Jumat, 18 Oktober 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Senin, 07 Okt 2019, 20:00:08 WIB, 6 View Tim Redaksi, Kategori : News
Dua Tahun Lagi, Ganda No 92 Dunia Ini Diprediksi Jadi Pemain Top Dunia - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com-Tiongkok menjadi penguasa Indonesia Masters 2019. Dari lima sektor, para pemain Negeri Panda mendominasi dengan meriah empat gelar. Indonesia mendapatkan satu trofi sisanya melalui ganda putri muda Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto.

Indonesia punya peluang untuk mendapatkan dua trofi. Namun, ganda campuran Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso dikalahkan pasangan Tiongkok Guo Xinwa/Zhang Shuxian dalam tiga game yang sangat mendebarkan dan berakhir dengan skor 18-21, 21-16, dan 26-28.



Fadia/Ribka mengalahkan seniornya Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta dalam dua game langsung 23-21, 21-15. Yang istimewa, Fadia/Ribka adalah pemain nonunggulan satu-satunya yang menjadi kampiun di GOR Ken Arok, Kota Malang.

Fadia/Ribka baru dipasangkan tiga bulan lalu. Pada awal September lalu, mereka langsung menciptakan sensasi mengejutkan dengan menembus semifinal turnamen Super 300, Chinese Taipei Open 2019.

Dan setelah hanya mencapai babak 32 besar Vietnam Open (Super 100), pasangan nomor 92 dunia tersebut membuat kejutan lebih besar lagi dengan menjadi juara turnamen Super 100 lainnya, Indonesia Masters 2019.

”Saya benar-benar tidak menyangka bisa juara di sini,” kata Ribka dalam konferensi pers setelah pertandingan. ”Tetapi saya memang tidak pernah mikir. Saya juga bilang ke Fadia tidak usah berpikir menang atau kalah, yang penting bertanding saja,” imbuh pemain 19 tahun tersebut.

Soal kemenangan mantap atas seniornya, Ribka menegaskan bahwa sebetulnya dia tidak merasa terlalu terkejut. Sebab, sebelum ke Malang, dia memang mempersiapkan diri dengan keras. Latihan ditambah, melebihi program utama yang disediakan oleh para pelatih di pelatnas Cipayung. ”Waktu latihan, kami mengevaluasi kelemahan dan meningkatkan kelebihan,” ujar Fadia.

Selama turnamen Indonesia Masters ini, Fadia/Ribka memang menunjukkan permainan dan hasil yang sangat impresif. Pada perempat final, mereka mengalahkan unggulan kedua asal Tiongkok Li Wenmei/ Zheng Yu. Setelah itu, pada semifinal dan final, mereka menyikat seeded ketiga asal Jepang Nami Matsuyama/Chiharu Shida serta Della/Rizki (unggulan keempat).

Permainan yang mereka kembangkan juga sangat menarik, agresif, dan sangat enak ditonton. Sebagai dua pemain bertipe playmaker, Fadia dan Ribka ternyata bisa saling melengkapi. Mereka mampu untuk melakukan penguasaan lapangan dengan baik.

Baik Fadia maupun Ribka bisa melakukan rotasi yang mulus. Terutama dalam melakukan cegatan di depan dan membuat lawan kerap berada dalam situasi tertekan.

Shuttlecock yang dipakai di Indonesia Masters 2019 memang bertipe cepat karena bobotnya lebih ringan. Situasi inilah yang dimanfaatkan dengan baik oleh Fadia/Ribka. Mereka terus melakukan permainan no-lob dan kerap mengambil inisiatif serangan.

Pada game pertama final kemarin, Fadia/Ribka sempat unggul jauh sampai 14-7. Namun, Della/Rizki mampu memperpendek kedudukan menjadi 14-15. Fadia/Ribka sempat mencapai game point lebih dulu dalam kedudukan 20-18. Tetapi Della/Rizki bisa menyamakan kedudukan menjadi 20-20.

Namun, Fadia/Ribka tidak kehilangan momentum dan akhirnya menyudahi perlawanan ganda nomor 18 dunia tersebut.

Pada game kedua, Fadia/Ribka sama sekali tidak memberikan kesempatan Della/Rizki berkembang. Ketika dalam kondisi 9-9, mereka melaju terus, tidak pernah tersusul, dan akhirnya menutup pertandingan dengan skor yang sangat nyaman.

”Memang, dalam situasi seperti ini, pola permainan Fadia/Ribka sangat cocok. Kebetulan kemampuan dan pola mereka memang no-lob, jadi pas sekali. Mereka saya kira memiliki modal dan kemampuan untuk terus berkembang sebagai pemain level dunia,” ucap asisten pelatih ganda putri pelatnas Chafidz Yusuf.

Lantas dengan ranking mereka yang sekarang, kira-kira kapan Fadia/Ribka menjadi pemain elite dunia atau minimal masuk top delapan dalam peringkat BWF? ”Saya memprediksi dua tahun lagi, kalau semuanya lancar dan tanpa hambatan, mereka akan bisa ke sana,” Chafidz.

Fadia/Ribka menjadi harapan baru. Sebab selama ini, Indonesia terlalu bergantung pada satu pasangan saja yakni Greysia Polii/Apriyani Rahayu.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Jual Kembali Sabu Hasil Tangkapan, 2 Pegawai BNN Ditangkap - Gudang Berita Viral Jual Kembali Sabu Hasil Tangkapan, 2 Pegawai BNN Ditangkap
Jumat, 18 Okt 2019, 14:00:08 WIB, Dibaca : 0 Kali
Kementan Pamerkan Teknologi Pengolahan Kakao & Pompa Air Berbasis 4.0 - Gudang Berita Viral Kementan Pamerkan Teknologi Pengolahan Kakao & Pompa Air Berbasis 4.0
Jumat, 18 Okt 2019, 14:00:08 WIB, Dibaca : 0 Kali
Tokoh Aceh Ingin Jokowi Tunjuk Kepala BIN dari Kalangan Sipil - Gudang Berita Viral Tokoh Aceh Ingin Jokowi Tunjuk Kepala BIN dari Kalangan Sipil
Jumat, 18 Okt 2019, 14:00:08 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print