Kamis, 19 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Jumat, 06 Sep 2019, 16:00:02 WIB, 1 View Tim Redaksi, Kategori : News
 Gajil-Genap ke Truk Gas Elpiji Sebabkan Kelangkaan  - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com, Jakarta - Pelaksanaan Perluasan Ganjil Genap di DKI resmi akan dilaksanakan 9 September 2019 sesuai dengan Pergub yang akan segera ditandatangani merevisi Pergub 155 tahun 2018. Banyak kalangan menilai kebijakan ini perlu dikaji lebih mendalam terutama terkait kendaraan pembawa elpiji ke masyarakat.

Operasional truk-truk pembawa elpiji ke masyarakat akan terganggu dengan penerapan gajil-genap tersebut. Untuk itu, perlu perhatian khsusus dari Pemprov DKI Jakarta agar pengusaha tidak terlalu banyak menelan kerugian atas penerapan kebijakan itu.

Keberatan datang dari perwakilan Pengusaha Elpiji bersubsidi Pertamina di Jakarta, Brando Susanto.



"Tujuan pelaksanaan ganjil genap adalah mengurangi jumlah penumpang kendaraan pribadi dijalan ke transportasi umum yang sudah lebih maju. Jadi untuk pelayanan produk utama ke masyarakat, khususnya BBM dan Elpiji bersubsidi tidak tepat diberlakukan Ganjil Genap. Mestinya Pemprov memberikan Surat Dispensasi bagi truk-truk Elpiji yang jumlahnya ribuan di DKI Jakarta, agar pelayanan masyarakat kecil penerima subsidi tidak terganggu," ujar Brando di Jakarta, Jumat (6/9/2019).

Seperti diketahui, sudah ada rapat-rapat teknis pembahasan pemberlakuan Ganjil Genap oleh Pemprov yg diwakili Dinas Perhubungan DKI Jakarta dengan Organda dan juga Hiswana Migas Jakarta. Namun solusinya bukan pemberian Surat Dispensasi. Ini berpotensi mengganggu pelayanan kepada masyarakat kecil.

Hal senada disampaikan pengusaha subsidi Pertamina lainnya  Donny Arnaldi. Donny mengatakan,  solusi yang ditawarkan Dishub DKI adalah merubah semua truk elpiji yang kini ber plat hitam ke kuning kurang tepat.

"Para pengusaha diminta mengikuti aturan tersebut, dengan pemberian tenggang waktu. Tentu ini bukan perkara mudah, karena jumlahnya ribuan truk dan distribusi sudah fix setiap hari jalan," katanya.

Brando pun menentang kebijakan solusi pindah plat dari hitam ke kuning, karena memiliki dampak juga pada SIM/Surat Ijin Mengemudi para supir yang sebelumnya A atau B1, menjadi A Umum dan B1 Umum.

Oleh karena itu, Ia meminta Pemprov DKI seharusnya lebih bijaksana memberikan dispensasi dengan tidak memberlakukan ganjil-genap terhadap truks gas elpiji.

"Nanti bila terjadi kelangkaan Elpiji di masyarakat, karena kompleksitas Ganjil Genap pada distribusi elpiji bersubsidi, akan meresahkan masyarakat khususnya menengah ke bawah. Surat dispensasi adalah solusi terbaik, sampai benar-benar bisa dijalankan dengan optimal," kata Brando.

Gubernur DKI harus berani mengambil keputusan Surat Dispensasi untuk juga melindungi akses masyarakat kecil mendapatkan elpiji subsidi sepeti biasanya, tanpa ada gangguan. Brando mengingatkan bahwa Distribusi Elpiji Bersubsidi ini juga bagian dari Public Service Obligation, artinya vital tidak sama dengan angkutan komersial yang lainnya.

Sebenarnya juga ada beberapa pengusaha elpiji beranggapan bahwa pengecualian sudah ada dalam Pergub tersebut yg berbunyi : Pengecualian pada : Kendaraan Angkutan Khusus bahan bakar minyak dan bahan bakar gas, namun Dishub memaknai Elpiji dalam kemasan tabung bukan termasuk kategori Kendaraan khusus Berbahan Bakar Gas. [*]




Sumber: inilah.com

Tag: News



 Program KBR dari KLHK Bikin Ekonomi Petani Naik  - Gudang Berita Viral Program KBR dari KLHK Bikin Ekonomi Petani Naik
Kamis, 19 Sep 2019, 01:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Kerja Keras PHE Tangani Minyak Bocor di Sumur YYA  - Gudang Berita Viral Kerja Keras PHE Tangani Minyak Bocor di Sumur YYA
Kamis, 19 Sep 2019, 01:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Ngamuk, Higuain Tendang Pelatih dan Papan Iklan  - Gudang Berita Viral Ngamuk, Higuain Tendang Pelatih dan Papan Iklan
Kamis, 19 Sep 2019, 01:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print