Sabtu, 24 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Senin, 12 Agu 2019, 20:00:08 WIB, 3 View Tim Redaksi, Kategori : News
Hasil Kongres PDIP Ubah Peta Pilwali, Muncul Faksi Risma di Surabaya - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Masuknya nama Wali Kota Tri Rismaharini dalam susunan elite Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengubah peta Pemilihan Wali Kota Surabaya 2020. Suara Risma dianggap sangat berpengaruh dalam menentukan sosok penggantinya nanti.

Pakar komunikasi politik Universitas Airlangga Suko Widodo mengatakan, selama ini ada faksi-faksi di PDIP. Itu berlangsung sejak lama. Sebelum Risma jadi elite partai, hanya ada dua faksi yang muncul. Yakni, faksi Bambang D.H. dan faksi Whisnu Sakti Buana. ”Sekarang yang kuat faksinya Bu Risma,” kata Suko kemarin.



Menguatnya nama Risma tidak terlepas dari dicoretnya nama Bambang D.H. sebagai ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP PDIP. Sementara itu, Whisnu Sakti Buana kini tak lagi menjabat ketua DPC PDIP Surabaya.

Suko melihat Risma sudah punya calon yang diinginkannya. Yakni, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Eri Cahyadi. Eri juga menjabat Plt kepala dinas kebersihan dan ruang terbuka hijau. Dua jabatan itu juga pernah diemban Risma selama menjadi birokrat. ”Bu Risma kuat, Pak Eri lancar,” lanjut Suko. Suko menambahkan bahwa pengaruh personalitas dalam struktur partai sangat berpengaruh pada keputusan DPP PDIP.

Karena itulah, usulan di tingkat kecamatan dan kota bisa berubah jika DPP tak menghendaki.

Namun, pilwali Surabaya masih satu tahun lagi. Segala kemungkinan bisa terjadi. Peta pilwali bisa berubah lagi setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan kabinet yang baru. Bisa Jadi Bambang D.H. atau Risma masuk dalam jajaran tersebut.

Sementara itu, Bambang D.H. tak mempermasalahkan keputusan kongres. Dia menegaskan bahwa seluruh kader partai harus tunduk pada keputusan tersebut. Mengenai isu yang menyebutkan dirinya disiapkan sebagai menteri, alumnus Universitas Negeri Surabaya (Unesa) itu tak banyak menanggapi. ”Aku enggak pernah ngejar posisi,” kata Bambang singkat.

Ketua DPRD Surabaya Armuji juga masuk radar DPP PDIP dalam penjaringan calon wali kota Surabaya. Senada dengan Bambang D.H., Armuji juga menghormati keputusan kongres. ”Kalau nanti sudah ada penugasan, sudah tak ada lagi faksi-faksi. Semua harus konsisten mendukung keputusan DPP,” katanya.

Armuji siap maju jadi wali kota maupun wakil wali kota. Siapa pun pasangannya, dia tak mempermasalahkan. Katanya, tidak dicalonkan pun tak masalah. Dia tetap menjalankan tugas sebagai anggota DPRD Jatim.

Meski demikian, Armuji yang juga menjabat ketua Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (Adeksi) masih mencoba mengajukan revisi UU Pilkada. Terutama soal persyaratan mundur dari jabatan bagi pejabat pemerintah maupun DPRD jika mencalonkan diri di pilkada.

Armuji intens berkomunikasi dengan Komisi II DPR. Namun, dia merasa upayanya sia-sia. Sebab, waktu yang dimiliki DPR tak banyak. ”Enggak mungkin kayaknya. Tetap harus mundur. Tapi, aturan itu sangat diskriminatif. Kepala daerah boleh cuti. Selain itu harus mundur,” kata anggota DPRD Surabaya empat periode tersebut.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Amien Rais: Masalah Papua Lebih Penting dari Pemindahan Ibu Kota - Gudang Berita Viral Amien Rais: Masalah Papua Lebih Penting dari Pemindahan Ibu Kota
Sabtu, 24 Agu 2019, 15:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali
Densus 88 Tangkap Teroris saat ke Paciran, Lamongan - Gudang Berita Viral Densus 88 Tangkap Teroris saat ke Paciran, Lamongan
Sabtu, 24 Agu 2019, 15:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali
Desain Ruang Tamu Bisa Gambarkan Kepribadian, Simak 9 Tipsnya - Gudang Berita Viral Desain Ruang Tamu Bisa Gambarkan Kepribadian, Simak 9 Tipsnya
Sabtu, 24 Agu 2019, 15:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print