Selasa, 17 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Jumat, 30 Agu 2019, 09:00:06 WIB, 2 View Tim Redaksi, Kategori : News
Dipolisikan, Jubir KPK Tetap Kawal Seleksi - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Tes wawancara terhadap 20 calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (capim KPK) akhirnya selesai kemarin. Hal itu sekaligus menandai berakhirnya rangkaian seleksi yang dilakukan panitia seleksi (pansel) sejak Juni lalu.

Rencananya, awal pekan depan, pansel menyerahkan 10 nama yang lolos tes wawancara kepada Presiden Joko Widodo.



Ketua Pansel Capim KPK Yenti Garnasih mengatakan, setelah tes wawancara, sembilan anggota pansel akan meneliti hasilnya secara kolektif. Rencananya pembahasan hasil wawancara dilakukan mulai hari ini (30/8) dan Selesai pada Senin pagi (2/9) sebelum diserahkan ke Jokowi.

“Senin jam 3 sore insya Allah kami diterima presiden untuk menyerahkan 10 nama tersebut,” ujar dia di kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, kemarin (29/8).

Di tempat terpisah, perseteruan di balik proses seleksi capim KPK makin panas. Sebab, Juru Bicara KPK Febri Diansyah serta dua aktivis antikorupsi, Asfinawati (ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia/YLBHI) dan Adnan Topan Husodo (koordinator Indonesia Corruption Watch/ICW), dilaporkan ke Polda Metro Jaya.

Ketua Pansel Capim KPK Yenti Garnasih tengah bersama anggota saat memberikan keterangan pers di hari terakhir sesi wawancara di Jakarta, Rabu (29/8/2019). (Miftahulhayat/ Jawa Pos)

Pelaporan itu diketahui dari surat tanda bukti lapor Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SKPT) Polda Metro Jaya tertanggal 28 Agustus 2019. Dalam surat itu disebutkan, pihak pelapor bernama Agung Zulianto. Yang menjadi korban adalah pemuda kawal KPK dan masyarakat DKI Jakarta. Sementara itu, delik yang dilaporkan adalah dugaan memberikan kabar bohong alias hoaks.

Febri mengaku belum mendapat informasi detail terkait laporan tersebut. Namun, dia menduga bahwa laporan itu kental kaitannya dengan upaya pengawalan seleksi capim KPK yang dilakukannya bersama dengan koalisi masyarakat sipil. “Kami akan berjalan terus mengawal proses seleksi pimpinan KPK ini,” tegas dia kemarin.

Meski dilaporkan ke polisi, Febri mengajak semua pihak untuk tetap terlibat aktif mengawal proses seleksi pimpinan KPK. Dia yakin Polri sebagai lembaga penegak hukum akan melihat laporan tersebut mendasar atau tidak mendasar.

“Yang perlu diingat adalah upaya mengawal proses seleksi ini akan terus dilakukan. KPK memastikan seluruh upaya itu dilakukan sejak awal,” ujarnya.

Febri juga mengajak pansel untuk datang ke KPK. Ajakan itu sudah disampaikan secara lisan maupun melalui surat resmi. KPK berharap pansel melihat data-data terkait capim-capim yang diduga bermasalah.

Senada dengan Febri, Asfinawati tidak terlalu pusing dengan laporan tersebut. Dia pun sudah kenyang dengan upaya pelaporan semacam itu ketika menjaga KPK. “Laporan-laporan seperti ini bukan hal baru dan bukan kali pertama,” tuturnya.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



 Serangan ke Arab Saudi Naikkan Risiko Premium  - Gudang Berita Viral Serangan ke Arab Saudi Naikkan Risiko Premium
Selasa, 17 Sep 2019, 03:00:09 WIB, Dibaca : 1 Kali
 73 Calon Pegawai PLN Jalani Pembinaan Karakter  - Gudang Berita Viral 73 Calon Pegawai PLN Jalani Pembinaan Karakter
Selasa, 17 Sep 2019, 03:00:09 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Mane dan Salah Sudah Baikan  - Gudang Berita Viral Mane dan Salah Sudah Baikan
Selasa, 17 Sep 2019, 03:00:09 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print