Rabu, 16 Oktober 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Selasa, 08 Okt 2019, 07:00:06 WIB, 2 View Tim Redaksi, Kategori : News
Ini Kronologi OTT Bupati Lampung Utara, Tim KPK Sempat Dijegal - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan enam orang tersangka dalam kasus dugaan suap kepada Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara. Politikus Nasdem itu kini ditahan lantaran terkait proyek di Dinas PUPR dan Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara.

Sebagai penerima suap, KPK menjerat 4 orang yakni, Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara, orang kepercayaan Agung yang merupkana Raden Syahril, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lampung Utara Syahbuddin dan Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara Wan Hendri.



Sementara sebagai pemberi suap, KPK menjerat dua pihak swasta masing-masing bernama Chandra Safari dan Hendra Wijaya Saleh. Bupati Agung Ilmu Mangkunegara diduga menerima suap sebanyak Rp 800 juta dari total janji suap Rp1,24 miliar terkait proyek di dua dinas tersebut.

Dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada tim satgas KPK mengamankan Agung, Raden, Syahbuddin, Wan Hendri, dan Chandra. Kemudian ada dua orang lagi yang turut diamankan namun tidak dijadikan tersangka, yaitu Kepala Seksi Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Lampung Utara Fria Apristama dan Reza Giovanna dari unsur swasta.

“Sementara untuk HWS (Henra Wijaya Saleh) hari ini menyerahkan diri ke kantor Kepolisian Resor Lampung Utara yang kemudian diantar ke kantor Kepolisian Daerah Lampung pada 11.00 WIB,” kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dalam konferensi pers, di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (7/10) .

Menurut Basaria, lembaganya menerima informasi akan adanya transaksi penyerahan uang terkait dengan proyek di Dinas Perdagangan di Kabupaten Lampung Utara. Kemudian, tim penindakan langsung bergerak ke rumah Dinas Bupati dan  menangkap Raden sekira pukul 18.00 WIB.

Pada saat itu, dikatakan Basaria, penyidik mengalami sedikit kendala ketika hendak masuk ke Rumah Dinas Bupati Agung karena tidak kooperatifnya beberapa pihak di tempat. Tim baru bisa masuk sejam kemudian dan mengamankan Bupati Agung sekira pukul 19.00 WIB.

“Di sana tim penyidik sempat dihalang-halangi,” ucap Basaria.

Di Rumah Dinas Bupati, dari kamar Agung, tim mengamankan uang sebesar Rp 200 juta. Tim kemudian menuju rumah Wan Hendri dan mengamankannya pada pukul 20.00 WIB.

Secara terpisah, lanjut Basaria, tim lain bergerak ke rumah Syahbuddin dan mengamankannya sekira pukul 20.35 WIB. Dari Syahbuddin, tim mengamankan uang Rp 38 juta yang diduga terkait proyek.

“Secara paralel, tim lain mengamankan RGI yang berasal dari unsur swasta di rumahnya pada pukul 21.00 WIB. Kemudian secara terpisah, tim lain bersama RSY, orang kepercayaan Bupati kembali ke rumahnya dan mengamankan uang sebesar Rp 440 juta pada 00.12 WIB,” ungkap Basaria.

Basaria menyebut, tim kemudian mengamankan Chandra pada Senin (7/10) dini hari pukul 00.17 WIB di rumahnya. Terakhir, tim mengamankan Fria sekira pukul 00.30 WIB. Dari Fria, tim mengamankan uang Rp 50 juta yang diduga terkait proyek.

“Total uang yang diamankan tim adalah Rp 728 juta,” jelas Basaria.

Sebagai penerima AIM dan RSY disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang Undang
Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Sedangkan, SYH dan WHN disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke1 KUHP.

Sementara itu, sebagai pemberi CHS dan HWS disangkakan melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



 Bursa Saham AS Berakhir Naik Tajam  - Gudang Berita Viral Bursa Saham AS Berakhir Naik Tajam
Rabu, 16 Okt 2019, 06:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Harga Emas Berjangka Turun 1%  - Gudang Berita Viral Harga Emas Berjangka Turun 1%
Rabu, 16 Okt 2019, 06:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Lima Tahun Jokowi, Ekonomi Masih Banyak Merahnya  - Gudang Berita Viral Lima Tahun Jokowi, Ekonomi Masih Banyak Merahnya
Rabu, 16 Okt 2019, 06:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print