orang saksi yaitu Direktur Utama PT Waskita Beton Precast, Jarot Subana dan mantan pejabat pada Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera), Pitoyo Subandrio.

Tak hanya Fakih, karyawan PT Pura Delta Lestari, Happy Syarief juga mangkir dari pemeriksaan penyidik KPK pada hari ini. Hingga saat ini, kata Febri, Happy Syarief tidak memberikan informasi apapun atas ketidakhadirannya.

"Belum diperoleh informasi (ketidakhadiran Happy Syarief)," kata Febri.

KPK belakangan ini nampak getol mengusut kasus dugaan korupsi yang ditaksir merugikan keuangan negara hingga Rp 186 miliar tersebut. Sejumlah karyawan dan mantan karyawan PT Waskita Karya yang disinyalir mengetahui sengkarut kasus ini bergiliran dipanggil dan diperiksa penyidik.

Dalam kasus ini, Fathor dan mantan Kabag Keuangan dan Risiko Divisi II PT Waskita Karya Yuly Ariandi Siregar diduga menunjuk sejumlah perusahaan subkontraktor untuk melakukan pekerjaan fiktif pada 14 proyek yang dikerjakan oleh PT Waskita Karya. Proyek-proyek tersebut tersebar di Sumatera Utara, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Bali, Kalimantan Timur, hingga Papua.

Proyek-proyek tersebut sebenarnya telah dikerjakan oleh perusahaan lainnya, namun tetap dibuat seolah-olah akan dikerjakan oleh empat perusahaan yang teridentifikasi sampai saat ini. Diduga empat perusahaan tersebut tidak melakukan pekerjaan sebagaimana yang tertuang dalam kontrak.

Atas subkontrak pekerjaan fiktif ini, PT Waskita Karya selanjutnya melakukan pembayaran kepada perusahaan subkontraktor tersebut. Setelah menerima pembayaran, perusahaan-perusahaan subkontraktor itu menyerahkan kembali uang pembayaran dari PT Waskita Karya tersebut kepada sejumlah pihak, termasuk yang diduga digunakan untuk kepentingan pribadi Fathor dan Ariandi.

Atas tindak pidana ini, keuangan negara ditaksir menderita kerugian hingga Rp186 miliar. Perhitungan tersebut merupakan jumlah pembayaran dari PT Waskita Karya kepada perusahaan-perusahaan subkontraktor pekerjaan fiktif tersebut. [ton]




Sumber: inilah.com

Tag: viral, berita viral, hot news, news, gudang berita viral, jawapos, tribunnews, kompas, Kasus Proyek WK, KPK Jadwal Ulang Periksa Saksi

Tag: News



Bivitri: Kami Tak Perlu Mengajari Pak Mahfud - Gudang Berita Viral Bivitri: Kami Tak Perlu Mengajari Pak Mahfud
Selasa, 12 Nov 2019, 20:00:09 WIB, Dibaca : 0 Kali
BMKG Imbau Potensi Curah Hujan Lebat Sepekan ke Depan - Gudang Berita Viral BMKG Imbau Potensi Curah Hujan Lebat Sepekan ke Depan
Selasa, 12 Nov 2019, 20:00:09 WIB, Dibaca : 0 Kali
KPK Temukan 1,5 Juta Orang Penerima Bansos di Papua Tak Seusai NIK - Gudang Berita Viral KPK Temukan 1,5 Juta Orang Penerima Bansos di Papua Tak Seusai NIK
Selasa, 12 Nov 2019, 20:00:09 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print