Kamis, 14 November 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Selasa, 05 Nov 2019, 16:00:10 WIB, 2 View Tim Redaksi, Kategori : News
Gaikindo Optimistis Perubahan PPnBM Dorong Kinerja Ekspor Mobil - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Perubahan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) membuat Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) optimistis ekspor mobil dari Indonesia akan ikut terdongkrak. Sebab, dengan adanya regulasi baru yang tidak lagi mengatur pajak berdasar bentuk atau model, produsen Indonesia bakal lebih leluasa memproduksi mobil yang sesuai dengan permintaan global.

“Dengan perubahan PPnBM, semua model bisa tumbuh dan diproduksi dalam negeri. Kan nanti bisa ekspor,” ujar Ketua I Gaikindo Jongkie D. Sugiarto.



Di Indonesia, model mobil yang paling populer adalah MPV. Sebagian besar produksi dan pengembangan produk lebih bertumpu pada model mobil keluarga tersebut. Padahal, Gaikindo menyebutkan bahwa model yang paling diminati secara global adalah SUV, pikap (double cabin), dan sedan.

Menurut Jongkie, harmonisasi PPnBM yang tertuang pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 73 Tahun 2019 dibutuhkan industri otomotif agar berkembang. Saat ini ekspor mobil Indonesia sekitar 300 hingga 400 ribu unit per tahun.

PP 73/2019 mengatur tentang pengenaan PPnBM yang berfokus pada emisi kendaraan, tidak lagi berdasar bentuk bodi seperti diatur regulasi lama. Pada regulasi baru, PPnBM makin ringan bila emisi kendaraan rendah.

Dalam regulasi lama, pengenaan tarif PPnBM buat sedan, station wagon, serta 4X4 mulai 30 persen hingga 125 persen. Tarif PPnBM untuk MPV, sport utility vehicle (SUV), dan hatchback mencapai 10–125 persen. Khusus untuk pasar sedan, adanya PP 73/2019 bisa menggairahkan industri mobil sedan di dalam negeri.

Bila produksi sedan meningkat, ekspor otomotif Indonesia bisa naik. Potensi pasar ekspor mobil sedan cukup luas dan selama ini belum digarap Indonesia.

“Pasar ekspor harus kita bidik. Mendiversifikasi model di dalam negeri sehingga bisa melayani permintaan ekspor. Di Indonesia, rata-rata produksinya itu MPV yang kurang disukai pasar ekspor. Padahal, mereka maunya sedan,” ungkap Jongkie.

Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi pemain domestik, tetapi juga basis ekspor mobil. Selain Australia, kata Jongkie, ada banyak negara yang dibidik setelah PP 73/2019 berlaku pada 2021.

PP 73/2019 telah ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 15 Oktober 2019 dan diundangkan satu hari setelahnya, tepatnya pada 16 Oktober 2019. PP tersebut bakal berlaku dua tahun setelah diundangkan, yaitu pada 16 Oktober 2021.

Jongkie menuturkan, waktu dua tahun dapat dijadikan pabrikan sebagai masa transisi untuk memperbaiki kualitas mesin dan sistem pembuangan.

PANGSA PASAR GLOBAL BERDASAR SEGMEN

JenisMobil | Share | Negara Terbesar

SUV | 36,4% | Tiongkok

Compact (sedan) | 16,8% | Tiongkok

Subcompact (hatchback) | 12,5% | Tiongkok

Mid Size (MPV) | 8,1% | USA

Pick Up | 6,4% | Tiongkok

City Car | 6,2% | Japan




Sumber: jawapos.com

Tag: viral, berita viral, hot news, news, gudang berita viral, jawapos, tribunnews, kompas, Gaikindo Optimistis Perubahan PPnBM Dorong Kinerja Ekspor Mobil

Tag: News



 Alibaba akan Listing Sekunder di Bursa Hong Kong?  - Gudang Berita Viral Alibaba akan Listing Sekunder di Bursa Hong Kong?
Kamis, 14 Nov 2019, 01:00:08 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Benarkah Ahok Diplot Jadi Bos Pertamina?  - Gudang Berita Viral Benarkah Ahok Diplot Jadi Bos Pertamina?
Kamis, 14 Nov 2019, 01:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali
 David Villa Gantung Sepatu  - Gudang Berita Viral David Villa Gantung Sepatu
Kamis, 14 Nov 2019, 01:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print