Selasa, 24 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Kamis, 05 Sep 2019, 12:00:09 WIB, 6 View Tim Redaksi, Kategori : News
Jak Lingko Sasar Sekolah Negeri di Jakarta - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Jak Lingko akan menyasar anak sekolah Negeri di DKI Jakarta untuk menjadi penumpang. Selain sekolah, Jak Lingko juga akan menjangkau tempat ibadah serta pasar. Untuk merealisasikan itu, pihak Dinas Perhubungan DKI Jakarta serta Transjakarta gencar melakukan sosialisasi di Kantor Kecamatan, Kelurahan serta sekolah.

Diketahui, Jak Lingko merupakan satu sistem transportasi di DKI Jakarta yang dimana angkutan bus kecil terintegritas dengan bus sedang (non BRT Trans Jakarta), bus besar (BRT TransJakarta) dan angkutan yang berbasis rel seperti MRT dan LRT. Terdapat empat kriteria pemilihan beroperasinya Jak Lingko yakni di area yang belum tercover layanan angkutan umum, kawasan atau permukiman padat penduduk, rute diutamakan melintasi fasilitas sosial dan fasilitas umum serata terhubung dengan feeder dan koridor TransJakarta.



Dari ke-4 kriteria tersebut, rupanya PT TransJakarta menargetkan sasaran utama pengguna Jak Lingko justru dari kalangan anak sekolah, baik Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) maupun Sekolah Menengah Atas (SMA).

Sekertaris Perusahaan PT TransJakarta Nadia Disposanjoyo mengatakan sangat penting untuk menyasar sekolah-sekolah yang ada di wilayah Jakarta. Namun, pihaknya mengutamakan sekolah negeri terlebih dahulu kemudian dilanjutkan ke sekolah swasta. Hingga saat ini baru ada enam sekolah yang diberikan sosialisasi Jak Lingko. Tidak hanya sosialisasi, pihaknya juga memberikan kartu Jak Lingko kepada guru serta siswa secara gratis. Ql

“Jadi gini, kantung pelanggan itu tidak bisa dipungkiri ada di anak sekolah. Misalnya libur sekolah ternyata pelanggannya menurun drastis. Setelah kami survei, ternyata anak-anak sekolah itu banyak menggunakan transportasi umum. Maka dari itu sasaran utama kita di anak sekolah,” ungkap Nadia Disposanjoyo, kamis (5/9).

Nadia menjelaskan, karena sasarannya pada anak sekolah, PT TransJakarta terus gencar memberikan sosialisasi terkait Jak Lingko ke seluruh sekolah yang ada di wilayah DKI Jakarta, baik negeri maupun swasta. Terhitung hingga menjelang akhir tahun 2019, baru wilayah Jakarta Timurlah yang didatangi oleh pihak TransJakarta.

“Kami sudah lakukan pemetaan dan survei. Untuk sekolah yang lokasinya berdekatan dengan jalan akan kami dahului. Sedangkan untuk yang di gang akan kami nomor duakan. Prioritas kami langsung bersentuhan dengan armada kami,” sambungnya.

Nantinya, lanjut Nadia, urutan sosialisasi Jak Lingko di sekolah ini akan dimulai dari SMA Negeri dan menurun hingga ke jenjang SD. Kemudian baru ke SMA hingga SD swasta. Dengan sosialisasi, PT TransJakarta berharap para warga Jakarta mulai beralih ke angkutan umum dan membantu mengurangi polusi udara serta mengurangai kemacetan yang ada.

Tidak hanya Transjakarta, Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur juga ikut berperan aktif dalam program Jak Lingko. Sosialisasi terus di gencarkan di seluruh kantor kecamatan dan kelurahan se Jakarta Timur. Masih rendahnya persentase penggunaan kendaraan umum di wilayah Jakarta Timur membuat Kepala Seksi Angkutan Jalan Sudin Perhubungan Jakarta Timur, Umbul Gunawan gencar melakukan sosialisasi di 10 Kecamatan yang ada di Jakarta Timur, tersebut.

Hingga saat ini Sudinhub Jakarta Timur telah melakukan sosialisasi di empat Kecamatan. Seperti kecamatan Duren Sawit, Jatinegara dan Kramat Jati, dan Pasar Rebo. “Kecamatan Pasar Rebo menjadi lokasi sosialisasi ke-4. Hari ini 70 orang yang ikut sosialiasi dari perwakilan LMK maupun FKDM. Nantinya mereka ini yang akan meneruskan informasi apa yang disampaikan dalam sosialisasi Jak Lingko,” terang Perhubungan Jakarta Timur, Umbul Gunawan.

Beberapa minggu sebelum sosialisasi, pihaknya melakukan penyuratan ke kantor kecamatan masing-masing untuk memberikan waktu serta memfasilitasi kegiatan sosialisasi. Dijelaskan Umbul, sosialisasi perlu terus berjalan karena masih ada 2 faktor lainnya yang menjadi latar belakang kegiatan ini.

Yakni tingginya biaya transportasi umum untuk warga kelas menengah di Jakarta sebesar 30% dari total penghasilan dan mode share angkutan umum yang semakin rendah akibat pelayanan angkutan umym yang buruk dan tidak terintegritasi dengan baik.

“Kita akan terus berikan pemaparan terkait Jak Lingko itu apa dan apa saja keuntungan transportasi ini untuk menekan penggunaan kendaraan pribadi. Oleh sebab itu untuk bulan September kita targetkan 3 kecamatan dipastikan mendapat giliran sosialisasi. Kemudian dilanjut ke 65 kelurahan,” lanjutnya.

Umbul menyebut, progres Jak Lingko untuk wilayah Jakarta Timur dari yang 3 di SK kan ada 25 trayek. Sementara yang sudah jalan sebanyak 18 trayek
Kemudian ditambah rute pengajuan baru sebanyak 18 trayek. “Jadi 25 ditambah 18. Tapi yang sudah berjalan baru 18 trayek itu paling banyak didominasi oleh operator KWK dari program Jak Lingko,” tutupnya.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Modifikasi Nyeleneh, Pikap Seolah Berjalan Mundur - Gudang Berita Viral Modifikasi Nyeleneh, Pikap Seolah Berjalan Mundur
Selasa, 24 Sep 2019, 00:00:11 WIB, Dibaca : 2 Kali
Tiga Kali Perombakan dalam Empat Hari, Ada Apa dengan Golkar? - Gudang Berita Viral Tiga Kali Perombakan dalam Empat Hari, Ada Apa dengan Golkar?
Selasa, 24 Sep 2019, 00:00:11 WIB, Dibaca : 0 Kali
OTT BUMN Perindo, KPK Amankan USD 30 Ribu - Gudang Berita Viral OTT BUMN Perindo, KPK Amankan USD 30 Ribu
Selasa, 24 Sep 2019, 00:00:11 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print