Kamis, 22 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Sabtu, 03 Agu 2019, 10:00:11 WIB, 2 View Tim Redaksi, Kategori : News
Gempa 6,9 SR di Banten: Ratusan Bangunan Rusak, 1 Meninggal Dunia - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Gempa 7,4 skala richter yang dimutakhirkan menjadi 6,9 skala richter di Banten menimbulkan sejumlah kerusakan dan korban jiwa. Tercatat sekitar 1.050 jiwa mengungsi pasca gempa. Sementara 4 orang mengalami luka-luka.

“1 orang meninggal dunia atas nama Rasinah, 48 tahun. Alamat Kampung Cilangkahan RT 03/01 Desa Pecangpari Kecanatan Cigemblong, akibat panik, serangan jantung,” ujar Plh Kapusdatin Humas BNPB, Agus Wibowo dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (3/8).



Sejauh ini, total pengungsi didominasi dari Lampung sebanyak 1.000 jiwa. Mereka mengungsi di halaman kantor Gubenur Provinsi Lampung. Ada pula 50 orang yang berasal dari Kabupaten Lampung Selatan diungsikan ke EX Hotel Lima Enam sebagai hunian sementara (Huntara).

Korban luka terbanyak dari Kabupaten Pandeglang, Banten, sebanyak 3 orang dan seorang lainnya dari Kabupaten Sukabumi. Serta korban meninggal dari Kabupaten Lebak, Banten.

Selain itu, kerugian dari segi materil pun terbilang cukup banyak. Sebanyak 34 unit rumah mengalami rusak berat, sedangkan 21 lainnya rusak sedang, dan 58 unit rusak ringan. “1 unit kantor desa rusak ringan serta 2 unit masjid rusak ringan,” tambah Agus.

Kerusakan bangunan ini terjadi di sejumlah daerah, di antaranya, Kota Bogor, Sukabumi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, dan Kabupaten Cilegon.

“Masyarakat diimbau tidak panik namun tetap waspada. Kondisi air laut normal, TRC saat ini sedang memantau air laut,” tegas Agus.

Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan 7,4 skala richter (SR) yang terjadi sekitar pukul 19.03 WIB berpusat di Samudera Hindia Selatan. Pusat gempa tersebut terjadi di tengah laut dengan kedalaman 10 kilometer.

“Hasil analisis menunjukkan gempa ini memiliki kekuatan 7,4 SR. Episenter terletak pada koordinat 7.54 LS dan 104.58 BT tepatnya di laut pada kedalaman 10 km,” kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono dalam keterangannya, Jumat (2/8).

Rahmat menyampaikan, gempa 7,4 SR tersebut berpotensi tsunami dengan peringatan dini untuk wilayah bagian Pandeglang Bagian Selatan dan Pandeglang Pulau Panaitan. Dengan status ancaman siaga dengan perkiraan ketinggian maksimal 3 meter.

“Sedangkan, Pandeglang Bagian Utara dan Lebak status ancaman waspada dengan ketinggian maksimal 0,5 meter,” ucap Rahmat.

Setelah dimutakhirkan gempa berubah menjadi 6,9 skala richter. Status peringatan dini tsunami kemudian dicabut oleh BMKG pukul 21.35 WIB. Masyarakat yang sempat mengungsi sudah dipersilakan kembali ke rumah masing-masing.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



 IHSG Sesi I Tergerus 0,5% ke 6.221,708  - Gudang Berita Viral IHSG Sesi I Tergerus 0,5% ke 6.221,708
Kamis, 22 Agu 2019, 13:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali
 KAHMIPreneur: Mandalika Penggerak Ekonomi Daerah  - Gudang Berita Viral KAHMIPreneur: Mandalika Penggerak Ekonomi Daerah
Kamis, 22 Agu 2019, 13:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Ini Alasan Ribery Pilih Gabung Fiorentina  - Gudang Berita Viral Ini Alasan Ribery Pilih Gabung Fiorentina
Kamis, 22 Agu 2019, 13:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print