Sabtu, 21 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Rabu, 11 Sep 2019, 19:00:08 WIB, 1 View Tim Redaksi, Kategori : News
Dikukuhkan Jadi Guru Besar STIK, Yasonna Soroti Kejahatan Siber - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly resmi dikukuhkan menjadi Guru Besar Ilmu Kriminologi Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK). Dalam pidato pengukuhannya, politikus senior PDIP itu menyoroti fenomena cyber bullying.

Terutama, kata Yasonna, pada saat digelarnya kampanye Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) pada September 2018 hingga April 2019 lalu.



“Internet, khususnya dalam platform media sosial, telah digunakan untuk menyebarkan hoaks, ini tidak lain ialah gejala cyber bullying,” kata Yasonna saat menyampaikan Pidato berjudul “Dampak Cyber Bullying Dalam Kampanye Terhadap Masa Depan Demokrasi di Era 5.0”, Rabu (11/9).

Dijelaskan Yasonna, Seperti layaknya teknologi lainnya, internet bisa menjadi pisau bermata dua bagi para penggunanya, membawa kebaikan sekaligus keburukan. Karena itu, ia mengajak
penggguna internet untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Apalagi bangsa ini akan memasuki momentum era society 5.0,

“Itu era memanusiakan kembali manusia di hadapan teknologi digital. Ingat internet dibuat oleh manusia dan karena itu harus diarahkan menuju pemanfaatan yang lebih manusiawi. Pada kesempatan ini izinkanlah saya mulai mengkampanyekan: Save Democracy #medsostanpabully,” kata dia.

Menurut Yasonna, masa kampanye kemarin ricuh dengan political cyber bullying dan cyber victimazation. Ada perang ‘meme’, tweet war, dan komentar-komentar tendensius menjatuhkan lawan yang membuat suasana politik jadi panas.

Akibatnya pesta demokrasi yang harusnya menjadi pendidikan politik dan sarana rekrutmen putra-putri terbaik bangsa turun kualitas menjadi malapetaka sosial karena terciptanya polarisasi keras di tengah masyarakat.

“Sebuah kondisi yang bisa saja terasa dampaknya hingga saat ini. Situasi ini tidak sehat bagi perkembangan demokrasi Indonesia ke depannya,” ujarnya.

Yasonna juga mengajak para kriminolog, para peneliti dan para ilmuwan sosial untuk menjelaskan fenomena cyber crime, cyber bullying dan cyber victimization lebih terang secara ilmiah. Sehingga ke depannya, akan terbentuk solusi-solusi yang mengurangi atau bahkan menghilangkan political cyber bullying.

“Harapannya demokrasi kita ini bisa diolah menjadi modal sosial membawa energi positif memajukan, memakmurkan dan menyejahterakan bangsa dan negara,” ujarnya.

Acara pengukuhan yang digelar di Aula STIK Lemdiklat Polri, Jakarta itu dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, serta Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani. Sementara, Kapolri Jenderal Tito Karnavian hadir sebagai perwakilan senat.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



 Cuaca Ibu kota Akhir Pekan Ini Diprediksi Cerah  - Gudang Berita Viral Cuaca Ibu kota Akhir Pekan Ini Diprediksi Cerah
Sabtu, 21 Sep 2019, 06:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Inilah Pemicu Kejatuhan Bursa Saham AS  - Gudang Berita Viral Inilah Pemicu Kejatuhan Bursa Saham AS
Sabtu, 21 Sep 2019, 06:00:05 WIB, Dibaca : 1 Kali
 Milo: Arema Kalah karena Kesalahan Sendiri  - Gudang Berita Viral Milo: Arema Kalah karena Kesalahan Sendiri
Sabtu, 21 Sep 2019, 06:00:04 WIB, Dibaca : 1 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print