Jumat, 15 November 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Sabtu, 02 Nov 2019, 19:00:09 WIB, 3 View Tim Redaksi, Kategori : News
Demokrat Buka Sidang Pemakzulan Presiden Trump - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Ketua Dewan Perwakilan AS Nancy Pelosi kembali mengambil langkah besar. Kamis (31/10), Nancy mengumumkan sidang terbuka untuk proses pemakzulan Presiden AS Donald Trump. Menurut dia, langkah itu penting untuk mengadili Trump.

”Rakyat harus melihat sendiri fakta-fakta dari kejadian ini. Taruhannya adalah demokrasi negara ini,” ungkap politikus berusia 79 tahun itu seperti yang dilansir Agence France-Presse.



Keputusan tersebut adalah jawaban atas cemoohan politisi Republik. Sejak Pelosi memulai investigasi pemakzulan bulan lalu, Trump dan kawan-kawan mengatakan bahwa langkah itu adalah agenda partisan dari Demokrat. Mereka juga mengeklaim bahwa proses pemakzulan tak sah karena belum melalui voting di majelis rendah.

Tuduhan soal ambisi partisan mungkin benar. Hasil pemungutan suara kemarin menjadi bukti. Sidang terbuka pemakzulan itu diambil setelah 232 suara menyatakan dukungan. Sebaliknya, 196 anggota dewan lainnya menolak. Penolakan itu datang dari semua anggota Fraksi Republik dan dua politikus Demokrat.

”Tanpa dukungan kedua kubu, pemakzulan ini hanya akan memecah negara. Apalagi, proses ini pasti akan terhenti di senat,” ungkap Jeff van Drew, satu di antara dua anggota kongres Demokrat, kepada CNN.

Van Drew merasa bahwa langkah Demokrat kali ini terlalu berisiko. Sebab, senat masih dikuasai politisi Republik. Padahal, 67 persen anggota senat harus menyetujui agar pemakzulan bisa berubah menjadi pelengseran.

Salah sedikit, masyarakat AS bisa memandang Demokrat sebagai partai licik yang hanya peduli untuk menjatuhkan lawan politiknya. Jika dinalar, Dewan Perwakilan AS jelas bakal kehilangan waktu untuk agenda lain karena proses pemakzulan. Hal tersebut bakal dimanfaatkan Republik untuk kampanye Pilpres 2020 Trump.

”Demokrat, sepertinya, memilih menghabiskan setiap hari untuk pemakzulan palsunya,”’ ujar Juru Bicara Gedung Putih Stepahnie Grisham.

Namun, Pelosi, tampaknya, tak peduli serangan dari Republik. Sejak awal Demokrat memang tak berharap pemakzulan tersebut bisa melengserkan Trump. Mereka lebih berharap bahwa temuan yang muncul dalam sidang bisa menggiring opini publik.

Apalagi, kesaksian dan bukti yang mereka kumpulkan menguatkan dugaan penyelewengan kekuasaan oleh Trump. ”Saya peringatkan, membela perilaku buruknya (Trump) akan selamanya mencoreng nama kalian,” ujar Justin Amash. Anggota majelis rendah itu baru saja keluar dari Republik untuk menjadi legislator independen.

Memang, pakar mengatakan bahwa itu semua adalah pertaruhan. Demokrat belum memegang kartu truf. Beberapa saksi mengeluarkan pendapat pro-Republik. Salah satunya, Kepala Urusan Rusia dan Eropa di National Security Council Tim Morrison. Dia mengatakan, tak ada yang salah dalam percakapan Trump.

JALAN MENUJU PEMAKZULAN
– Komite investigasi menyelidiki dan melaporkan temuan ke komisi yudisial Dewan Perwakilan AS.
– Dewan Perwakilan AS membahas pasal pemakzulan.
– Voting pemakzulan dihelat. Pemakzulan lolos jika suara dukungan mencapai 51 persen.
– Tuntutan pemakzulan oleh Dewan Perwakilan Rakyat disidangkan di level Senat AS.
– Voting dilakukan. Presiden lengser jika 2/3 (67 persen) anggota Senat AS menyetujui pemakzulan.

Sumber: Agence France-Presse




Sumber: jawapos.com

Tag: viral, berita viral, hot news, news, gudang berita viral, jawapos, tribunnews, kompas, Demokrat Buka Sidang Pemakzulan Presiden Trump

Tag: News



 Jangan Salah Pilih Suplemen  - Gudang Berita Viral Jangan Salah Pilih Suplemen
Jumat, 15 Nov 2019, 02:00:05 WIB, Dibaca : 1 Kali
 Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Sulut dan Maluku Utara  - Gudang Berita Viral Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Sulut dan Maluku Utara
Jumat, 15 Nov 2019, 02:00:03 WIB, Dibaca : 1 Kali
 Wawan: Saya Pengusaha Sebelum Atut jadi Gubernur  - Gudang Berita Viral Wawan: Saya Pengusaha Sebelum Atut jadi Gubernur
Jumat, 15 Nov 2019, 02:00:03 WIB, Dibaca : 1 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print