Kamis, 22 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Minggu, 11 Agu 2019, 18:00:08 WIB, 3 View Tim Redaksi, Kategori : News
Herry IP: Kalau Kalah, Tak Usah Buka Medsos, Tak Usah Baca Koran - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Penampilan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto tengah menjadi sorotan publik. Ketika badminton lovers merayakan meroketnya Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan sebagai pasangan nomor 2 dunia, mereka masih terperosok di peringkat ke-7. Itu tidak terlepas dari serentetan hasil buruk di beberapa turnamen terakhir.

Fajar/Rian menjadi juara di Swiss Open akhir Maret lalu. Namun, setelah itu, mereka terus menurun. Puncaknya adalah kandas di babak pertama Australian Open. Lalu, dalam tur Asia yang baru kelar lalu, prestasi terbaik pasangan berjuluk FajRi itu adalah perempat final Indonesia Open. Kalah oleh pasangan yang levelnya di bawah mereka, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.



Kritik pedas dari badminton lovers tak terhindarkan. Banyak yang menganggap mereka tidak serius berlatih. Bahkan, ada yang bilang mereka perlu mengurangi eksis di media sosial dan lebih fokus di lapangan. Ternyata, pelatih kepala ganda putra Herry Iman Pierngadi setuju dengan kritik tersebut. Bukan rahasia lagi keduanya –terutama Fajar– sangat sering menyapa fans lewat Instagram.

’’Saya bilang, kalian tidak perlu dulu main media sosial. Tutup saja,’’ kata Herry kemarin. Menurut Herry, banyaknya komentar negatif di Instagram bisa berpengaruh buat atlet. ’’Karakter orang ada yang bisa cepat lupain (komentar negatif). Tapi, ada pula yang kepikiran. Nah, mereka ini tipe yang kepikiran,’’ jelas pelatih dari PB Djarum tersebut.

Daripada eksis di media sosial, Herry meminta mereka lebih banyak berkomunikasi dengan keluarga atau pasangan. Sebab, itu lebih suportif. Apabila memang sudah tidak tahan ingin membuka media sosial, saran Herry, lebih baik buka Facebook atau Instagram kalau menang. ’’Kalau kalah, sudah nggak usah dibuka. Dan nggak usah baca koran. Itu salah satu cara biar nggak kepikiran. Mereka harus bisa,’’ papar Herry.

Masuk jajaran top 8 dunia ternyata jadi beban bagi FajRi. Sebagai pasangan yang diharapkan bisa bersinar, mereka belum siap dengan tekanan seperti Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo atau Ahsan/Hendra. Herry ingin keduanya belajar pada dua pasangan terbaik dunia itu bagaimana cara mengatasi tekanan.

’’Dua pemain ini (Fajar dan Rian, Red) punya potensi. Tadinya sudah bisa mendekati Marcus/Kevin, tapi kok belakangan menurun. Mereka harus mengontrol emosi dan melawan diri sendiri,’’ tutur Herry. Soal media sosial, keduanya sudah menuruti instruksi sang pelatih. Sudah jarang terlihat stories di akun Instagram mereka.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Menteri BUMN Ajak Pebisnis Kuliner Karawang Move On ke LPG Non Subsidi - Gudang Berita Viral Menteri BUMN Ajak Pebisnis Kuliner Karawang Move On ke LPG Non Subsidi
Kamis, 22 Agu 2019, 22:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
Terancam Kekeringan, Anies Minta Warga Hemat Penggunaan Air Bersih - Gudang Berita Viral Terancam Kekeringan, Anies Minta Warga Hemat Penggunaan Air Bersih
Kamis, 22 Agu 2019, 22:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
Kemenristekdikti Target Dua PTS Dipimpin Rektor Asing pada 2020 - Gudang Berita Viral Kemenristekdikti Target Dua PTS Dipimpin Rektor Asing pada 2020
Kamis, 22 Agu 2019, 22:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print