Kamis, 17 Oktober 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Selasa, 01 Okt 2019, 15:00:06 WIB, 3 View Tim Redaksi, Kategori : News
Helmut Marko: Sebastian Vettel Tak Punya Masa Depan Lagi di Ferrari - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com–Ferrari merasa perlu menjelaskan apa yang sejatinya terjadi di tengah balapan GP Rusia yang kacau balau. Mereka mengakui, ada kesepakatan memberlakukan team order sejak awal.

Namun, situasi tak membuatnya berjalan sesuai harapan.



Mattia Binotto, team principal Ferrari, berusaha menjelaskan sedetailnya apa yang sebenarnya terjadi di antara dua pembalapnya, yakni Charles Leclerc dan Sebastian Vettel, hingga berujung gagalnya Ferrari meraih podium tertinggi.

Binotto mengakui, sudah ada kesepakatan antara tim dan dua pembalap tersebut sebelum balapan dimulai. Tetapi, pria berkacamata itu menyangkal bahwa kesepakatan tersebut dilakukan untuk memberikan keuntungan kepada salah satu pembalapnya.

Binotto menjelaskan, kesepakatan pertama, sebisanya dua pembalapnya berada di posisi 1-2 sejak awal. Kemudian, Vettel maupun Leclerc diharapkan tidak memberikan slipstream kepada Hamilton.

Artinya, setelah mengamankan posisi 1-2 di depan, keduanya segera melarikan diri dengan memanfaatkan penggunaan ban soft di awal lomba untuk menjauh dari kejaran bintang Mercedes tersebut.

Nah, deal awalnya, Leclerc akan memberikan slipstream kepada Vettel saat start. Sebab, posisi start Vettel di P3 tepat di belakang Leclerc yang menempati pole position. Tujuan strategi tersebut, Vettel bisa dengan mudah menyalip Hamilton yang start di posisi kedua.

Kekacauan terjadi ketika Vettel juga menyalip Leclerc di tikungan kedua. Itu sama sekali tidak ada dalam skenario awal. Pembalap dari Monako tersebut lantas mempertanyakan manuver Vettel itu.

Setelah mendapat protes dari rekan setimnya, Vettel sejatinya sudah ingin bertukar posisi dengan Leclerc. Namun, pembalap dari Jerman itu masih menunggu waktu yang tepat. Sebab, dia merasa posisi Leclerc masih terlalu jauh di belakangnya, sementara Hamilton semakin dekat.

Vettel merasa, jika tukar posisi dilakukan saat itu, Hamilton mungkin bisa memanfaatkan slipstream dari Leclerc dan menyerang. ”Lihatlah ke video, semua berjalan lancar di awal sebelum kami mengalami masalah teknis (MGU-K Vettel rusak, Red),” yakin Binotto seperti dilansir dari Pitpass. ”Kami juga sudah meminta Seb (Vettel, Red) untuk kembali ke posisinya,” tambah dia.

Binotto memastikan, tidak ada keinginan timnya untuk meminta Leclerc mengalah kepada Vettel. Isu tersebut muncul lantaran Leclerc diminta untuk masuk pit stop terlebih dahulu pada lap ke-22. Sedangkan Vettel baru masuk pit stop empat lap setelahnya (undercut).

”Dia (Leclerc, Red) harus masuk pit stop karena ban belakang kirinya memang sudah terkikis,” ucap Binotto.

Pria 49 tahun itu menambahkan, tidak mungkin timnya mengirim Vettel dan Leclerc masuk ke pit stop secara bersamaan. Hal itu dia rasa terlalu berisiko dan memberi kesempatan Mercedes untuk mengambil alih pimpinan lomba.

Strategi Ferrari itu akhirnya gagal lantaran mobil Vettel mengalami kendala pada sistem MGU-K. Dia tidak bisa meneruskan lomba hingga akhir.

Mengetahui penjelasan Ferrari tersebut, mantan bos Vettel di Red Bull Dr Helmut Marko angkat bicara. Menurut dia, Vettel tak punya masa depan lagi di tim Kuda Jingkrak.

Sebab, sekarang dia bukan lagi pembalap utama yang diprioritaskan.

”Ferrari tidak berusaha memenangi balapan, padahal memiliki mobil tercepat. Mereka malah mengorbankan Sebastian yang menjadi pembalap tercepat (di GP Rusia, Red),” ujarnya kepada Auto Bild. ”Sekarang sudah sangat jelas bagi saya bahwa Vettel tidak punya masa depan di Ferrari,” tandasnya.

Akhir-akhir ini memang santer tersiar isu bahwa Vettel akan pulang ke Red Bull. Isu tersebut muncul lantaran sudah empat musim berlalu dan Vettel tak kunjung juara.

Apa yang Sebenarnya Terjadi? 

Ferrari memberlakukan team order pada permulaan GP Rusia. Tetapi, hal itu tidak berjalan sesuai rencana. Berikut transkrip pembicaraan komunikasi radio antara pit wall (PW) Ferrari, Sebastian Vettel (SV), dan Charles Leclerc (CL).

PW: Sebastian akan membuka jalan untukmu di lap berikutnya.

SV: Aku pasti akan membiarkannya (Leclerc) lewat. Tapi, ayo kita membuat jarak aman terlebih dahulu setidaknya dua lap lagi. Beri tahu aku nanti.

PW: Biarkan Charles melewatimu!

SV: Katakan kepadanya untuk lebih mendekat.

CL: Ah, kalian menempatkanku di belakang (Vettel. Tidak sesuai kesepakatan awal). Aku menghormati semuanya. Kita harus bicara nanti (mulai marah). Tapi, sekarang sangat sulit untuk mendekat (ke Vettel).

PW ke SV: Dia sudah berusaha mendekat. Biarkan dia melewatimu. Dia hanya 1,4 detik di belakangmu. Kita akan melakukan plan C. Sekarang Charles 1,9 detik. Tenang saja Seb, mobilmu adalah yang tercepat saat ini.

PW ke CL: Kita akan menukar posisi nanti. Sekarang Lewis (Hamilton) sudah sangat dekat (di belakangmu). Kita ingin semuanya melaju lebih cepat sekarang.

CL: Aku mengerti. Aku sudah memberimu (Vettel) slipstream di awal. Lalu, aku mencoba untuk mengejar, tapi sulit. Karena banku terlalu panas.

Sebelum pit stop PW kepada CL: Sekarang melajulah! (saat itu Vettel masih berada di pit lane sebelum kembali ke lintasan. Akhirnya, Leclerc bisa bertukar posisi dengan cara undercut).




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Hotspot Turun, Jambi dan Sumsel Sudah Diguyur Hujan - Gudang Berita Viral Hotspot Turun, Jambi dan Sumsel Sudah Diguyur Hujan
Kamis, 17 Okt 2019, 02:00:09 WIB, Dibaca : 0 Kali
Morgan Oey ‘Lahir’ dari Telur, Begini Sinopsis Film Eggnoid - Gudang Berita Viral Morgan Oey ‘Lahir’ dari Telur, Begini Sinopsis Film Eggnoid
Kamis, 17 Okt 2019, 02:00:09 WIB, Dibaca : 0 Kali
KPK Ungkap Sejumlah Perkara Menyimpang di Lapas Sukamiskin - Gudang Berita Viral KPK Ungkap Sejumlah Perkara Menyimpang di Lapas Sukamiskin
Kamis, 17 Okt 2019, 02:00:09 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print