Senin, 19 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Rabu, 31 Jul 2019, 21:00:18 WIB, 4 View Tim Redaksi, Kategori : News
Depo Kontainer Tak Berizin Perparah Keruwetan Jalur Utara Surabaya - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Semakin menjamurnya pembangunan depo kontainer dan gudang di sepanjang Jalan Osowilangun–Kalianak memperparah kemacetan. Gerbang keluar masuk truk yang tidak ditata membuat kendaraan menumpuk. Komisi C DPRD Surabaya melangsungkan sidak pekan lalu. Mereka menemukan ada lebih dari 200 bangunan tanpa izin di sepanjang area pergudangan itu ’’Yang bilang orang pemkot sendiri,’’ kata Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Buchori Imron. Lima tahun lalu dia pernah sidak di area yang sama. Saat itu persoalan perizinan juga jadi temuan. Namun, hingga kini masalah tersebut tidak semakin membaik, tetapi justru lebih parah.

Selain kontainer, Buchori mendapati banyaknya tempat penimbunan batu bara. Beberapa malah berdekatan dengan jalan raya. Faktanya hanya ada satu pengusaha yang secara rutin mengurus dokumen analisis mengenai dampak lingkungan (amdal). Sisanya bodong.



Pengendara yang melintas di sepanjang Osowilangun–Kalianak pun harus menghirup polusi dari debu batu bara. Buchori menilai kondisi tersebut merupakan persoalan besar. ’’Pihak dinas kami tanya katanya tidak ada laporan dari bawah. Orang kelurahan bilang tidak ada arahan dari atas. Sampai kapan mau begini?’’ ucapnya.

Dia juga menyinggung keberadaan Terminal Teluk Lamong. Menurut dia, ada perputaran uang hingga Rp 1 triliun per hari dari kegiatan perdagangan. Namun, pemandangan itu bertolak belakang dengan kondisi di sepanjang jalur penghubung pelabuhan tersebut. Jalan rusak di mana-mana. Penyempitan jalan hampir terjadi di setiap jembatan. Hingga kasus jalan ambles pekan lalu.

Ketua DPC Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Surabaya Putra Lingga sependapat dengan Buchori. Setidaknya ada 8–10 ribu truk trailer yang setiap hari bongkar muat. Jalan utamanya ada di jalur utara tersebut. ’’Seperti tidak ada keseriusan untuk memperbaiki jalan ini. Padahal, perdagangan utama Surabaya ada di sini,’’ kata Lingga.

TAK MAU NGALAH: Pertemuan kendaraan dari Jalan Gresik dan Morokrembangan menjadi salah satu titik kemacetan. (Ahmad Khusaini/Jawa Pos)

Sebagai pengusaha truk, banyak keluhan yang masuk dari para sopir. Mereka mengeluhkan semakin banyaknya depo kontainer. Kondisi itu membuat jalan semakin macet. Sebab, antrean untuk masuk ke depo bisa mengular hingga ke jalan raya.

Karena itu, perlu campur tangan pemerintah untuk menata depo-depo tersebut. Jika mereka memiliki izin, tentu ada amdal lalu lintas. Lingga mengusulkan agar ada penataan khusus terkait zona depo. Tidak seperti saat ini yang dibiarkan menjamur di mana-mana.

Persoalan kemacetan di jalur utara itu dibahas komisi A Senin (29/7). Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Irvan Wahyudrajad mengatakan bahwa perizinan gudang dan depo perlu koordinasi dengan Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPCKP CKTR) Surabaya. Namun, menurut dia, Surabaya tidak perlu lagi menerbitkan izin untuk pergudangan itu. ’’Lebih baik di luar kota saja,’’ jelas pejabat eselon II tersebut.

Bukan hanya di wilayah Osowilangun dan sekitarnya yang tidak berizin. Di wilayah Wonokusumo dan Wonosari Lor juga tidak berizin. ’’Saya yakin kawasan pergudangan di situ tidak ada IMB-nya semua,’’ jelas Irvan.

Kabid Tata Bangunan Pemkot Surabaya Lasidi memastikan, seluruh gudang itu telah memiliki izin mendirikan bangunan. Selama ini pemantauan izin tersebut dibantu pihak kelurahan dan kecamatan. ”Kalau ada temuan itu ya seharusnya dilaporkan ke kami. Kalau benar begitu, akan kami datangi,” kata Lasidi.

Untuk penampungan batu bara, pengusaha tak perlu mengurus IMB. Sebab, tak ada gedung yang dibangun di penampungan itu. Sedangkan untuk depo kontainer, pengusaha tetap harus mengurus IMB terkait perkerasan lapangan. Untuk menuntaskan persoalan-persoalan itu, Lasidi siap duduk bersama lintas SKPD. 




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Agustusan dan Multikulturalisme - Gudang Berita Viral Agustusan dan Multikulturalisme
Senin, 19 Agu 2019, 19:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
Demonstran Hongkong Sembunyikan Identitas karena Tak Ingin Dipecat - Gudang Berita Viral Demonstran Hongkong Sembunyikan Identitas karena Tak Ingin Dipecat
Senin, 19 Agu 2019, 19:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
Kembali Jadi Host, Tukul Arwana Siap Di-bully di ‘Ini Baru Empat Mata’ - Gudang Berita Viral Kembali Jadi Host, Tukul Arwana Siap Di-bully di ‘Ini Baru Empat Mata’
Senin, 19 Agu 2019, 19:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print