Selasa, 17 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Minggu, 08 Sep 2019, 21:00:06 WIB, 1 View Tim Redaksi, Kategori : News
Di BNNK Surabaya, Ada Yang Pakai Narkoba sejak Usia 7 Tahun - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Kasus narkoba yang melibatkan anak di bawah umur cukup banyak. BNNK Surabaya menyebut menangani puluhan anak pecandu narkoba tahun ini. Anak-anak itu rata-rata berasal dari keluarga yang berantakan.

Plt Kasi Rehabilitasi BNNK Surabaya dr Singgih Widi Pratomo menyatakan bahwa jaringan narkoba tidak mengenal usia sebagai sasarannya. Jika dipersentase, angka anak yang terlibat narkoba mencapai 27 persen dari total perkara. ’’Bukan jumlah yang sedikit,” katanya kemarin (7/9).



Singgih menambahkan, pihaknya telah menangani sekitar 20 anak sejak Januari. Mereka punya level yang bervariasi saat ditemukan. Mulai yang hanya mencoba pakai, pecandu, sampai jaringan atau jualan.

Berdasar catatannya, anak yang berstatus pengedar baru satu orang. Yakni, MR. Bocah laki-laki yang berusia 15 tahun itu ditangkap Kamis malam (5/9). Dia menunggu pembeli saat disergap. Perkara tersebut kini ditangani Polsek Simokerto. ’’Yang lainnya hanya pemakai dengan tingkat berbeda-beda,” tuturnya.

Singgih menyebutkan, peredaran narkoba di Surabaya berada dalam fase genting. Jaringannya sudah masuk ke kampung Bahkan, mereka bermarkas di gang-gang. Permukiman padat jadi sasaran. Jaringan narkoba memilih cara itu untuk mengelabui petugas.

Soal keterlibatan anak yang tersandung kasus peredaran narkoba, Singgih punya cerita. Tiga bulan lalu, dia mendapat pelimpahan anak pecandu narkoba dari satpol PP. Nah, si bocah laki-laki yang baru berusia 12 tahun itu memberikan keterangan mencengangkan. ’’Pakai narkoba sejak umur 7 tahun,” jelasnya.

Bocah itu, lanjut dia, putus sekolah. Dia hanya menempuh pendidikan sampai SD. ’’Keluarganya berantakan,” katanya. Bapaknya pergi entah ke mana. Ibunya sibuk bekerja sebagai purel untuk menopang kebutuhan hidup. ’’Dia punya adik laki-laki. Usianya selisih dua tahun,” imbuhnya.

Singgih menuturkan, yang membuat dirinya semakin prihatin adalah keterangan lanjutannya. Bocah tersebut ternyata juga sesekali memakai narkoba bersama dengan adiknya. Mereka biasa mengonsumsi pil dobel L alias pil koplo dan sabu-sabu (SS). ’’Diam-diam. Ibunya tidak tahu,” ucapnya.

Menurut Singgih, proses rehabilitasi anak berbeda dengan orang dewasa. Pihaknya harus melibatkan orang tua dan tokoh masyarakat di tempat tinggalnya. ’’Harus dikembalikan ke keluarga dengan pengawasan,” jelasnya.

Informasi yang dia dapat, kakak beradik itu kini disekolahkan lagi. Mereka tinggal di pondok pesantren. Biayanya ditanggung pemerintah setempat. ’’Mayoritas kasusnya memang begitu. Dari keluarga yang broken home,” tuturnya.

Kasi Pemberantasan BNNK Surabaya Kompol Damar Bastiar menambahkan, anak di bawah umur memang rentan dijerumuskan jaringan narkoba. Terlebih, yang kesehariannya tidak terlalu terpantau keluarga. ’’Tahun lalu ada temuan kasus anak sampai menjadi bandar,” tuturnya.

Bocah laki-laki itu, lanjut Damar, berusia 16 tahun. Dia putus sekolah. Bapaknya masuk penjara karena perkara narkoba. Menjadi pengedar SS. ’’Eh, si anak mengikuti jejaknya,” sebutnya.

Bocah itu tidak kesulitan untuk berkomunikasi dengan bandar gede (bede) yang kerap berhubungan dengan bapaknya. Jadilah dia seperti bapaknya yang masuk penjara.

Damar menuturkan, bocah itu tidak bekerja sendiri. Dia punya dua kurir. Ironisnya, yang menjadi kaki tangan lebih dewasa. Usianya di atas 20 tahun. ’’Masih kecil sudah jadi pengendali,” ungkapnya. Damar ingat saat itu pihaknya mengamankan 20 gram SS. 




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Bergeser ke Usia Lebih Muda, Kenali 10 Gejala Umum Alzheimer - Gudang Berita Viral Bergeser ke Usia Lebih Muda, Kenali 10 Gejala Umum Alzheimer
Selasa, 17 Sep 2019, 13:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
Polda Kalbar Tetapkan 61 Tersangka Karhutla, 9 Korporasi Disegel - Gudang Berita Viral Polda Kalbar Tetapkan 61 Tersangka Karhutla, 9 Korporasi Disegel
Selasa, 17 Sep 2019, 13:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
1.461 Mobil Mewah Belum Bayar Pajak, Total Tunggakan Rp 48,6 Miliar - Gudang Berita Viral 1.461 Mobil Mewah Belum Bayar Pajak, Total Tunggakan Rp 48,6 Miliar
Selasa, 17 Sep 2019, 13:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print