Senin, 21 Oktober 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Senin, 07 Okt 2019, 15:00:07 WIB, 4 View Tim Redaksi, Kategori : News
Jokowi Didukung Terbitkan Perppu KPK, PPP: Presiden Belum Putuskan - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Sebanyak 76,3 persen masyarakat mendukung supaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan Perppu untuk membatalkan Revisi Undang-Undang KPK. Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengatakan, dalam mengeluarkan Perppu, Presiden Jokowi perlu merujuk banyak hal dan pertimbangan yang matang. Seperti melakukan kajian akademik dan diskusi publik.

“Survei itu jadi bahan pertimbangan saya kira bukan jadi bahan penentu. Menentukan UU itu tidak bisa kemudian berdasarkan hasil survei, tetapi harus kajian yang sifatnya akademik, kemudian melalui ruang-ruang perdebatan publik,” ujar Arsul Sani di Gedung DPR, Jakarta, Senin (7/10).



Namun demikian, jika nanti pada akhirnya Presiden Jokowi mengeluarkan Perppu KPK. Arsul mengatakan, Jokowi akan melakukan pertemuan dengan partai-partai politik koalisi.

“Presiden belum buat keputusan. Presiden hanya sampaikan tentunya nanti beliau pada saat akan membuat keputusan akan berkomunikasi kembali dengan parpol-parpol itu aja,” katanya.

Arsul mengatakan, Perppu KPK bisa dikeluarkan oleh Presiden Jokowi sebagai opsi terakhir setelah adanya berbagai masukan dan kajian akademik yang didapat oleh kepala negara tersebut.

“Partai-partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja dan yang ada di parlemen menyampaikan bahwa Perppu itu, kalau dalam bahasa yang simpel harus jadi opsi yang paling akhir, setelah semuanya dieksplor dengan baik tentunya,” ungkapnya.

Arsul berujar, partai-partai politik juga perlu diberikan ruang mengenai Perppu KPK ini. Karena bisa menyampaikan pandangannya mengenai setuju atau tidak, jika Presiden Jokowi mengeluarkan Perppu KPK.

“Tapi tentu partai-partai koalisi punya hak juga berdasarkan keyakinan-keyakinannya untuk juga menyampaikan pandangan-pandangannya, dan itu sudah disampaikan pada Presiden,” pungkasnya.

‎Sebelumnya, Lembaga Survei Indonesia (LSI) menggelar survei opini publik terhadap gerakan mahasiswa dan Perppu KPK. Tujuan dari survei ini salah satunya untuk mengetahui apakah masyarakat menerima atau menolak UU KPK hasil revisi.

Hasilnya, sebanyak 70,9 persen responden setuju bahwa UU KPK hasil revisi dapat melemahkan kinerja lembaga antirasuah dalam memberantas korupsi.

“Sebanyak 70,9 persen publik yang tahu revisi UU KPK, yakin bahwa UU KPK yang baru melemahkan KPK, dan yang yakin sebaliknya hanya 18 persen,” kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan di Erian Hotel Jakarta Pusat, Minggu (6/10).

Menurut dia, 76,3 persen publik kemudian meminta agar Presiden Jokowi menerbitkan Perppu KPK. Sementara itu, yang menolak Perppu KPK hanya 12,9 persen.

“Lebih 3/4 publik yang mengetahui revisi UU KPK, menyatakan setuju Presiden keluarkan Perppu. Aspirasi publik menilai UU KPK melemahkan upaya pemberantasan korupsi. Jalan keluarnya adalah mengeluarkan Perppu. Dan (Perppu) itu kewenangan presiden,” jelas Djayadi.

Survei dilakukan 4 hingga 5 Oktober 2019. Responden dalam survei ini dipilih secara acak dari responden LSI sebelumnya yang jumlahnya 23.760 orang dan mempunyai hak pilih.‎




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Asetku Tawarkan Return hingga 22 Persen - Gudang Berita Viral Asetku Tawarkan Return hingga 22 Persen
Senin, 21 Okt 2019, 09:00:08 WIB, Dibaca : 0 Kali
Rasiman: Madura United Masih Underdog untuk Mengejar Bali United - Gudang Berita Viral Rasiman: Madura United Masih Underdog untuk Mengejar Bali United
Senin, 21 Okt 2019, 09:00:08 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Riset Ilmiah: Jasad Syuhada tak Membusuk  - Gudang Berita Viral Riset Ilmiah: Jasad Syuhada tak Membusuk
Senin, 21 Okt 2019, 09:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print