Kamis, 17 Oktober 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Senin, 30 Sep 2019, 18:00:05 WIB, 11 View Tim Redaksi, Kategori : Bisnis
 Data China Picu Bursa Asia Variatif  - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com, Shanghai - Bursa saham Asia bervariasi pada hari Senin (130/9/2019) karena aktivitas pabrik China pada bulan September berada di atas ekspektasi.

Saham China Daratan tergelincir pada hari itu, dengan komposit Shanghai turun 0,92% menjadi sekitar 2.905,19 dan komponen Shenzhen turun 1,08% menjadi 9.446,24. Komposit Shenzhen juga tergelincir 1,058% menjadi sekitar 1.595,21.

Selama di bursa Hong Kong, indeks Hang Seng naik 0,52%, pada jam terakhir perdagangannya, karena saham Bursa Hong Kong dan Kliring naik 1,06%.



Daftar APhe Anheuser-Busch InBev Budweiser melonjak lebih dari 3% dalam perdagangan sore pada debut publiknya di Hong Kong pada hari Senin, dengan latar belakang protes yang telah berlangsung berbulan-bulan di kota. IPO adalah yang terbesar kedua di tahun 2019, dengan harga saham minggu lalu di level terendah dari kisaran yang diharapkan.

"Ini merupakan stok yang bagus untuk pasar kami karena memiliki eksposur regional, bahkan memberi Anda eksposur regional ke pasar perbatasan yang sulit untuk dibeli. Itu dalam sektor defensif dan cukup likuid sehingga orang dapat benar-benar memperdagangkannya," kata Mark Jolley, ahli strategi global di CCB International Securities, seperti mengutip cnbc.com.

Di bursa Jepang, indeks Nikkei 225 tergelincir 0,56% menjadi ditutup pada 21.755,84 karena saham indeks kelas berat dan konglomerat Softbank Group anjlok 2,62%. Topix juga turun 1,03% untuk menyelesaikan hari perdagangannya di 1.587,80.

Kospi di bursa Korea Selatan naik 0,64% menjadi berakhir pada 2.063,05. Sementara indeks ASX 200 di bursa Australia turun 0,41% untuk mengakhiri hari perdagangannya di 6.688,30.

Secara keseluruhan, MSCI-Asia ex-Jepang diperdagangkan 0,06% lebih rendah. Investor terus mengamati perkembangan di front perdagangan AS-China.

Gedung Putih sedang mempertimbangkan pembatasan investasi AS di China. Itu termasuk kemungkinan memblokir semua investasi Amerika di perusahaan-perusahaan China, kata sumber itu. Global Times milik negara China, dalam sebuah artikel yang diterbitkan Minggu, menggambarkan potensi pembatasan dari Washington pada investasi AS di China sebagai "upaya terbaru untuk decoupling."

Negosiator perdagangan utama Beijing, Liu He, diperkirakan akan memimpin delegasi negaranya ke Amerika Serikat satu minggu setelah Libur Nasional China.
PMI China

Aktivitas manufaktur China untuk September datang di atas ekspektasi, menurut data yang dirilis pada hari Senin.

Sebuah survei pribadi menunjukkan aktivitas manufaktur China berkembang lebih dari yang diperkirakan pada bulan September. Indeks Pembelian Manajer (CPI) pabrik Caixin / Markit berada di 51,4 untuk September, di atas ekspektasi 50,2 oleh para analis dalam jajak pendapat Reuters. Pembacaan PMI datang di 50,4 pada bulan Agustus. Level 50 memisahkan ekspansi dari kontraksi dalam pembacaan PMI.

PMI manufaktur China resmi untuk September juga di atas ekspektasi, tetapi masih menunjukkan kontraksi di 49,8 pada September, lebih tinggi dari ekspektasi 49,5 oleh analis dalam jajak pendapat Reuters. Itu dibandingkan dengan pembacaan PMI resmi 49,5 pada bulan Agustus.

"Ini terus menunjukkan bahwa ekonomi Tiongkok mengalami perlambatan struktural dan siklus, terutama di sektor manufaktur yang sedang dihantam oleh berbagai hambatan seperti pengetatan kondisi pembiayaan domestik kembali pada 2017/2018," Cedric Chehab, risiko global kepala negara di Fitch Solutions, mengatakan kepada "Street Signs" CNBC pada hari Senin tak lama setelah rilis resmi PMI.

Chehab menambahkan bahwa perang perdagangan "memiliki dampak yang signifikan pada sektor manufaktur," dengan produsen pindah dari Cina dan merelokasi beberapa operasi mereka.
Mata uang dan minyak

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di 99,071 setelah memantul dari level di bawah 98,4 minggu lalu.

Yen Jepang diperdagangkan pada 107,77 setelah melemah dari level di bawah 107,2 pada minggu perdagangan sebelumnya. Dolar Australia berpindah tangan pada $ 0,6749 setelah tergelincir dari level di atas $ 0,678 minggu lalu.

Harga minyak tergelincir pada sore jam perdagangan Asia, dengan patokan internasional berjangka minyak mentah Brent turun 0,52% menjadi US$61,59 per barel dan minyak mentah AS tergelincir 0,29% menjadi US$55,75 per barel.




Sumber: inilah.com

Tag: News



Senat UIN Bandung Ajukan Judicial Review UU/RUU Kontroversial - Gudang Berita Viral Senat UIN Bandung Ajukan Judicial Review UU/RUU Kontroversial
Kamis, 17 Okt 2019, 14:00:08 WIB, Dibaca : 1 Kali
Persib Berlatih di Pantai agar Tak Dibantai saat Hadapi Persebaya - Gudang Berita Viral Persib Berlatih di Pantai agar Tak Dibantai saat Hadapi Persebaya
Kamis, 17 Okt 2019, 14:00:08 WIB, Dibaca : 1 Kali
Perppu dan Ujian Komitmen Jokowi - Gudang Berita Viral Perppu dan Ujian Komitmen Jokowi
Kamis, 17 Okt 2019, 14:00:08 WIB, Dibaca : 1 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print