Senin, 23 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Minggu, 08 Sep 2019, 13:00:06 WIB, 2 View Tim Redaksi, Kategori : News
Djarum Hentikan Audisi Beasiswa Bulu Tangkis - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Sirna sudah kesempatan bibit-bibit pebulu tangkis Indonesia untuk mengadu kebolehan dalam Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis. Mulai 2020, Djarum Foundation menghentikan ajang pencarian bakat muda yang sudah berlangsung sejak 2006 itu.

“Jadi, tahun depan sudah tidak ada (Audisi Beasiswa). Tetapi, kami berkomitmen untuk menyelesaikan program tahun ini,” ujar Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin ketika dihubungi tadi malam.



Mulai hari ini audisi kembali berlangsung di Purwokerto, Jawa Tengah. Dengan catatan tanpa embel-embel Djarum di arena.

Termasuk untuk jersey yang dipakai atlet calon penerima beasiswa selama audisi. Biasanya pihak Djarum Foundation sebagai penyelenggara menyediakan jersey buat mereka. “Tetapi, kali ini mereka akan bawa sendiri,” terangnya.

Selain Purwokerto, masih ada lima seri audisi lainnya. Yakni, Surabaya, Solo Raya, Kudus, dan grand final yang berlangsung di GOR Djarum, Jati, Kudus, November mendatang.

Pangkal masalahnya adalah desakan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) terkait ajang tersebut. KPI menyebutkan, audisi umum PB Djarum dimanfaatkan untuk mempromosikan merek Djarum yang berafiliasi dengan produk rokok.

Padahal, yang mengadakan audisi itu adalah Djarum Foundation. Yoppy menjelaskan, pihaknya sudah menawarkan sejumlah opsi agar audisi tersebut bisa berlanjut.

Misalnya, penggantian nama audisi, tanpa embel-embel Djarum. “Namun, pihak KPAI tidak menghendaki. Jadi, mulai tahun depan kami berhentikan programnya,” terangnya.

Meski demikian, pria yang juga menjadi Kabid Dana dan Usaha PP PBSI itu belum bisa memastikan penghentian itu bakal berlangsung selamanya atau hanya sementara. “Semuanya masih tergantung, kalau ada kebijakan baru, ya jalan,” ujarnya.

Selanjutnya, PB Djarum akan menjalankan cara lama alias konvensional dalam menjaring atlet muda. Misalnya, via rekomendasi dari pelatih-pelatih di daerah. Kalau memang berkualitas, yang bersangkutan bakal diundang ke Kudus untuk unjuk kebolehan.

Padahal, sistem Audisi Beasiswa Djarum dimaksudkan untuk lebih luas menjangkau atlet-atlet dari seluruh penjuru negeri. Yakni, dengan menggelar beberapa seri di berbagai kota di Indonesia.

Kemarin pihak Djarum Foundation menggelar jumpa pers di Hotel Aston Purwokerto sebagai pembuka audisi yang akan diadakan di GOR Satria hari ini hingga Selasa. Tahun ini dibuka dua kelompok usia, yakni U-11 (di bawah usia 11 tahun) dan U-13 (di bawah usia 13 tahun), baik putra maupun putri. Seperti dilansir Radar Banyumas, dengan fokus pada dua kategori itu, PB Djarum berharap bisa secara maksimal mengasah bakat dan mental para atlet sejak dini.

“Purwokerto dan wilayah Kabupaten Banyumas ini adalah kantongnya bibit pebulu tangkis berbakat. Peminatnya luar biasa, kecintaan dan semangat masyarakat terhadap olahraga bulu tangkis sangat tinggi,” kata Yoppy. “Tahun ini dengan segala risiko, kami tetap akan lanjutkan hingga final di Kudus,” tambahnya.

Sementara itu, Manajer Tim PB Djarum Fung Permadi menuturkan, banyaknya bibit berkualitas di Kabupaten Banyumas bisa terlihat dari antusiasme peserta yang mendaftar. Diprediksi, lebih dari 800 peserta telah mendaftar untuk mengikuti audisi umum. Melihat jumlah peserta sebanyak ini, kami optimistis akan mendapatkan bibit berkualitas pada audisi umum yang digelar selama tiga hari di Purwokerto. Untuk itu, kami akan langsung menerjunkan tim pencari bakat untuk memantau skill dan teknik para peserta,” ujar Fung.

Sementara itu, Komisioner KPAI Siti Hikmawati mengatakan, pernyataan dari Djarum tersebut sudah disampaikan saat rapat dengan Kemenko Polhukam pada Rabu (4/9). Dari pertemuan itu, Siti mengungkapkan bahwa akan ada evaluasi dengan kegiatan yang akan disponsori Djarum.

“Kami sudah ada langkah tertentu dan ada saatnya kami sampaikan. Setelah audisi di Kudus, sesudah empat kota audisi selesai, baru KPAI akan melakukan tindakan berikutnya seperti apa. Ini kan baru satu kota di Purwokerto,” kata Siti.

Siti menampik bahwa pihaknya berupaya menghentikan audisi bulu tangkis.

“Yang menginginkan bukan kami. Itu kan bagian dari konsekuensi yang disampaikan oleh negara,” ujarnya.

Jadi, lanjut Siti, KPAI tinggal menguji, apakah Djarum memang serius dengan komitmen memajukan anak bangsa. “Ini sesuai dengan kelebihan dana (yang mereka punya) ataukah itu sebagai bentuk promosi,” ungkap Siti.

Siti menambahkan, yang mereka inginkan adalah bentuk eksploitasi yang dihentikan. “Kalau murni memberikan sponsor, mestinya tidak keberatan dong dengan pencopotan logo seperti itu,” imbuhnya.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



KPHWN Buat Petisi, Minta DPR Kaji Ulang Revisi KUHP - Gudang Berita Viral KPHWN Buat Petisi, Minta DPR Kaji Ulang Revisi KUHP
Senin, 23 Sep 2019, 23:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali
Gelar OTT, KPK Ringkus Jajaran Direksi BUMN Bidang Perikanan - Gudang Berita Viral Gelar OTT, KPK Ringkus Jajaran Direksi BUMN Bidang Perikanan
Senin, 23 Sep 2019, 23:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Gabung PSG Icardi Ingin Hapus Kutukan di Inter  - Gudang Berita Viral Gabung PSG Icardi Ingin Hapus Kutukan di Inter
Senin, 23 Sep 2019, 23:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print