Rabu, 18 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Jumat, 30 Agu 2019, 15:00:06 WIB, 2 View Tim Redaksi, Kategori : News
Jangan Ingkari Pemilu 2019, Jokowi Perlu Langkah Luar Biasa di Papua - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Para pengunjuk rasa di Papua menuntut referendum di bumi cenderawasih tersebut. Namun tuntutan referendum ini dinilai tidak tepat dengan hasil Pemilu 2019.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan, merujuk pada hasil kemenangan Jokowi di Papua, maka adanya referendum ini tidak masuk akal untuk dilakukan. “Presiden Jokowi itu hasil pemilihan umum di Papua menangnya 90 persen lebih. Artinya mereka setuju dengan pemerintahan Pak Jokowi untuk terus lima tahun ke depan,” ujar Wiranto di DPR, Kamis (29/8).



Adapun, ‎pasangan calon nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin menang di Papua dalam rekapitulasi suara tingkat nasional Pilpres 2019 lalu.‎ Dalam Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Tingkat Nasional Pilpres 2019 pada Senin (20/5) lalu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan Jokowi-Ma’ruf meraih 3.021.713 suara.

Perolehan suara Jokowi-Ma’ruf Amin itu setara dengan 90,66 persen dari total 3.333.065 suara sah. Raihan itu juga setara dengan sepuluh kali lipat raihan suara Paslon 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Sementara, KPU menetapkan pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hanya meraih 311.352 suara sah. Suara itu sebanding dengan 9,34 persen suara sah.

Bahkan ‎kemenangan Jokowi di Papua ini sudah dimulai di Pilpres 2014 silam. Kala itu Jokowi dan Jusuf Kalla (JK) memperoleh 2.026.735 atau 72,49 persen suara sah. Sementara Prabowo yang pada 2014 maju bersama dengan Hatta Rajasa mendapatkan 769.132 suara atau 27,51 persen dari total 2.795.867 suara sah.

Oleh sebab itu Menurut Wiranto, adanya tuntutan referendum Papua ini sangat tidak masuk akal. Adanya unjuk rasa menuntut referendum ini sama saja mengingkari hasil Pemilu 2019 dengan kemenangan Jokowi.

“Itu sebenarnya mengingkari hasil pemilihan umum yang lalu,” kata Wiranto.

Terpisah, Deputi V Bidang Politi, Hukum, Keamanan dan Hak Asasi Manusia Kantor Staf Presiden, Jalsewari Pramodhawardhani mengungkapkan, Jokowi dalam waktu dekat akan berdialog dengan tokoh Papua. Hal itu dilakukan supaya situasi di bumi cenderawsih ini bisa kembali normal.

“Presiden juga akan mengundang para tokoh Papua untuk berdialog bagi kepentingan tanah Papua yang maju dan damai,” kata Jaleswari.

Jaleswari memahami bahwa saat ini tujuan utama pemerintah adalah menghentikan kerusuhan di Papua sebelum melebar ke daerah-daerah lain. Bahkan unjuk rasa yang dilakukan masyarakat ini sudah menjurus anarkis melakukan pengrusakan fasilitas umum.

Karena itu selain Jokowi, semua pemangku kepentingan juga diharapkan bisa ikut meredam situasi ‘panas’ di Tanah Papua. Jangan sampai terjadi kerusuhan yang berlarut-larut. “Karena Papua adalah kita. Kewajiban kita semua untuk menciptakan ‎Papua yang berkadilan dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan,” ungkapnya.

Di tempat berbeda, ‎Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyebut harus ada langkah luar biasa yang harus dilakukan Presiden Jokowi. Ini tidak cukup hanya menyampaikan hal-hal yang berupa imbauan saja.

“Perkembangan terbaru di Papua itu sesungguhnya memerlukan langkah-langkah yang luar biasa dari presiden, tidak bisa presiden hanya mengeluarkan imbauan-imbauan yang datar ya, dalam situasi seperti sekarang,” ujar Fahri.

Menurut Fahri, Jokowi harus memberikan pesan yang bisa menyentuh hati masyarakat Papua. Termasuk menjelaskan secara gamblang rencananya-rencananya ke depan dan tindakan-tindakan yang harusnya sudah akan diambil dalam rangka membangun kepercayaan masyarakat di Papua.

“Sambil tentunya mendengar apa yang sekarang dalam jangka pendek dituntut oleh masyarakat lalu kemudian kita mencoba membangun pengertian jangka panjang tentang keadaan kita,” pungkasnya.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Makanan Tinggi Lemak Picu Reaksi Radang Berbeda pada Tiap Orang - Gudang Berita Viral Makanan Tinggi Lemak Picu Reaksi Radang Berbeda pada Tiap Orang
Rabu, 18 Sep 2019, 12:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali
Hanya Tiga Kali Rapat Langsung Sah, Formappi: Mereka Seperti Kesetanan - Gudang Berita Viral Hanya Tiga Kali Rapat Langsung Sah, Formappi: Mereka Seperti Kesetanan
Rabu, 18 Sep 2019, 12:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali
Wakil Ketua KPK Laode Minta Menkumham Yasonna Laoly Jangan Bohong - Gudang Berita Viral Wakil Ketua KPK Laode Minta Menkumham Yasonna Laoly Jangan Bohong
Rabu, 18 Sep 2019, 12:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print