Rabu, 18 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Rabu, 11 Sep 2019, 21:00:07 WIB, 1 View Tim Redaksi, Kategori : News
Indonesia Berutang ke PB Djarum untuk Prestasi Bulu Tangkis - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Djarum Foundation menyatakan “pamit” dari audisi umum bulu tangkis. Tidak adanya lagi audisi untuk calon atlet bulu tangkis tersebut bermula dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang menuding event pencarian bakat itu dianggap sebagai eksplotasi anak.

Jalal selaku anggota Komnas Pengendalian Tembakau mengatakan bahwa harus diakui sejarah prestasi bulu tangkis Indonesia sejak 1970-an hingga kini sangat terkait PB Djarum. Dapat dikatakan Indonesia berutang kepada PB Djarum. “Selama ini PT Djarum tak henti memberikan dukungan untuk bulu tangkis,” kata Jalal, Rabu (11/9).



Bentuk peran Djarum terhadap bulu tangkis bermula saat memberikan ruang bagi karyawannya yang memiliki hobi bulu tangkis untuk berlatih. Pada tahun-tajun berikutnya, masyarakat sekitar perusahaan itu turut bergabung. Tak lama, setelah sekitar dua tahun masyarakat bergabung, prestasi ditorehkan Liem Swie King. “Dia salah seorang pemain yang rajin berlatih di situ, memenangkan Piala Munadi,” jelas Jalal.

Pada 1974 PB Djarum secara resmi berdiri. Di tahun-tahun sesudahnya, Liem Swie King terus menorehkan prestasi. Kemudian muncul nama-nama besar dengan prestasi internasional seperti Ardy Wiranata, Haryanto Arbi, Alan Budikusuma, hingga Sigit Budiarto. Mereka dilahirkan oleh PB Djarum.

Jalal melanjutkan, melihat perjalanan dari sarana olahraga karyawan PT Djarum hingga melahirkan klub bulu tangkis paling disegani di kolong langit, jelas banyak tahap yang sudah dilalui. “Saya lihat, semakin gencar pula PB Djarum memanfaatkan prestasi yang diraih untuk komunikasi kepada publik,” ucap dia.

Jalal mengatakan bahwa sikap dunia terhadap konsumsi rokok dan industri rokok mulai berubah. Sejak dekade 1950-an dampak negatif konsumsi rokok atas kesehatan mulai diketahui. Namun butuh waktu beberapa dekade untuk kemudian seluruh dunia menyepakati bahwa rokok harus dikendalikan. Indonesia adalah negeri istimewa dalam urusan ini. Prevalensi perokok dewasa yang terus naik, proporsi lelaki dewasa perokok Indonesia adalah nomor wahid di seluruh dunia.

Sementara itu, meski menyatakan pamit dari audisi umum beasiswa bulu tangkis tahun depan, PB Djarum tetap membuka peluang perubahan. Perubahan keputusan bisa saja terjadi, tergantung hasil pertemuan Kemenpora dengan KONI, PBSI, dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Program Director Bakti Olahraga Djarum Fondation Yoppy Rosimin menjelaskan, pihaknya akan mengikuti keputusan Kemenpora. ”Pasti. PB Djarum kan di bawah PBSI. PBSI di bawah KONI. KONI di bawah Kemenpora. Kalau KPAI, kalau menpora sudah bilang lanjutkan, maka audisi tahun depan diadakan,” katanya.

Sementara itu, Kemenpora berharap Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis tidak dihentikan. ”Yang jelas kami tidak melihat ada eksploitasi anak,” ucap Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Imam Nahrawi Ditetapkan jadi Tersangka, PKB akan Beri Bantuan Hukum - Gudang Berita Viral Imam Nahrawi Ditetapkan jadi Tersangka, PKB akan Beri Bantuan Hukum
Rabu, 18 Sep 2019, 20:00:12 WIB, Dibaca : 0 Kali
Ada Tantangan, Ketegangan, dan Hiburan Hebat dari Ajang Laver Cup - Gudang Berita Viral Ada Tantangan, Ketegangan, dan Hiburan Hebat dari Ajang Laver Cup
Rabu, 18 Sep 2019, 20:00:12 WIB, Dibaca : 0 Kali
Imam Nahrawi, Menpora Kedua yang Jadi Tersangka KPK - Gudang Berita Viral Imam Nahrawi, Menpora Kedua yang Jadi Tersangka KPK
Rabu, 18 Sep 2019, 20:00:12 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print