Kamis, 22 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Senin, 12 Agu 2019, 12:00:12 WIB, 3 View Tim Redaksi, Kategori : News
Jutaan Jamaah Haji Bergerak Menuju Jamarat - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Masa lempar jumrah telah dimulai. Lebih dari 3 juta jamaah haji berbondong-bondong menuju Jamarat, lokasi melempar jumrah. Karena jamaah sangat banyak, otoritas Arab Saudi membagi waktu melempar jumrah berdasar negara asal. Tujuannya, tidak terjadi konsentrasi massa pada waktu bersamaan.

Jamaah dari Indonesia dan negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara dilarang melempar jumrah pada 10 Zulhijah (11 Agustus) pukul 04.00-10.00 waktu setempat. Kemudian, pada 12 Zulhijah (13 Agustus), waktu yang dilarang pukul 10.00-14.00. Untuk tanggal 11 dan 13 Zulhijah (12 dan 14 Agustus), jamaah Indonesia bebas melempar jumrah jam berapa pun.



Meski demikian, masih ada jamaah Indonesia yang melanggar aturan tersebut. “Jam 01.30 (waktu Arab Saudi, Red) sudah ada jamaah Indonesia melontar jumrah,” ucap Sekretaris Pertolongan Pertama pada Jamaah Haji (P3JH) dr Pradipta Suarsyaf. Dokter yang akrab disapa Dipta itu bertugas di pos 3 Jamarat. Dia menjelaskan, biasanya jamaah bergerombol sekitar lima orang untuk melontar jumrah. Dia sempat menanyakan alasan jamaah itu melontar jumrah di waktu yang dilarang tersebut. Ternyata, jamaah itu salah persepsi. “Banyak jamaah yang mengira jam 04.00-10.00 itu waktunya jamaah Indonesia. Padahal, itu waktu yang dilarang,” ungkapnya.

Dipta bertugas mulai pukul 00.00 sampai 12.00 kemarin. Dia mengatakan, setidaknya ada 15 orang yang memerlukan pertolongan di pos 3. Jamaah yang ditangani pos 3 umumnya kecapekan. Yang membutuhkan penanganan lebih lanjut dibawa ke Emergency Center Jamarat. Selain itu, jamaah yang mengalami kram biasanya diolesi krim otot dan dipijat. Ada juga yang perlu mengembalikan cairan tubuh dengan diinfus. Kasus yang butuh penanganan lanjut, misalnya, kadar gula darah naik signifikan. Jika demikian, jamaah yang bersangkutan dirujuk ke Emergency Center Jamarat.

Hilmi Setiawan (Jawa Pos)

Sejak pagi, jamaah haji, termasuk dari Indonesia, yang sudah melontar jumrah aqabah kembali ke hotel. Sementara itu, kondisi lalu lintas di sekitar Jamarat macet total, termasuk akses di sekitar kantor Daker Makkah. Akibat kemacetan itu, ada jamaah yang berjalan kaki dari Masjidilharam menuju hotel di sekitar Jamarat. Jaraknya sekitar 6 km. Mereka memilih ke Masjidilharam dahulu untuk menyelesaikan tawaf ifadah dan sai. Misalnya Fuqoha Bahruddin. Dia memilih ke hotel ketimbang kembali ke tenda di Mina setelah melontar jumrah. “Karena jaraknya hampir sama antara Jamarat ke tenda dengan Jamarat ke hotel,” jelasnya.

Rombongan jamaah haji dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Assunniyyah, Kencong, Jember, juga memilih untuk melontar jumrah aqabah pada pagi hari. Ketua KBIH Assunniyyah Gus Ahmad Ghonim Jauhari menuturkan, rombongannya melontar jumrah aqabah sekitar pukul 05.00 WAS.

”Alasannya agar jamaah segera bisa melepas pakaian ihram sehingga tak banyak pelanggaran haji,” katanya. Ketentuannya memang setelah jumrah aqabah, jamaah sudah bisa melakukan tahalul awal. Dengan demikian, jamaah bisa kembali mengenakan pakaian biasa. Meskipun ada ketentuan larangan melontar jumrah pagi hari pada 10 Zulhijah, Gus Ghonim menuturkan bahwa prosesnya berjalan lancar. Dia memilih untuk melontar jumrah di lantai 3. Di lantai 3 ini kondisinya cenderung sepi. Selain itu, banyak diisi jamaah dari Indonesia.

Menjelang magrib, jamaah haji Indonesia yang selesai melempar jumrah semakin banyak. Di antara mereka, ada yang terpisah dari rombongan.

Personel perlindungan jamaah (linjam) di pos 2 Yukama menuturkan, banyak jamaah haji yang menanyakan lokasi tenda. Ada juga jamaah lansia yang kelelahan sehingga butuh perawatan sementara oleh personel P3JH atau TGC.

Yukama berpesan, untuk hari berikutnya, jamaah lansia sebaiknya tidak perlu melontar jumrah sendiri. Mereka bisa membadalkan atau menitipkan lempar jumrah kepada jamaah lain. Sebab, jarak Jamarat dengan maktab cukup jauh. Jarak pulang pergi sekitar 7 km. Perjalanan sejauh itu harus ditempuh dengan berjalan kaki.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Defisit Membengkak, BPJS Kesehatan akan Naikkan Iuran - Gudang Berita Viral Defisit Membengkak, BPJS Kesehatan akan Naikkan Iuran
Kamis, 22 Agu 2019, 12:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
Teknologi 5G Mudahkan Banyak Hal, Kampanye Pilpres 2024 Pakai Hologram - Gudang Berita Viral Teknologi 5G Mudahkan Banyak Hal, Kampanye Pilpres 2024 Pakai Hologram
Kamis, 22 Agu 2019, 12:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
Warkop DKI Reborn 3 Usung Konsep Dono Kasino Indro Versi Milenial - Gudang Berita Viral Warkop DKI Reborn 3 Usung Konsep Dono Kasino Indro Versi Milenial
Kamis, 22 Agu 2019, 12:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print