Rabu, 21 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Minggu, 04 Agu 2019, 23:00:08 WIB, 1 View Tim Redaksi, Kategori : News
Dirjen Hortikultura: Benih Bermutu Jadi Penentu Hasil Produksi Cabai - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Upaya Kementerian Pertanian (Kementan) untuk menjaga stabilitas harga cabai ditempuh lewat berbagai macam program. Salah satunya adalah, pilihan benih bersertifikat.

Dirjen Hortikultura Prihasto Setyanto mengatakan, program benih bersertifikat ini menjadi salah satu upaya untuk memastikan pasokan cabai dari berbagai daerah di Indonesia. Salah satunya Jawa Timur.



“Jatim perlu ditengok karena wilayah ini penyangga nasional. Karena benih Bermutu merupakan tonggak penentu hasil Produksi Cabai,” ujar Dirjen yang biasa disapa Anton itu di Desa Slemanan, Kecamatan Udanawu, Jawa Timur, Sabtu (3/8).

Menurut Anton, nantinya tiap-tiap daerah dipetakan berapa jumlah konsumsi yang diperlukan melalui aplikasi online. Pola ini diyakini mampu menjaga kuantitas produksi sesuai dengan besaran kebutuhan.

Peta produksi berbasis kebutuhan riil ini akan digunakan sebagai bahan sosialisasi ke daerah-daerah untuk menginformasikan berapa besaran pertanaman yang dibutuhkan. Harapannya dengan pemetaan tersebut, gejolak harga akibat minimnya produksi akan bisa dihindari.

“Peta produksi cabai ini bisa juga bisa digunakan untuk mengenal kondisi. Misalnya, kabupaten A kekurangan hasil produksi, sedangkan kabupaten B kelebihan produksi, maka kedua kabupaten dapat saling mengisi. Dengan adanya peta ini, diharapkan cabai jadi selalu tersedia di pasar,” terang Anton.

Selain itu, hal penting yang menjadi perhatian dirinya adalah pemilihan benih bermutu. Kendatipun mempergunakan benih lokal, poin pentingnya adalah cermat memilih asal benih.

“Komoditas cabai rentan serangan virus gemini. Apabila tanaman asal sudah terkena, apabila benihnya sudah mengandung virus tersebut, maka secara otomatis penyakit tersebut sudah ada di dalamnya,” paparnya.

Hasil penelitian mengungkapkan, jika memakai benih cabai yang terserang virus ini nantinya produksi tanaman akan menurun drastis. Penurunan bisa mencapai 50 persen dan lama masa panen juga ikut berkurang.

Sementara itu, Ketua Gabungan kelompok petani (Gapoktan) Mangun Karso, Purnomo mengatakan banyak petaninya yang
juga berprofesi sebagai penangkar cabai. Lahan di pekarangan rumah dimanfaatkan sebagai areal pengembangan benih. Benihnya pun dijual hingga ke Malang dan Jawa Barat. Harga mulai Rp 120 per polybag.

“Jadi petani di sini tidak pernah menemui kendala dalam hal pemenuhan benih. Kami memproduksi sendiri dan hasilnya bisa dilihat seperti sekarang ini,” imbuh Purnomo bangga.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



 Neville Senang Sanchez Segera Angkat Kaki dari MU  - Gudang Berita Viral Neville Senang Sanchez Segera Angkat Kaki dari MU
Rabu, 21 Agu 2019, 02:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Wasit Salah Beri Kartu ke Patrich Wanggai  - Gudang Berita Viral Wasit Salah Beri Kartu ke Patrich Wanggai
Rabu, 21 Agu 2019, 02:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Skuter Listrik Ini Bisa Diisi Daya dari Laptop  - Gudang Berita Viral Skuter Listrik Ini Bisa Diisi Daya dari Laptop
Rabu, 21 Agu 2019, 02:00:03 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print