Minggu, 20 Oktober 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Senin, 07 Okt 2019, 18:00:07 WIB, 6 View Tim Redaksi, Kategori : News
Diduga Obat Penenang Habis, Suami di Gresik Bacok Istri dan Menantu - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Desa Madumulyorejo, Kecamatan Dukun, kemarin siang (6/10) geger. Penyebabnya, seorang warga bernama Suwoto mengamuk. Dia menyabet istri dan menantunya dengan menggunakan sabit. Menantunya meninggal, sedangkan istrinya terluka. Diduga, pelaku mengalami gangguan kejiwaan setelah kehabisan obat penenang.

Dari informasi yang dihimpun Jawa Pos, sebelum terjadi peristiwa tragis tersebut, Suwoto memanen padi di sawahnya. Pukul 12.00, pria 54 tahun itu pulang ke rumahnya. Yakni, di RT 5, RW 2, Desa Madumulyorejo. Karena dari sawah, Suwoto masih membawa sabit. Nah, setiba di rumah, Suwoto langsung ngamuk-ngamuk.



Siang itu Erna, menantu Suwoto, ganti baju di dalam kamar. Perempuan berusia 35 tahun tersebut rencananya hendak bepergian dengan suaminya, Syaiful Arif, yang tidak lain anak Suwoto. Tiba-tiba, Arif yang sedang duduk di ruang tamu mendengar teriakan dari dalam kamar. Erna berteriak.

Spontan, Arif berlari menuju ke kamarnya. Lelaki 35 tahun itu melihat leher istrinya berdarah. Tidak banyak pikir, Arif langsung membawa istrinya keluar rumah untuk menyelamatkannya. Saat keluar kamar, pasutri itu berpapasan dengan Kamsinga, istri Suwoto. Perempuan 54 tahun itu pun kaget setelah melihat leher menantunya yang terus mengeluarkan darah.

Ada apa? Belum terjawab pertanyaan tersebut, Kamsinga melihat suaminya keluar rumah sambil membawa sabit di tangan kanannya. Tanpa panjang lebar, Suwoto langsung mengayunkan sabit ke arah istrinya. Perempuan sepuh itu pun terluka. Teriakan minta tolong bersahutan. Tetangga sekitar geger. Puluhan warga berdatangan memberikan pertolongan. Kedua korban langsung dilarikan warga ke rumah sakit.

BERUSAHA MELAWAN: Pelaku Suwoto menjalani perawatan di Puskemas Mentaras, Dukun, karena luka tembak pada kakinya. (Istimewa)

Nahas, Erna meninggal dunia ketika dibawa ke Puskesmas Mentaras, Dukun. Darah dari lehernya terus mengucur. Kamsinga mengalami luka berat di punggung. Korban dirujuk ke RSUD Ibnu Sina Gresik.

Mendengar kabar tersebut, polisi langsung datang ke tempat kejadian perkara (TKP). Namun, ketika hendak diamankan, Suwoto berupaya memberikan perlawanan. Sabit yang masih dibawa diacung-acungkan. Warga pun ketakutan. ’’Karena mengancam keselamatan, pelaku terpaksa dilumpuhkan,’’ kata Kanit Intel Polsek Dukun Aiptu Darmanto.

Karena luka tembak di bagian kaki, pelaku juga dilarikan ke Puskesmas Mentaras. Dari informasi, pelaku mengidap gangguan jiwa sejak lama. Sudah sekitar 20 tahun. Kabarnya, dia pernah dirawat di RSJ Menur, Surabaya. Nah, belakangan ini pelaku tidak bisa lepas dari obat penenang.

Menurut Rozak, salah seorang tetangga korban, belakangan gangguan jiwa pelaku memang kerap kambuh. Suka teriak-teriak hingga berperilaku membahayakan warga. Pada saat kejadian, beberapa tetangga berpikir bahwa hal itu merupakan peristiwa seperti biasa. Namun, dia ternyata membacok menantu dan istrinya sendiri. ’’Kaget sampai melakukan tindakan itu,’’ jelasnya.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Andaru Rahutomo menyatakan, anggotanya sudah mengamankan pelaku. Korban Erna yang meninggal mengalami luka robek di leher sekitar 15 sentimeter. ’’Kami akan mendatangkan tim ahli kejiwaan untuk mengetahui kondisi pelaku,’’ paparnya.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



 PSM vs Persija Tetap Bertanding Sesuai Jadwal  - Gudang Berita Viral PSM vs Persija Tetap Bertanding Sesuai Jadwal
Minggu, 20 Okt 2019, 08:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Senggigi Sunset Jazz Kembali Hadir  - Gudang Berita Viral Senggigi Sunset Jazz Kembali Hadir
Minggu, 20 Okt 2019, 08:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali
 KPK Bawa Tiga Koper Dari Kantor Dishub Kota Medan  - Gudang Berita Viral KPK Bawa Tiga Koper Dari Kantor Dishub Kota Medan
Minggu, 20 Okt 2019, 08:00:02 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print