Minggu, 18 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Sabtu, 10 Agu 2019, 11:00:08 WIB, 1 View Tim Redaksi, Kategori : News
Gala Premiere Bumi Manusia dan Perburuan, Edukasi Sejarah Skala Besar - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Lagu Ibu Pertiwi yang dinyanyikan Iwan Fals dan Once Mekel melantun indah di atrium Surabaya Town Square tadi malam (9/8). Sebelumnya, saat siang, digelar gala premiere Perburuan. Dua film itu diadaptasi dari novel karya Pramoedya Ananta Toer. Keduanya mulai tayang di bioskop pada 15 Agustus mendatang.

Para cast dan filmmaker dua film tersebut juga hadir dan memeriahkan acara. Kehadiran ’’rombongan’’ dua tim produksi film itu menjadi magnet tersendiri bagi warga Surabaya. Bumi Manusia yang disutradarai Hanung Bramantyo memasang Iqbaal Ramadhan (sebagai Minke), Mawar de Jongh (sebagai Annelies), dan Sha Ine Febriyanti (sebagai Nyai Ontosoroh) sebagai bintang utama. Sementara itu, Perburuan yang disutradarai Richard Oh dibintangi Adipati Dolken (sebagai Hardo) dan Ayushita (sebagai Ningsih).



Menurut Iqbaal, memerankan Minke adalah tanggung jawab yang sangat besar. ’’Tiap hari, mulai hari pertama saya terpilih, 3 bulan workshop, 2 bulan syuting, dan 2 tahun produksi, rasanya unforgettable,’’ ujar bintang film Dilan 1990 itu.

Akting Iqbaal mendapat pengakuan dari Hanung. Meski awalnya Hanung tidak setuju jika Iqbaal memerankan Minke. ’’Begitu nama Iqbaal jadi kandidat, saya orang yang paling menolak,’’ terang Hanung saat dijumpai di Hotel Majapahit Surabaya kemarin sore.

Penolakan Hanung perlahan runtuh ketika dia menyaksikan akting Iqbaal dalam Dilan 1990. Menurut dia, Iqbaal sangat pintar dalam menyampaikan dialog agar tidak cheesy.

Keyakinan tersebut semakin kuat ketika Hanung bertatap muka dengan sang aktor. Saat itu, suami Zaskia Mecca tersebut hanya memberikan satu pertanyaan. ’’Saya tanya, kamu tahu Bumi Manusia enggak?’’ cerita Hanung. Dengan mantap, Iqbaal menjawab bahwa dirinya pernah meresensi novel Bumi Manusia dalam bahasa Inggris sebagai tugas sekolahnya di Amerika Serikat.

’’Dia bercerita kalau gurunya minta bikin resensi novel sastra apa pun. Dia memilih sastra Indonesia. Di antara sastra lain, dia memilih Bumi Manusia. Pas ditanya kenapa, dia jawab, ’Enggak tahu. Catchy aja menurutku’,’’ ucap Hanung.

Hanung menambahkan, Iqbaal memahami apa yang dirasakan Minke. Sebab, Iqbaal adalah minoritas di negara tempatnya belajar. ’’Itulah Minke. Minke menjadi minoritas,’’ jelasnya. ’’Usianya 19 tahun, sama seperti Minke. Dia juga cerdas. Jadi, enggak ada alasan buat enggak memilih dia,’’ imbuhnya.

Cerita lain datang dari Adipati Dolken dan Ayushita. Di antara semua scene film, keduanya kompak mengatakan bahwa adegan saat Hardo dan Ningsih duduk di tengah sawah dan berbicara tentang masa depan Indonesia adalah yang paling memorable. ’’PDKT-nya digambarin beda sama film drama lain. Ideologi Pak Pram dikeluarin di situ semua,’’ papar Adipati yang biasa disapa Dodot.

Ayushita menambahkan, scene tersebut seolah menggambarkan perasaan Pram dan pasangannya saat itu. Mereka terpisah jarak yang cukup jauh. ’’Seperti Hardo dan Ningsih. Padahal, cintanya besar untuk satu sama lain,’’ katanya.

Keluarga Pramoedya Ananta Toer yang kemarin ikut hadir mengaku puas dengan kerja keras para cast dan kru film. Menurut Angga Okta Rahman, cucu Pram, film itu merupakan bentuk edukasi sejarah kepada masyarakat Indonesia.

’’Kalau dirunut ke belakang, kami sekeluarga dan sejarawan zaman dulu suka berpencar ke sekolah-sekolah. Tujuannya, mengedukasi soal sejarah. Tapi, kan skalanya terlalu kecil. Makanya, kami setuju dua novel itu difilmkan supaya langsung tersebar dan skalanya besar, satu Indonesia,’’ tuturnya.

KEMERIAHAN DARI SURABAYA..

  • Selain para pemain, beberapa aktor dan aktris senior ikut hadir. Salah satunya adalah Christine Hakim. Rupanya, suami Christine, Jeroen Lezer, memerankan karakter Dokter Martinet dalam Bumi Manusia.
  • Para cast film Dilan 1990 dan Dilan 1991 pun hadir. Di antaranya, Yoriko Angeline, Zulfa Maharani, Gusti Rayhan, dan sutradara Fajar Bustomi. Fajar sedikit memberi bocoran tentang sekuel ketiga film Dilan, Milea. ’’Milea lagi tahap editing. Saya puas sekali meski belum final,’’ ujar Fajar.
  • Hanung tidak hadir sendiri. Dia didampingi sang istri, Zaskia Adya Mecca, dan dua putranya. Hanung mengungkapkan, setiap gala premiere, dirinya selalu mengajak keluarga. ’’Kalau disuruh milih liburan apa gala premiere, saya selalu pilih gala premiere karena bisa ajak keluarga. Sayang aja ini anak saya enggak bisa ikut semua karena ada yang harus sekolah,’’ jelasnya.
  • Para cast Bumi Manusia dan Perburuan memasuki area karpet merah pada siang hari disambut dengan tarian reog Ponorogo. Mereka juga melakukan konvoi dengan mobil jip terbuka. Malamnya mereka disambut tarian Bumi Indonesia persembahan Colorguard Jawa Timur dan Sanggar Tari Tydif Surabaya.
  • Red carpet juga diramaikan kehadiran cast dari beberapa film Falcon Pictures lainnya. Di antaranya, Indro, Salshabilla Adriani, Aliando, dan Randy Nidji yang mewakili film Warkop DKI Reborn terbaru. ’’Kami di sini dukung salah seorang pemain Warkop DKI. Yaitu, Kasino. Saya sampai lupa nama aslinya. Kalau enggak salah, namanya Adipati,’’ kata Indro disambut tawa penonton.



Sumber: jawapos.com

Tag: News



Konstitusi Bisa Saja Mengikuti Perkembangan Zaman - Gudang Berita Viral Konstitusi Bisa Saja Mengikuti Perkembangan Zaman
Minggu, 18 Agu 2019, 16:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
Mengenang Penulis Cerita Silat Legendaris Asmaraman Kho Ping Hoo (2) - Gudang Berita Viral Mengenang Penulis Cerita Silat Legendaris Asmaraman Kho Ping Hoo (2)
Minggu, 18 Agu 2019, 16:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
 #PilihXPANDERPinterBener Sambangi Yogyakarta  - Gudang Berita Viral #PilihXPANDERPinterBener Sambangi Yogyakarta
Minggu, 18 Agu 2019, 16:00:03 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print