Minggu, 25 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Senin, 05 Agu 2019, 19:00:05 WIB, 2 View Tim Redaksi, Kategori : Bisnis
 Harga Minyak Mentah Bisa Jatuh ke US$30/Barel  - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com, New York - Harga minyak mentah bisa merosot hingga US$30 per barel, jika China memutuskan untuk membeli minyak mentah Iran sebagai balasan atas langkah-langkah tarif terbaru AS, menurut Bank of America Merrill Lynch.

"Sementara kami mempertahankan perkiraan Brent $ 60 per barel kami untuk tahun depan, kami mengakui bahwa keputusan China untuk memulai kembali pembelian minyak mentah Iran dapat membuat harga minyak jatuh," sebuah laporan BofA Merrill Lynch Global Research mengatakan Jumat (2/8/2019) seperti mengutip cnbc.com.

BofA memperingatkan bahwa harga bisa tenggelam ke kisaran US$20-30 per barel dalam skenario itu.



Kementerian Perdagangan China telah mengancam tindakan balasan setelah Presiden Donald Trump mengancam akan menampar tarif 10% pada US$300 miliar dolar barang-barang China.

Keputusan Kamis membuat pasar minyak jatuh dan mengirim minyak mentah jatuh 8%, sebagai yang terbesar dalam empat tahun terakhir.

Analis memperingatkan bahwa "volatilitas minyak akan naik lagi" karena pasar menunggu tanggapan Cina terhadap ancaman tarif AS terbaru, yang dapat mencakup pembelian minyak Iran.

"Keputusan ini akan merusak kebijakan luar negeri AS dan mengurangi dampak negatif dari syarat perdagangan terhadap ekonomi Tiongkok dari kenaikan tarif AS," tambah laporan itu.

Pengiriman minyak Iran turun di bawah 550.000 b / d (barel per hari) pada Juni dari sekitar 875.000 b / d pada Mei dan sekitar 2,5 juta b / d pada Juni 2018, menurut data dari S&P Global Platts. Sekitar setengah dari ekspor Iran dikirim ke China pada Juni dan Juli, menurut perusahaan itu.

Tetapi keputusan China untuk membeli minyak Iran dalam pembangkangan lebih lanjut dari sanksi AS dapat bertindak sebagai pedang bermata dua, menurut analis lain.

"Iran akan menyambut setiap peluang untuk meningkatkan produksinya apakah itu melanggar ketentuan sanksi AS. Tetapi strategi di sana akan memperkenalkan China kepada mitra yang tidak memiliki kontrol dalam jumlah besar," Edward Bell, Direktur tentang Riset Komoditas di Emirates NBD.

“Jangan lupa ada produsen lain yang juga akan menargetkan perdagangan itu dengan China, jadi misalnya Anda bisa melihat Irak atau Arab Saudi turun tangan dan mencoba dan mengurangi volume yang mereka ekspor ke China sebagai cara untuk menghindari Iran mendapatkan pangsa pasar ekstra itu,” tambahnya.

Harga minyak mentah merosot lebih lanjut pada hari Senin, karena para pedagang fokus pada prospek permintaan yang memburuk.

Analis di BofA Merrill Lynch mengatakan putaran terbaru tarif AS dapat mengurangi permintaan minyak global sebesar 250.000-500.000 barel per hari, menambah kekhawatiran tentang perlambatan permintaan yang menantang fundamental untuk minyak mentah.

“Jenis kemunduran dalam volume perdagangan global yang telah kita lihat tahun ini secara matematis mengarah pada permintaan yang lebih rendah untuk minyak mentah,” Bell menambahkan.

"Jika itu terus berlanjut sampai akhir 2019 atau mungkin bahkan 2020 ketika kita memasuki akhir dari siklus pemilu AS ketika Trump cenderung ingin mempertahankan sikap keras terhadap China, maka itu bisa menjadi penghalang yang sangat sulit bagi minyak mentah untuk mencoba dan menerobos beberapa masalah permintaan tersebut."

Minyak mentah Brent diperdagangkan pada US$60,94 Senin pagi, turun sekitar 1,5%. ementara WTI diperdagangkan pada US$54,81, lagi-lagi tergelincir sekitar 1,5% untuk sesi ini.




Sumber: inilah.com

Tag: News



Dengan Papua Itu Bersaudara, Sejak Dulu… - Gudang Berita Viral Dengan Papua Itu Bersaudara, Sejak Dulu…
Minggu, 25 Agu 2019, 20:00:12 WIB, Dibaca : 0 Kali
INDEF Yakin Suku Bunga Acuan Bisa Diturunkan Lagi jadi 5,25 Persen - Gudang Berita Viral INDEF Yakin Suku Bunga Acuan Bisa Diturunkan Lagi jadi 5,25 Persen
Minggu, 25 Agu 2019, 20:00:12 WIB, Dibaca : 0 Kali
Bos YLBHI Tuding 3 Anggota Pansel Capim KPK Ada ‘Main’ sama Polri - Gudang Berita Viral Bos YLBHI Tuding 3 Anggota Pansel Capim KPK Ada ‘Main’ sama Polri
Minggu, 25 Agu 2019, 20:00:12 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print